Jepang Bagikan 2000 iPhone ke Penumpang Kapal “Virus Corona”

iPhone Virus Corona

Telset.id, Jakarta – Pemerintah Jepang membagikan 2000 iPhone gratis kepada penumpang kapal yang terinfeksi “Virus Corona”, Diamond Princess. Tujuannya agar para penumpang tidak merasa bosan menjalani karantina.

Dilansir Telset.id dari World of Buzz pada Rabu (19/02/2020), iPhone ini diberikan atas kerjasama antara  Kementerian Kesehatan, Perburuhan, dan Kesejahteraan Jepang dan SoftBank.

iPhone diberikan supaya penumpang yang dikarantina tidak merasa bosan lantaran tidak boleh keluar dari Kapal. Berbekal iPhone ini, penumpang juga bisa menghubungi orang untuk meminta obat, mengatur janji bertemu dokter, dan menerima info dari pejabat kesehatan.

{Baca juga: Gambar Virus Corona Dirilis Peneliti AS, Begini Wujudnya}

Untuk diketahui, kapal Diamond Princess menjadi sorotan usai diketahui memiliki penumpang yang terinfeksi Virus Corona. Kapal pun terpaksa harus bersandar, sementara 3.500 orang yang berada di dalamnya tidak bisa keluar. Penumpang terinfeksi Virus Corona dari kapal pesiar tersebut pun terus bertambah hingga mencapai 170 orang, dengan masa karantina masih berlangsung hingga sekarang.

Perlu diketahui jika virus SARS-CoV-2 atau virus Corona ini pertama kali ditemukan di Wuhan, China. Virus yang dikenal juga dengan nama COVID-19 adalah virus jenis baru yang sebelumnya teridentifikasi tidak akan menyebar ke manusia.

Virus ini terdeteksi menyebar lewat hewan liar, seperti kelalawar. Ketika menginfeksi manusia, Corona akan menyerang sistem pernafasan dan berpotensi menyebabkan kematian. Hingga kini, diketahui sekitar 64.443 orang terinfeksi, dengan 1.383 diantaranya meninggal dunia.

{Baca juga: MWC 2020 Batal Terselenggara, Virus Corona Jadi Penyebabnya}

Virus mematikan ini sendiri bukannya tidak berdampak pada industri teknologi. Perusahaan seperti Google, Samsung dan Xiaomi menutup toko dan kantornya akibat virus corona.

Dampak yang paling parah dialami oleh acara Mobile World Congress (MWC) 2020 di Barcelona. Acara ini harus batal akibat banyaknya perusahaan peserta yang mengundurkan diri karena khawatir dengan virus tersebut. [NM/IF]

Previous articleHacker Berpotensi Ubah Satelit jadi Senjata Masif?
Next articleRealme C3 Resmi Masuk Indonesia, Dibanderol Rp 1,7 Juta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here