📑 Daftar Isi

20 Performa Terbaik Aktor Serial HBO, dari Sopranos hingga The Penguin

20 Performa Terbaik Aktor Serial HBO, dari Sopranos hingga The Penguin

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️7 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Daftar 20 performa terbaik aktor serial HBO menempatkan James Gandolfini sebagai Tony Soprano di The Sopranos di posisi puncak, mengungguli Michael K. Williams sebagai Omar Little di The Wire dan Matthew McConaughey sebagai Rust Cohle di True Detective. Peringkat ini disusun ScreenRant sebagai penilaian atas sederet nama yang membawa dunia kriminal, politik, dan fantasi HBO tetap terasa nyata di layar.

Penilaian tersebut menegaskan satu hal: kekuatan serial HBO tidak hanya bertumpu pada penulisan naskah, tetapi juga pada kemampuan para aktornya menghidupkan karakter yang rumit. Gandolfini disebut bahkan mungkin menampilkan performa terbaik dalam sejarah televisi, bukan sekadar yang terbaik di HBO.

Daftar ini merangkum 20 nama, mulai dari bintang sitkom hingga aktor drama, yang menurut ScreenRant memberi warna paling kuat pada serial-serial HBO. Beberapa di antaranya datang dari jagat Game of Thrones, termasuk HBO Lanterns yang menempatkan Kyle Chandler di jajaran tersebut.

Puncak Daftar: Tony Soprano hingga Omar Little

James Gandolfini menempati posisi pertama lewat perannya sebagai Tony Soprano. ScreenRant menyebut performa itu bukan hanya yang terhebat dari serial HBO, tetapi mungkin performa paling gemilang dalam sejarah televisi. Gandolfini dinilai mengubah standar soal seperti apa protagonis televisi bisa digambarkan.

Tony digambarkan sebagai sosok penuh kontradiksi. Ia ayah yang penuh kasih, tetapi juga pembunuh berdarah dingin. Ia bisa memerintahkan pembunuhan dan memesan sandwich pastrami dalam satu tarikan napas. Gandolfini disebut menangkap kedua sisi Tony dengan sama autentiknya: mengintimidasi sebagai bos mafia, tetapi juga mengejutkan lembut dan rentan sebagai manusia di balik topeng kerasnya.

Di posisi kedua ada Michael K. Williams sebagai Omar Little di The Wire. Menurut ScreenRant, The Wire punya puluhan karakter ikonik, tetapi tidak ada bintangnya yang bersinar lebih terang dari Williams. Omar disebut sebagai karakter terobosan di antara deretan karakter terobosan, membawa karisma sekaligus pathos dan kemanusiaan pada sosok vigilante bersenjata shotgun.

Posisi ketiga ditempati Matthew McConaughey sebagai Rust Cohle di musim pertama True Detective. Musim itu disebut bertumpu hampir sepenuhnya pada pundak McConaughey. Woody Harrelson menjadi penopang sebagai Marty Hart, tetapi Rust adalah teka-teki muram yang coba dipecahkan sepanjang musim. Monolog filosofis Rust yang panjang disebut bisa saja menjemukan, tetapi di tangan McConaughey di puncak era McConaissance, justru memikat.

Selina Meyer, Mare Sheehan, dan Deretan Nama di Bawahnya

Julia Louis-Dreyfus menempati posisi keempat sebagai Selina Meyer di Veep. ScreenRant menilai peran Elaine Benes di Seinfeld hanyalah batu pijakan menuju mahakarya sesungguhnya, yaitu Wakil Presiden Selina Meyer. Karakter itu disebut sebagai satir tajam atas politisi yang mementingkan angka survei dan konsolidasi kekuasaan ketimbang perubahan nyata, dengan Louis-Dreyfus disebut mulus menyampaikan setiap lelucon pedas sekaligus membawa kemanusiaan pada “monster politik” tersebut.

Posisi kelima diisi Kate Winslet sebagai Mare Sheehan di Mare of Easttown. Peran detektif titular itu disebut memberi Winslet kesempatan menampilkan karya terbaiknya. Mare adalah pahlawan kampung halaman yang berubah menjadi musuh publik nomor satu karena gagal memecahkan kasus pembunuhan besar, sambil menanggung persoalan pribadi di rumah. Winslet dinilai mampu menyampaikan banyak hal meski nyaris tidak melakukan apa pun.

Berikutnya Ian McShane sebagai Al Swearengen di Deadwood di posisi keenam. ScreenRant menyebut tanda aktor hebat adalah kemampuannya membuat penonton peduli pada karakter yang justru dibenci. Al digambarkan sebagai salah satu karakter paling tercela di televisi, bahkan menurut standar HBO, namun tetap ditonton selama tiga musim penuh dan sebuah film reuni karena karisma McShane.

Emilia Clarke menempati posisi ketujuh sebagai Daenerys Targaryen di Game of Thrones. Perjalanan Dany dari selir yang terkurung menjadi penguasa bersenjata naga disebut sebagai arc karakter terbaik di serial itu, meski akhirnya goyah di musim terakhir. Clarke dinilai kesulitan menjual perubahan mendadak Daenerys menuju pembantaian massal, tetapi itu disebut bukan sepenuhnya kesalahan aktor karena naskah musim 8 tidak memberinya banyak ruang.

J.B. Smoove berada di posisi kedelapan sebagai Leon Black di Curb Your Enthusiasm. Kehadirannya di musim keenam disebut seperti bahan yang selama ini hilang, sampai-sampai ScreenRant membagi sejarah Curb menjadi era pra-Leon dan pasca-Leon. Smoove dinilai sebagai pasangan komedi sempurna bagi Larry David, dengan energi komedi yang saling melengkapi.

Posisi kesembilan diisi Cristin Milioti sebagai Sofia Falcone di The Penguin. Serial itu mengubah penjahat sekunder yang diperankan Colin Farrell di The Batman menjadi salah satu adaptasi supervillain komik paling kompleks, tetapi Milioti disebut mencuri perhatian. Sofia adalah pewaris keluarga mafia yang dikirim ke Arkham Asylum dan disiksa bertahun-tahun setelah mengetahui kejahatan ayahnya terhadap perempuan. Sepulang dari Arkham, Sofia digambarkan tak stabil namun tetap penuh jiwa dan simpatik, dan Milioti disebut menangkap dikotomi itu dengan keindahan yang menghantui.

Jeremy Strong menempati posisi kesepuluh sebagai Kendall Roy di Succession. ScreenRant menyebut seluruh pemeran Succession memukau, dari Brian Cox hingga Sarah Snook dan Matthew Macfadyen, tetapi tak ada yang lebih impresif dari Strong. Ia disebut menyelami karakter yang sangat tidak menyenangkan dan tetap menemukan kemanusiaannya, membuat penonton berempati pada seorang nepo billionaire yang disebut tak kompeten.

Zendaya berada di posisi ke-11 sebagai Rue Bennett di Euphoria. Meski Euphoria disebut jatuh kualitas di musim ketiga yang akhirnya menjadi musim terakhir, Zendaya tetap memikat. Ia disebut memikul serial itu sejak awal dan mengangkat tulisan Sam Levinson yang dinilai kurang cemerlang, selalu memanusiakan Rue yang volatil namun rentan.

Bill Hader menempati posisi ke-12 sebagai Barry Berkman di Barry. Proyek itu awalnya tampak seperti ide sketsa Saturday Night Live tentang pembunuh bayaran yang ingin jadi aktor, tetapi berubah menjadi perjalanan sinematik gelap ala David Lynch. Hader disebut memanfaatkan bakat komedinya, namun yang paling impresif adalah betapa mentah emosinya, dengan Barry mengalami krisis berkala yang tampak sungguh-sungguh dijalani Hader.

Jennifer Coolidge berada di posisi ke-13 sebagai Tanya McQuoid di The White Lotus. Ia disebut begitu jelas menjadi bintang terobosan sampai dikembalikan di musim kedua. Petualangan Tanya yang kacau di berbagai destinasi wisata disebut menghibur sekaligus memperlihatkan kedalaman yang belum diketahui dari Coolidge, termasuk sisi dramatis yang sebelumnya tak terlihat.

Kyle Chandler menempati posisi ke-14 sebagai Hal Jordan di Lanterns. ScreenRant menyebut Chandler begitu tepat di peran itu sampai membuatnya berharap melihatnya sebagai Hal di film Green Lantern selama 20 tahun terakhir. Chandler disebut tidak meredam arogansi Hal, justru menaikkannya, tetapi tetap memikat. Ia dipasangkan dengan Aaron Pierre sebagai John Stewart, rookie yang penuh kebencian, dan keduanya disebut seperti dua penari hebat di atas panggung.

Posisi ke-15 diisi Dexter Sol Ansell sebagai Egg di A Knight of the Seven Kingdoms. Serial itu disebut datang sebagai angin segar di jagat Game of Thrones karena berskala kecil, bukan epik besar tentang perang memperebutkan Iron Throne. Peter Claffey dinilai sempurna sebagai Dunk, tetapi Ansell disebut mencuri pertunjukan lewat lelucon tajam dan momen gelap yang lebih sunyi, termasuk saat memikirkan membunuh saudaranya sendiri.

Frances Conroy menempati posisi ke-16 sebagai Ruth Fisher di Six Feet Under. Ia disebut menjadi jangkar dramatis serial itu sebagai matriark keluarga yang berduka. Ruth digambarkan sebagai karakter yang jauh lebih rumit dan manusiawi dibanding perempuan seusianya yang biasanya ditampilkan Hollywood, dan Conroy disebut memainkan ibu yang tertekan itu dengan sempurna.

Rip Torn berada di posisi ke-17 sebagai Artie di The Larry Sanders Show. Ia disebut sebagai penyeimbang komedi sempurna bagi Garry Shandling. Larry adalah avatar komik yang tenggelam dalam neurosis, sementara Artie punya amarah dan keberanian yang tidak dimilikinya. Rip Torn dinilai tak bisa digantikan, dengan gaya penyampaian tanpa basa-basi yang pas untuk lelucon kotor Artie.

Regina King menempati posisi ke-18 sebagai Angela Abar di Watchmen. Serial itu disebut berani membuat sekuel dari komik Alan Moore dan berhasil, mempertahankan semangat komiknya sambil menceritakan kisah dan karakter baru. Angela adalah detektif polisi Tulsa yang bertarung sebagai “Sister Night”, dan King disebut meyakinkan sebagai sosok tangguh sekaligus menemukan sesuatu yang lebih dalam dan manusiawi.

Zach Woods berada di posisi ke-19 sebagai Jared Dunn di Silicon Valley. Serial itu disebut punya salah satu pemeran terkuat di antara sitkom, tetapi Woods paling banyak mencuri adegan sebagai Donald Dunn alias Jared alias O.J. Kebiasaannya menumpahkan trauma di tengah percakapan biasa disebut selalu lucu, termasuk saat ia berbicara bahasa Jerman dalam tidur.

David Schwimmer melengkapi daftar di posisi ke-20 sebagai Captain Herbert Sobel di Band of Brothers. Ia sudah menjadi ikon televisi lewat Ross Geller di Friends, tetapi miniseri Perang Dunia II itu disebut memperlihatkan sisi barunya. Sobel keras pada anak buahnya hingga dibenci, namun Schwimmer disebut membuatnya begitu meyakinkan untuk dibenci sampai penonton justru merasa kasihan saat Sobel kehilangan komando.

Bagi penonton yang ingin menelusuri serial-serial lain di luar daftar ini, sejumlah judul drama hukum klasik juga sempat meninggalkan jejak di ajang penghargaan, seperti yang dibahas dalam artikel Picket Fences. Sementara itu, pembahasan soal perangkat dan kebiasaan menonton bisa disimak lewat ulasan aplikasi live streaming.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.