Telset.id â Enhanced Games, sebuah kompetisi atletik kontroversial yang membolehkan penggunaan obat peningkat performa (doping), sukses digelar di Las Vegas pada akhir pekan Memorial Day 2026. Acara ini tidak hanya menjadi ajang adu fisik, tetapi juga menjadi panggung bagi industri peptida dan human enhancement yang didukung oleh investor Silicon Valley.
Sebanyak 42 atlet angkat besi, perenang, dan pelari lintasan berkumpul di Resorts World Las Vegas untuk berkompetisi. Tidak seperti Olimpiade, seluruh peserta secara terbuka menggunakan berbagai zat terlarang seperti anabolik, testosteron, peptida, dan hormon pertumbuhan manusia di bawah pengawasan tim medis. Para atlet menjalani program pelatihan selama 12 minggu di Uni Emirat Arab sebelum bertanding.
Pendanaan acara ini berasal dari para veteran industri kripto, AI, dan bioteknologi, termasuk mega-investor Peter Thiel dan mantan eksekutif Coinbase, Balaji Srinivasan. Enhanced Group, Inc., perusahaan di balik acara ini, baru saja melantai di bursa saham dengan valuasi mencapai USD 1,2 miliar.
Hadiah dan Kontroversi
Atlet yang berhasil memecahkan rekor dunia atau menjadi juara pertama berhak mendapatkan hadiah uang tunai hingga USD 1 juta untuk kategori lari 100 meter dan renang gaya bebas 50 meter. Boady Santavy, atlet angkat besi Olimpiade asal Kanada, gagal memecahkan rekor dunia snatch 183 kilogram dan hanya mendapatkan hadiah penampilan.
Organisasi kesehatan olahraga tradisional mengecam keras acara ini. World Anti-Doping Agency menyebut Enhanced Games âberbahayaâ, sementara CEO US Anti-Doping Agency, Travis Tygart, menyebutnya sebagai âpertunjukan badut yang mengutamakan keuntungan di atas manusia.â
Di sisi lain, penyelenggara berargumen bahwa mereka justru menawarkan solusi lebih aman. Maximilian Martin, CEO Enhanced Group yang berusia 29 tahun, menyatakan bahwa banyak atlet sudah melakukan doping secara sembunyi-sembunyi tanpa pengawasan medis. âYang kami lakukan adalah memasuki pasar itu dengan jalur yang aman dan diawasi secara medis,â ujarnya.
Baca Juga:
Bisnis di Balik Steroid
Enhanced Group tidak hanya menyelenggarakan acara olahraga. Perusahaan ini menjual perawatan kesehatan yang dipersonalisasi, termasuk peptida, GLP-1 untuk penurunan berat badan, dan suntikan testosteron. Mereka juga baru saja bermitra dengan perusahaan AI, Rezolve Ai, untuk meluncurkan platform telemedicine digital.
Christian Angermeyer, miliarder yang menjadi salah satu pendiri Enhanced, tidak ragu menyebut tujuannya. âSaya seorang kapitalis,â katanya blak-blakan kepada wartawan. Ia tidak melihat adanya pertentangan antara keuntungan dan kesehatan.
Industri peptida sendiri tengah berada di persimpangan jalan. Pada Juli 2026, FDA akan mengadakan pertemuan komite penasihat farmasi yang mempertimbangkan pelonggaran pembatasan terhadap peptida tertentu. Langkah ini didorong oleh Menteri Kesehatan AS, Robert F. Kennedy Jr., yang secara terbuka menyatakan dirinya âpenggemar beratâ peptida dalam wawancara dengan Joe Rogan.
Fenomena âLooksmaxxingâ
Penggunaan peptida tidak hanya terbatas pada atlet. Di Silicon Valley, para teknisi dan investor menggunakan peptida dengan antusiasme tinggi. Perusahaan seperti Superpower dan Noho Labs bermunculan, sementara klub elit seperti AGI House mulai mengadakan âpesta suntikâ peptida.
Fenomena ini juga merambah kalangan muda. Remaja dan dewasa muda beralih ke peptida untuk âlooksmaxxingâ â istilah yang merujuk pada upaya ekstrem untuk mempercantik diri. Influencer online seperti âClavicularâ yang berusia 20 tahun, serta podcaster Joe Rogan dan Andrew Huberman, turut mempopulerkan topik ini.
Hasil Pertandingan
Acara yang berlangsung pada 24 Mei 2026 di stadion terbuka senilai USD 50 juta itu dihadiri oleh sekitar 200 jurnalis dari seluruh dunia. Suasana lebih mirip perpaduan Americaâs Got Talent, WWE, dan Gladiator daripada Olimpiade serius.
Beberapa atlet Olimpiade seperti James Magnussen dari Australia justru gagal memecahkan rekor dan finis terakhir di dua nomor renang. Sementara itu, perenang AS Hunter Armstrong yang memilih tidak menggunakan doping berhasil memenangkan nomor 50 meter gaya punggung.
Puncak acara terjadi pada lomba terakhir malam itu â renang gaya bebas 50 meter putra. Kristian Gkolomeev dari Yunani berhasil memecahkan rekor dunia dengan waktu 20,81 detik, unggul 0,07 detik dari rekor sebelumnya. Ini menjadi satu-satunya rekor dunia yang tercipta sepanjang acara.
Implikasi dan Masa Depan
Enhanced Games menimbulkan pertanyaan serius tentang masa depan olahraga dan kesehatan masyarakat. Meskipun obat-obatan yang dijual Enhanced telah disetujui FDA, ada kekhawatiran bahwa normalisasi penggunaan steroid dapat mendorong konsumen, terutama anak muda, untuk mencari senyawa yang lebih berbahaya dan tidak diatur.
Penyelenggara memilih Las Vegas sebagai lokasi acara â kota yang identik dengan hedonisme dan konsumsi jangka pendek. Seperti yang diamati oleh jurnalis TechCrunch yang meliput acara tersebut, âMenyuntikkan diri dengan obat-obatan untuk membuat otot besar tampaknya tidak tentang kesehatan jangka panjang melainkan tentang penampilan sesaat.â
Dengan valuasi perusahaan mencapai USD 1,2 miliar dan dukungan dari tokoh-tokoh Silicon Valley, Enhanced Group tampaknya siap menjadi pemain utama dalam industri human enhancement yang sedang berkembang pesat di AS.





Komentar
Belum ada komentar.