Heboh! Lagu Nazi Viral di TikTok Ditonton 6,5 Juta Kali

Lagu Nazi di TikTok

Telset.id, Jakarta  – Sebuah lagu bertema Nazi mendadak viral di TikTok, dengan lebih dari 6,5 juta kali ditonton. Tak lama berselang, lagu yang hadir dalam beberapa cuplikan video tersebut terpantau menghilang di TikTok.

Jingle yang sekarang dilarang, yang bersumber dari seorang remaja di Inggris, menampilkan lirik-lirik anti-Semit yang mengerikan seperti, “Kami akan melakukan perjalanan ke tempat yang disebut Auschwitz”.

{Baca juga: TikTok Siap-siap Hengkang dari Hong Kong}

Menurut New York Post, seperti dikutip Telset.id, Jumat (10/7/2020), kata-kata itu merujuk kepada kamp kematian Nazi di Polandia di mana tahanan Yahudi dibunuh secara massal selama Perang Dunia II.

Lagu kontroversial tersebut ditampilkan dalam lebih dari 100 video sejak kali pertama muncul sebagai soundtrack untuk klip kalajengking raksasa bertuliskan swastika menyerang dan membunuh orang.

Lagu serupa juga muncul dalam permainan tembak-menembak di mana pemain membunuh musuh menggunakan gas beracun, klip permainan komputer Roblox, serta cuplikan dari film dokumenter Holocaust.

“Sangat menyedihkan menyaksikan video TikTok yang memuakkan seperti itu ditujukan untuk anak-anak,” cetus Stephen Silverman, direktur investigasi dan penegakan untuk Kampanye Melawan Antisemitisme.

{Baca juga: Tegas! TikTok Hapus 49 Juta Video Sepanjang Tahun 2019}

Sejumlah video lagu tersebut secara kolektif mengumpulkan jutaan tampilan dalam waktu kurang dari tiga hari sebelum ditarik dari platform. Proses penarikan memakan waktu lebih kurang delapan jam.

Sebelumnya, TikTok hapus lebih dari 49 juta video selama Juli hingga Desember 2019. Jutaan video itu dinilai telah melanggar aturan kebijakan konten TikTok.

Informasi tersebut diumumkan TikTok melalui laporan transparansi di paruh kedua tahun 2019 yang diterbitkan Kamis (09/07/2020) kemarin. Sebagian besar video yang dihapus TikTok mengandung unsur dewasa dan seksual.

Sementara sisanya (kurang dari 1%), mengandung ujaran kebencian, plagiarisme, dan organisasi berbahaya. TikTok mengkalim, mereka cepat tanggap dalam menghapus jutaan video tersebut.

Pasalnya, sekitar 89,4% video berhasil mereka tendang keluar platform sebelum ditonton oleh banyak pengguna.

{Baca juga: TikTok Diblokir, Aplikasi Video Buatan Lokal Langsung Populer}

Namun, platform besutan ByteDance ini enggan berkomentar mengenai berapa banyak video yang dihapus berdasarkan laporan pengguna dan video yang dihapus oleh sistem perangkat lunak perusahaan. [SN/HBS]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here