Elon Musk Isap Ganja, SpaceX dan Boeing “Kena Getahnya”

Elon Musk Kapok

Telset.id, Jakarta – Gara-gara CEO SpaceX, Elon Musk isap ganja ketika siaran dengan Joe Rogan, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) berencana untuk meninjau kembali keamanan dari SpaceX dan Boeing.

Dilansir Telset.id dari Engadget, Rabu (21/11/2018), juru bicara NASA mengatakan bahwa penyelidikan dilakukan untuk memastikan SpaceX dan Boeing memiliki standar keamanan yang baik.

“Memastikan perusahaan tersebut memenuhi persyaratan NASA untuk keselamatan di tempat kerja, termasuk kepatuhan terhadap lingkungan yang bebas narkoba,” ucapnya.

Dikesempatan yang berbeda, Administrator NASA, Jim Bridenstine juga mempertanyakan kondisi SpaceX karena melihat prilaku Elon Musk tersebut. Sebab menurutnya, budaya atau perilaku sebuah perusahaan dimulai dari tingkat pimpinan.

“Budaya dan kemimpinan mulai dari atas,” ujar Jim.

Sayangnya, NASA tidak menjelaskan mengapa mereka turut memeriksa Boeing. Kuat dugaan, jika mereka ingin mencegah agar kasus di SpaceX tidak meluas ke Boeing.

Selain kasus “isap ganja”, proses pemeriksaan keamanan terhadap SpaceX dan Boeing juga terkait kontrak miliaran dolar AS untuk peluncuran astronot ke International Space Station (ISS) yang mengalami kemunduran karena masalah keamanan di masing-masing perusahaan.

Sikap NASA terhadap Elon Musk bukan merupakan langkah pertama pemerintah AS terhadap perusahaan tersebut. Sebelumnya, Angkatan Udara AS juga melakukan penyelidikan ke Elon Musk akibat prilaku menghisap rokok ganja tersebut.

Kasus Elon Musk bermula pada Kamis (6/9/2018) malam.  Musk diduga mengisap ganja dan menenggak wiski selama penampilan di Joe Rogan’s Podcast. Penggunaan narkoba rekreasionalnya inilah yang memicu kekhawatiran sejumlah pihak.

Dengan mengonsumsi minuman beralkohol dan ganja, Musk dikhawatirkan berada di bawah pengaruh alkohol dan ganja ketika dia sedang bekerja.

Di podcast, Musk membahas berbagai topik, di antaranya kegemarannya bermain Twiter, menggunakan pelempar api Boring.co, dan perangkat “neuralink” yang dapat menghubungkan otak ke komputer.

Kasus ini menjadi polemik karena beberapa negara bagian seperti California, tempat Podcast Rogan direkam, telah melegalkan ganja untuk tujuan rekreasional. (NM/FHP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here