Apple dkk Lobi Joe Biden Batalkan Aturan Imigrasi Trump

Telset.id, Jakarta  – Perusahaan teknologi dan sekutunya sangat ingin bekerja sama dengan pemerintahan Joe Biden. Para raksasa Silicon Valley ini mendesak Biden untuk membatalkan kebijakan ketat soal aturan imigrasi yang dibuat Presiden Donald Trump.

Perusahaan teknologi mengeluhkan kebijakan tersebut lantaran mempersulit rekrutmen pemegang visa nan terampil. Perusahaan-perusahaan papan atas di Silicon Valley menggugat pemerintahan Trump.

{Baca juga: Giliran Bos Apple yang Protes Kebijakan Trump}

Mereka telah berusaha membatalkan perintah eksekutif Trump yang membatasi imigrasi dan mengharuskan pekerja asing mendapat bayaran dengan tarif yang mendekati gaji pekerja rumah tangga.

Perusahaan teknologi di Silicon Valley sekarang berupaya memberi tahu tim transisi presiden terpilih Biden bahwa membatalkan kebijakan ketat Trump adalah prioritas utama industri pada tahun depan.

Dikutip Telset dari New York Post, Selasa (17/11/2020), administrasi Trump membuat aturan imigrasi pada bulan lalu, yang menurut para kritikus akan mempersulit pekerja terampil mendapatkan visa.

Aturan baru juga mengharuskan perusahaan yang mensponsori pekerja asing “berketerampilan tinggi” mendapatkan visa H-1B. Dengan begitu, pekerja asing mendapat bayaran mendekati gaji industri rata-rata.

{Baca juga: Seperti Apa Dampak ‘Trump’ Pada Perusahaan Teknologi?}

Perubahan tersebut memperketat aturan bagi perusahaan yang mempekerjakan pekerja dengan visa H-1B, yang dikhususkan bagi pekerja terampil, sumber tenaga kerja yang besar khususnya di bidang teknologi. [SN/HBS]

 

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0