Telset.id – Harley Quinn kembali hadir di jajaran rilisan DC pada 2026 melalui Batman: Caped Crusader season 2, dan perannya yang bekerja sama dengan Batman justru menjadi gambaran storyline ideal untuk DC Universe (DCU) garapan James Gunn. Kehadiran karakter ikonik ini dalam serial animasi standalone tersebut membuka diskusi mengenai bagaimana Harley Quinn seharusnya diposisikan dalam fase pertama DCU.
Margot Robbie selama ini dikenal sebagai wajah Harley Quinn bagi banyak penggemar. Interpretasi aktris tersebut terhadap karakter ini menjadi salah satu pemain paling populer di timeline film DCEU lama. Sepanjang perjalanannya di DCEU, Harley Quinn meninggalkan Joker dan menemukan gaya hidup yang lebih sehat bersama Birds of Prey.
Robbie merupakan salah satu karakter DCEU yang paling banyak diminta penggemar untuk dijadikan kanon di DCU. Menurut Gunn, ia ingin bekerja sama dengan aktris tersebut di masa depan. Namun untuk saat ini, DCU Chapter One belum memiliki rencana untuk memperkenalkan Harley Quinn.
Peran Harley Quinn di Batman: Caped Crusader Season 2
Batman: Caped Crusader season 1 berfokus pada pembangunan dunia. Serial animasi ini membangun Gotham City era 1940-an yang gritty dan mengisinya dengan berbagai interpretasi baru dari karakter pendukung dan penjahat klasik Batman. Season 2 memanfaatkan dunia yang sudah terbangun tersebut untuk langsung bergerak cepat sejak episode pertama.
Serial yang kembali hadir ini memperkenalkan karakter baru seperti Riddler, Mad Hatter, Poison Ivy/Thorn, serta menghadirkan kembali pemain dari season 1. Harley Quinn termasuk dalam kelompok karakter baru tersebut, dengan pengisi suara Jamie Chung.
Di season 1, Harley Quinn bentrok dengan Batman sebagai vigilante gelap yang menargetkan pria korup dari elite Gotham. Ia menghancurkan mereka secara mental menggunakan keahliannya sebagai psikiater dan membuat mereka menyerahkan kekayaan untuk tujuan yang lebih baik.
Berbeda dengan season sebelumnya, di Batman: Caped Crusader season 2, Harley Quinn memainkan peran yang lebih jinak tanpa aksi penculikan. Ia justru bekerja sama dengan Batman untuk menyelidiki Scarecrow. Kerja sama ini bahkan membuat Batman membawa Harley Quinn ke Batcave untuk meminta bantuannya, dan pada akhirnya Harley menyerahkan diri.
Baca Juga:
Peran Harley Quinn yang Dibutuhkan DCU James Gunn
Baik melalui kembalinya Robbie sebagai Harley Quinn maupun aktor baru yang dipilih untuk memerankan anti-hero ini di DCU Gunn, peran terbaik untuk karakter tersebut adalah bekerja bersama Batman. Harley Quinn seharusnya menjadi bagian dari Bat-Family di DCU.
Sejumlah komik DC menggambarkan dinamika tersebut, dan serial animasi Harley Quinn di HBO Max juga telah mengeksplorasi konsep ini. Jika Robbie kembali sebagai Harley Quinn, popularitas dan daya tarik bintangnya akan dengan mudah meyakinkan penonton mengapa karakter ini layak berada di Bat-Family.
Harley Quinn bekerja lebih baik ketika berinteraksi dengan pahlawan DC lainnya, bukan sebagai penjahat atau antek Joker. Dalam Batman: Caped Crusader season 2, penggemar merasakan dinamika tersebut. Peran ini bisa lebih baik lagi di DCU dengan menghadirkan versi Harley Quinn yang talkative dan vibrant di hadapan Batman yang stoik, Nightwing yang outgoing, serta Red Hood yang sarkastik.
Serial Batman: Caped Crusader sendiri telah merilis episode-episodenya pada Jumat, 31 Juli 2026. Serial ini tayang di Prime Video dengan rating 8.7/10 dari ScreenRant dan 7/10 dari kritikus. Batman: Arkham Trilogy versi Switch sebelumnya juga menjadi sorotan penggemar, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap konten Batman di berbagai platform.
Batman: Caped Crusader memiliki tanggal rilis awal 1 Agustus 2024 dengan showrunner Bruce Timm. Serial ini melibatkan sutradara Christina Sotta, Christopher Berkeley, dan Matt Peters, serta penulis Greg Rucka, Bruce Timm, Ed Brubaker, Adamma Ebo, Adanne Ebo, Halley Wegryn Gross, Jase Ricci, dan Marc Bernardin. Pemeran utamanya meliputi Hamish Linklater sebagai Batman/Bruce Wayne dan Krystal Joy Brown sebagai Barbara Gordon.
Kehadiran Harley Quinn dalam Batman: Caped Crusader season 2 ini menjadi sorotan karena menunjukkan arah yang tepat untuk karakter tersebut. Penggemar berharap DCU Gunn tidak perlu menunggu terlalu lama untuk menghadirkan Batman dan memberikan kejelasan mengenai posisi Harley Quinn. Sementara itu, crossover Fortnite Batman juga sempat menjadi perbincangan di kalangan penggemar game, menunjukkan bahwa karakter ini tetap relevan di berbagai medium.
Serial animasi Harley Quinn di HBO Max yang dibintangi Kaley Cuoco telah berjalan selama lima musim. Karakter Harley Quinn sendiri pertama kali diciptakan untuk serial animasi Batman: The Animated Series yang menjadi favorit penggemar. Perjalanan panjang karakter ini dari penjahat menjadi anti-hero menunjukkan evolusi yang menarik untuk terus diikuti.
Kembalinya Harley Quinn dalam Batman: Caped Crusader season 2 memberikan gambaran jelas mengenai bagaimana karakter ini bisa diintegrasikan ke dalam DCU secara lebih bermakna. Kerja samanya dengan Batman dalam menyelidiki Scarecrow menunjukkan bahwa Harley Quinn memiliki potensi besar sebagai sekutu, bukan sekadar penjahat. Ini menjadi sinyal positif bagi penggemar yang menantikan kehadiran Harley Quinn dalam Suicide Squad: Kill the Justice League atau proyek DCU lainnya di masa mendatang.





Komentar
Belum ada komentar.