šŸ“‘ Daftar Isi

Lenovo Tech Day 2026 Hadirkan Solusi AI untuk Manufaktur dan Pendidikan

Lenovo Tech Day 2026 Hadirkan Solusi AI untuk Manufaktur dan Pendidikan

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Lenovo menggelar Lenovo Tech Day 2026 di Jakarta Pusat pada Kamis (18/6/2026), memamerkan berbagai solusi kecerdasan buatan (AI) yang ditargetkan untuk mempercepat transformasi digital di sektor manufaktur dan pendidikan. Acara bertema ā€œEra Baru Kerja dan Pembelajaran Cerdasā€ ini menjadi ajang bagi Lenovo untuk menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan AI sebagai fondasi baru bagi produktivitas industri.

Dalam acara tersebut, Lenovo memperkenalkan konsep ā€œOne Lenovo Solutionsā€, sebuah ekosistem terintegrasi yang mencakup perangkat, infrastruktur AI, software, hingga layanan dan solusi bisnis. Budi Janto, President Director Lenovo, menyatakan bahwa AI saat ini tidak lagi sekadar fitur tambahan, melainkan fondasi baru untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional, dan kualitas layanan di berbagai industri.

ā€œOne Lenovo Solutions dirancang untuk menghadirkan kemampuan AI mulai dari perangkat (device), edge computing, hingga pusat data (data center). Dengan demikian, organisasi dapat mengadopsi AI secara lebih cepat dan terukur,ā€ ungkap Budi Janto saat membuka sesi presentasi dengan awak media.

Fokus pada Sektor Manufaktur

Solutions Consultant Lenovo Indonesia, Azis Wonosari, menjelaskan bahwa sektor manufaktur menjadi fokus utama Lenovo dalam menghadirkan solusi AI. Industri manufaktur saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari rantai pasok global, efisiensi energi, kebutuhan pemanfaatan data, hingga tuntutan peningkatan produktivitas.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Lenovo menawarkan berbagai solusi AI seperti demand forecasting, supply chain management, quality control berbasis computer vision, predictive maintenance, manajemen inventaris, hingga sistem keselamatan pekerja. Azis menekankan bahwa adopsi AI di sektor manufaktur kini semakin matang.

ā€œJika pada 2025 banyak perusahaan masih berada di tahap uji coba (pilot project), pada 2026 teknologi AI mulai diterapkan langsung ke operasional produksi. Berdasarkan riset Lenovo CIO Playbook, sebanyak 93 persen pelaku manufaktur yakin investasi AI dapat memberikan return on investment (ROI) yang positif,ā€ ujar Azis.

Di area pameran, Lenovo menampilkan berbagai solusi manufaktur, mulai dari robot inspeksi, sistem gudang pintar (smart warehouse), computer vision untuk mendeteksi cacat produk, hingga industrial PC yang dirancang untuk beroperasi di lingkungan ekstrem. Salah satu yang menarik perhatian adalah pameran robot anjing (robodog) yang dibawa langsung dari Singapura untuk memperlihatkan kemampuan robotik Lenovo dalam membantu proses inspeksi dan pemantauan industri.

Kolaborasi Lenovo dengan berbagai mitra, termasuk NVIDIA, menunjukkan keseriusan perusahaan dalam membawa solusi AI yang siap pakai ke perusahaan global. Pendekatan ā€œOne Lenovo Solutionsā€ memungkinkan perusahaan untuk mengadopsi AI secara end-to-end, dari perangkat keras hingga perangkat lunak, tanpa perlu integrasi yang rumit.

Lenovo Tech Day 2026 juga menyoroti pentingnya AI dalam meningkatkan daya saing industri manufaktur Indonesia. Dengan tantangan global seperti fluktuasi rantai pasok dan kebutuhan efisiensi energi, solusi AI yang ditawarkan Lenovo diharapkan dapat membantu perusahaan manufaktur lokal untuk tetap kompetitif di pasar global.

Selain manufaktur, Lenovo juga memamerkan solusi AI untuk sektor pendidikan. Meskipun detail spesifik solusi pendidikan tidak dijelaskan secara rinci dalam acara tersebut, tema ā€œEra Baru Kerja dan Pembelajaran Cerdasā€ mengindikasikan bahwa Lenovo melihat pendidikan sebagai sektor penting untuk transformasi digital berbasis AI.

Acara Lenovo Tech Day 2026 di Jakarta ini menjadi bukti bahwa Lenovo semakin serius dalam mengembangkan ekosistem AI yang terintegrasi. Dengan menghadirkan solusi dari perangkat edge hingga pusat data, Lenovo menawarkan fleksibilitas bagi perusahaan untuk mengadopsi AI sesuai kebutuhan dan skala bisnis mereka.

Kehadiran teknologi AI dalam berbagai bentuk, mulai dari robot inspeksi hingga sistem computer vision, menunjukkan bahwa AI bukan lagi konsep masa depan, melainkan solusi nyata yang sudah siap diterapkan di berbagai sektor industri di Indonesia.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.