Telset.id – University of Silicon Valley (USV) di Amerika Serikat resmi membuka program beasiswa khusus bagi para gamer yang memiliki pencapaian langka di berbagai video game. Program bernama Max Achievement Scholarship ini menawarkan beasiswa hingga 15.000 dollar AS atau sekitar Rp 270 juta per tahun.
Program ini menjadi bukti bahwa bermain game tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga bisa membuka peluang meraih pendidikan tinggi. Universitas yang berlokasi di kawasan Silicon Valley tersebut menilai bahwa pencapaian di dalam game mencerminkan kemampuan yang dibutuhkan di dunia akademik, seperti ketekunan, pemecahan masalah, berpikir sistematis, dan disiplin.
Detail Program Beasiswa Gamer
Dalam deskripsi program beasiswa, pihak universitas menyebut penghargaan itu ditujukan bagi pemain yang berhasil menuntaskan tantangan yang hanya mampu diselesaikan oleh segelintir gamer. “Anda telah menguasai dunia yang tidak pernah diselesaikan oleh sebagian besar pemain. Kini ketekunan, strategi, dan pemikiran sistem Anda dapat memberi Anda hingga 15.000 dollar AS per tahun kalender di USV,” demikian bunyi deskripsi beasiswa tersebut.
Program ini tidak hanya menyasar atlet e-sports kompetitif. Mahasiswa cukup membuktikan telah memperoleh pencapaian (achievement) tertentu di game yang masuk dalam daftar universitas. Daftar game yang diterima mencakup berbagai genre, mulai dari MMORPG seperti Old School RuneScape, World of Warcraft, dan The Elder Scrolls Online.
Untuk genre roguelike, universitas menerima pencapaian di game seperti Dead Cells, Slay the Spire, dan Hades. Sementara itu, game kategori souls-like meliputi Dark Souls, Elden Ring, Cuphead, hingga Hollow Knight. Ada pula kategori strategi yang mencakup Civilization VI, Factorio, Cities: Skylines, hingga Chess.com. Genre survival juga masuk dalam daftar, termasuk Minecraft, Terraria, Don’t Starve Together, Stardew Valley, dan Subnautica. Selain itu, tersedia kategori game berbasis presisi seperti Geometry Dash, Beat Saber, dan Ghostrunner.
Baca Juga:
Dua Tingkatan Beasiswa
Beasiswa dibagi ke dalam dua kategori, yaitu Mastery dan Legendary. Kategori Mastery menawarkan beasiswa hingga 2.500 dollar AS (Rp 45 juta) per periode. Tantangan dalam kategori ini umumnya memiliki tingkat penyelesaian sekitar 1-5 persen dari total pemain.
Sementara itu, kategori Legendary menawarkan beasiswa hingga 5.000 dollar AS (Rp 90 juta) per semester. Kategori ini diperuntukkan bagi pemain yang berhasil memperoleh pencapaian sangat langka, yang umumnya membutuhkan lebih dari 500 jam bermain dan hanya berhasil diselesaikan oleh kurang dari 1 persen pemain.
Menurut pihak universitas, beasiswa tersebut diberikan kepada mahasiswa yang mampu menunjukkan penguasaan, ketekunan, serta kemampuan berpikir sistematis melalui penyelesaian tantangan-tantangan sulit di dunia game. “Beasiswa Max Achievement mengakui mahasiswa yang telah menunjukkan penguasaan, ketekunan, dan pemikiran sistematis yang luar biasa melalui penyelesaian pencapaian langka dan menantang di lingkungan game digital,” tulis universitas dalam penjelasan programnya.
Pihak kampus menambahkan, kualitas yang dibutuhkan untuk meraih pencapaian tersebut dinilai sejalan dengan faktor yang mendorong keberhasilan akademik. Misalnya latihan yang disiplin, kemampuan memecahkan masalah secara strategis, dan semangat untuk mencapai penguasaan di luar standar minimum.
Program beasiswa ini menjadi angin segar bagi para gamer yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Tidak hanya itu, program ini juga menunjukkan bahwa keterampilan bermain game kini diakui sebagai talenta digital yang bernilai.





Komentar
Belum ada komentar.