Duh! Ladang Pertanian Ludes Terbakar Gara-gara iPhone

Gara-gara iPhone 6

Telset.id, Jakarta – Pada Oktober tahun 2016 lalu, sebuah iPhone 6 yang tengah diisi daya baterainya diklaim menjadi penyebab utama terbakarnya ladang Laurica Farm milik pasangan Cathy dan Ian Finley.

Itu karena berdasarkan investigasi petugas pemadam kebakaran wilayah Langley, Kanada, ditemukan iPhone 6 yang telah menghitam berada di atas kursi yang telah habis terbakar yang disinyalir jadi tempat pertama kebakaran terjadi.

“Saya melihat asap saat saya berjarak sekitar dua meter dari rumah. Panasnya sangat kuat, saya tidak bisa mendekat, saya membuka pintu, tapi akhirnya saya dikelilingi asap. Ponsel saya ada di rumah, sayapun langsung bergegas ke tetangga,” jelas Cathy Finley, seperti dikutip dari CBC News, Senin (05/03/2018).

[Baca juga: Xiaomi Redmi Note 4 Terbakar Gara-gara Kartu SIM [Video]]

Dijelaskannya, beberapa hari sebelum iPhone 6 miliknya terbakar, smartphone tersebut memiliki beberapa gangguan.

Dan menurut pengakuannya juga, beberapa saat sebelum kebarakan terjadi, dirinya sedang mengisi baterai iPhone 6 dan meninggalkannya sesaat untuk memberi makan ternak kambing di ladangnya. Namun saat ia kembali, asap keluar dari rumahnya dan akhirnya kebakaran pun terjadi.

“Saya mengalami masalah pada ponsel saya. Terjadi beberapa kesalahan beberapa hari sebelum kebakaran,” katanya.

[Baca juga: Setelah Note 7, Giliran iPhone 7 Plus yang Terbakar [Video]]

Atas kejadian ini, pasangan tersebut pun menuntut Apple untuk membayar sebesar USD 600 ribu atau sekitar Rp 8,2 miliar untuk menutup kerugian yang tidak diasuransikan. Tuntutan itupun didukung juga oleh ratusan orang yang telah menandatangani sebuah petisi di Change.org dan Facebook yang mengharuskan Apple segera membayar ganti rugi.

Hingga kini Apple sendiri menegaskan pihaknya tengah melakukan penyelidikan terhadap kejadian itu. Namun diklaim Cathy dan Ian Finleys, Apple tidak melakukan tindakan lebih lanjut sampai mendapatkan iPhone dan charger yang terbakar yang sampai saat ini masih berada di tangan divisi forensik pemadam kebakaran setempat. (FHP/HBS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here