Telset.id – Ponsel Nokia 3310 memang melegenda karena ketahanan fisiknya yang luar biasa. Tapi di era smartphone seperti sekarang, ponsel tahan banting seperti Nokia 3310 dipastikan hampir tidak mungkin ada lagi. Meski, begitu, ada beberapa smartphone Android yang bisa masuk kategori “tahan banting”.
Smartphone di era sekarang memang lebih ringkih dibanding ponsel jadul di era awal tahun 2000-an saat Nokia masih berjaya. Dapat dimaklumi, karena smartphone sekarang mengusung fitur-fitur canggih, seperti kamera, yang tidak tahan benturan. Dari sisi desain juga material yang digunakan sekarang juga lebih ringkih.
[Baca juga: Kenapa Nokia 3310 Disebut Ponsel Terbaik Sepanjang Masa?]
Meski tidak semua, tapi kemajuan teknologi telah membuat beberapa smartphone sekarang memiliki ketahanan terhadap air. Ada juga beberapa smartphone Android yang memang dirancang khusus memiliki ketahanan fisik dilingkungan yang ekstrim.
Ya, smartphone Android yang memiliki ketahanan mumpuni ini sangat cocok dibawa oleh penggunanya ke alam bebas, seperti gunung atau laut. Kali ini, Tim Telset.id akan mengulas tentang 8 smartphone Android paling tahan banting. Ingin tahu smartphone apa saja?
Kita mulai dari halaman berikutnya, Check this out!!
Samsung Galaxy S7 Active

Nah ini dia yang kami maksud sebagai salah satu smartphone flagship dari salah satu vendor terkenal yakni Samsung Galaxy S7 Active. Smartphone ini memiliki body dan casing yang kuat sehingga mampu bertahan ketika jatuh dari ketinggian serta masih bisa bertahan dari terpaan debu dan ketika tercebur ke dalam air karena sudah mengantongi sertifikat IP68.
Tak hanya itu, S7 Active juga sudah memiliki sertifikat MIL-STD-810G yang artinya mampu bertahan dari radiasi matahari, kelembapan, hujan, goncangan, dan lainnya. Untuk spesifikasinya sendiri, S7 Active mirip dengan spesifikasi dari Galaxy S7 standar.
Kyocera DuraForce Pro

Selanjutnya ada Kyocera DuraForce Pro yang memang didesain untuk pengguna yang sangat aktif. Kyocera sendiri memang terkenal sebagai perusahaan yang gemar merilis produk tahan banting lainnya. Kyocera DuraForce Pro memiliki sertifikat IP68 dan MIL-STD-810G yang percis dengan sertifikat pada Galaxy S7 Edge.
Meski memiliki ketahanan yang maksimal, smartphone ini bisa dibilang mengusung spesifikasi yang biasa saja. Kyocera DuraForce Pro mengusung layar IPS 5.0 inch dengan resolusi 1080p. Untuk dapur pacunya, prosesor Octa-core Snapdragon 617, RAM 2GB, memori internal 32GB dan baterai berkapasitas 3,240mAh dipilih sebagai dapur pacu untuk menopang seluruh proses yang berjalan di atas Android 6.0 Marshmallow.
Di segi kamera, Kyocera DuraForce Pro memiliki kamera utama 13MP yang sudah dilengkapi autofocus dan LED flash serta kamera depan 5MP. Satu lagi, smartphone ini juga sudah memiliki sensor sidik jari untuk memudahkan penggunanya membuka kunci layar.
Kyocera DuraForce XD

Masih smartphone besutan vendor asal Jepang yakni Kyocera DuraForce XD. Smartphone ini memiliki sertifikasi yang sama dengan dua smartphone sebelumnya, namun DuraForce XD punya satu sertifikasi tambahan yakni sertifikat OSHA yang menjadikannya menjadi smartphone yang mampu berguna dan bertahan dalam ruangan penuh gas.
DuraForce XD mengusung layar yang lebih besar dari DuraForce Pro yakni 5.7 inch dengan tipe layar IPS LCD beresolusi 720p. Dapur pacu yang disematkan pada smartphone ini adalah prosesor Quad-core Snapdragon 400 dengan RAM 2GB, memori internal 16GB, dan baterai berkapasitas 3,700mAh yang mampu menopang seluruh proses yang berjalan di atas Android 5.1 Lollipop.
Untuk kameranya, jangan terlalu berharap banyak karena DuraForce XD hanya memiliki kamera 8MP sebagai kamera utamanya, dan 2MP untuk kamera depannya.
Motorola Moto Z Force

Jika biasanya smartphone tahan banting itu memiliki casing yang tebal nan kuat, beda halnya dengan Motorola Moto Z Force. Meski ukurannya bisa dibilang lebih tipis, namun Moto Z Force juga merupakan smartphone yang anti pecah karena telah dilindungi teknologi bernama ShatterShield.
Tak hanya teknologi anti pecah, Moto Z Force juga mengusung spesifikasi high-end yang mampu bersaing dengan Galaxy S7 Active. Smartphone ini mengusung layar AMOLED 5.5 inch dengan resolusi 1440 x 2560 piksel. Untuk dapur pacunya, Moto Z Force juga menggunakan prosesor Quad-core Snapdragon 820, RAM 4GB, memori internal 32GB/64GB, dan baterai berkapasitas 3,500mAh.
Moto Z Force juga menggunakan OS Android 6.0.1 Marshmallow yang juga mendapatkan pembaruan ke Android 7.0 Nougat. Yang hebat adalah kameranya. Kamera utama dari smartphone ini berukuran 21MP yang sudah dilengkapi dengan PDA, OIS, dual-LED Flash, dan mampu merekam video Full HD dengan. Sayangnya, untuk kamera depan hanya berukuran 5MP saja. Satu lagi, Moto Z Force juga sudah mendukung sensor sidik jari.
Sonum XP7

Ingin tahu smartphone yang bisa dibilang terkuat dan susah untuk “dihancurkan”? Ya, jawabannya adalah Sonim XP7. Kenapa? Karena smartphone ini sudah memiliki sertifikat tertinggi yakni IP69, mampu bertahan jika dijatuhkan dari ketinggian 6.5 meter, dapat menahan aliran air bertekanan tinggi, dan banyak lagi.
Tapi sayangnya, spesifikasi yang ditawarkan tak sehebat fitur ketahanannya karena Sonim XP7 hanya mengusung layar capasitive 4.0 inch dengan resolusi 480 x 800 piksel. Prosesor yang digunakan adalah prosesor Quad-core Snapdragon 400 dengan RAM 1GB, memori internal 16GB, dan baterai berkapasitas 4,800mAh.
OS yang digunakan juga masih terbilang lawas yakni Android 4.2.2 KitKat. Di segi kamera juga jangan terlalu berharap besar karena smartphone ini mengusung kamera utama 8MP dan kamera depan 1MP saja.
CAT S40

Sama halnya dengan Galaxy S7 Active, DuraForce Pro, dan DuraForce XD, CAT S40 juga memiliki sertifikasi IP68 dan MIL-STD-810G yang menegaskan bahwa smartphone ini sangat tangguh. CAT S40 mengusung layar 4.7 inch dengan resolusi 540 x 960 piksel.
Dapur pacu yang digunakan juga sangat standar karena hanya menggunakan prosesor Quad-core Snapdragon 210, RAM 1GB, memori internal 16GB, dan baterai berkapasitas 3,000mAh. Spesifikasi tersebut bisa dibilang cukup timpang karena OS yang digunakan adalah Android 5.1 Lollipop.
Untuk kamera, CAT S40 menggunakan kamera 8MP sebagai kamera utamanya, dan kamera 2MP sebagai kamera depan untuk keperluan swafoto.
Motorola DROID Turbo 2

Jika melihat tampilannya, mungkin Anda tidak akan menyangka jika Motorola DROID Turbo 2 juga masuk ke jajaran smartphone tahan banting. Sama halnya dengan Motorola Moto Z Force, smartphone ini juga mengusung teknologi anti pecah yakni ShatterShield. Selain teknologi anti pecah, DROID Turbo 2 juga mengusung layar AMOLED 5.4 inch dengan resolusi 1440 x 2560 piksel.
Dapur pacu yang digunakan juga termasuk spesifikasi high-end karena DROID Turbo 2 menggunakan prosesor Octa-core Snadragon 810, RAM 3GB, memori internal 32GB/64GB, dan baterai berkapasitas 3,760mAh. Versi OS yang digunakan juga adalah Android 6.0 Marshmallow yang akan mendapatkan pembaruan ke versi Nougat.
Di segi kamera, smartphone ini memiliki kamera yang sama percis dengan Motorola Moto Z Force. Jadi intinya, selain anti pecah, spesifikasinya pun mampu membuat penggunanya “anti kecewa”.
VeryKool Rock RX2

Terakhir ada VeriKool Rock RX2 yang terlihat keren dan kuat. Smartphone ini menawarkan ketahanan yang lumayan mumpuni karena sudah memiliki sertifikat IP68. Biasanya, smartphone ini populer di kalangan pekerja konstruksi karena memang terkesan kuat dan juga mampu digunakan meskipun penggunanya menggunakan sarung tangan.
Tapi sayangnya, spesifikasi yang ditawarkan sangat standar karena hanya mengusung layar 4.3 inch dengan resolusi 540 x 960 piksel saja. Selain itu, prosesor yang digunakan adalah prosesor Quad-core 1.5GHz dengan RAM 1GB, memori internal 16GB dan baterai berkapasitas 1,900mAh yang mampu menopang seluruh proses di atas Android 4.3 Jelly Bean
Di segi kamera, Rock RX2 bisa terbilang lumayan karena memiliki kamera utama 13MP dan kamera depan 2MP.
Jadi, bagaimana menurut Anda, smartphone Android paling tahan banting mana yang ingin Anda miliki? (FHP/HBS)





Komentar
Belum ada komentar.