Bos Apple Hadiahi Trump Mac Pro Pertama Bikinan AS

Saham Apple

Telset.id, Jakarta – Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pernah berperang dengan Apple terkait tarif untuk produk yang diproduksi di China. Trump pernah bilang tidak akan memberi keringanan kepada perusahaan yang berbasis di Cupertino itu.

Trump kala itu menegaskan, Apple akan mendapatkan keringanan tarif suku cadang Mac Pro jika bersedia memproduksi di AS. Sekarang, Trump sudah resmi lengser dari kursi kepresidenan AS, digantikan oleh Joe Biden.

Menurut laporan keuangan terakhir sebagai presiden, Trump ternyata memiliki satu Mac Pro pertama buatan AS. CEO Apple, Tim Cook, menghadiahi Trump sebuah Mac Pro seharga USD 5.999 atau lebih kurang Rp 84,5 juta.

{Baca juga: Apple dkk Lobi Joe Biden Batalkan Aturan Imigrasi Trump}

Seperti dikutip Telset dari Mashable, dokumen tersebut menjelaskan bahwa Mac Pro pertama dibuat di Pabrik Flex di Austin, Texas, AS, yang secara teknis salah karena Apple memproduksinya sejak 2013.

Mungkin, yang dimaksud adalah Mac Pro pertama generasi 2019 yang diproduksi di pabrik AS. Apapun tipenya, perangkat itu merupakan koleksi yang cukup keren, terlebih bagi seorang mantan presiden yang banyak dibenci.

Dokumen tersebut tidak menyebut periferal apa pun. Kemungkinan, Mac Pro milik Trump adalah varian dasar seharga USD 5.999 tanpa monitor. Bisa jadi, benda itu sudah berdebu karena tidak pernah disentuh oleh Trump.

Hadiah lain yang terdaftar di dokumen keuangan Trump termasuk jaket bomber kulit, yang diberikan oleh ketua eksekutif Ford, Bill Ford, serta sabuk kejuaraan UFC dari seorang mantan juara kelas welter UFC, Colby Covington.

Apple Batal Enkripsi iCloud Gara-gara Trump

Donald Trump Pilpres AS TwitterSebelumnya, Apple dilaporkan membatalkan rencananya untuk mengizinkan pengguna iPhone enkripsi iCloud masing-masing. Pembatalan ini merupakan tindak lanjut kecaman presiden Trump terhadap Apple soal penolakan membuka kunci enkripsi iPhone milik penembak di Florida.

{Baca juga: Emoh Buka Enkripsi iPhone, Apple Didamprat Donald Trump}

Dibatalkannya rencana ini juga berkaitan dengan pernyataan FBI pada dua tahun lalu. Kala itu, FBI menyebut Apple bisa menghalangi penyelidikan kasus.

Asal tahu saja, enkripsi iCloud memungkinkan Apple untuk tidak menyerahkan materi kepada pihak berwenang meski di bawah perintah pengadilan. FBI berpendapat bahwa hal itu bisa menghilangkan bukti-bukti kasus. [SN/IF]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here