📑 Daftar Isi

Patrick Stewart Meninggal di Usia 86, Avengers: Doomsday Jadi Film Terakhir

Patrick Stewart Meninggal di Usia 86, Avengers: Doomsday Jadi Film Terakhir

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Kabar duka datang dari dunia hiburan. Aktor Patrick Stewart meninggal dunia pada usia 86 tahun di kediamannya di Los Angeles. Berita tersebut diumumkan langsung melalui akun resmi X milik Stewart, yang menyebut sang aktor berpulang “dalam perawatan penuh kasih dari istrinya tercinta, Sunny, setelah perjalanan singkat dan menyentuh dengan Alzheimer’s Disease dan Lewy Body Dementia.”

Kepergian Patrick Stewart menutup karier ikonik selama 67 tahun yang identik dengan dua karakter besar: Jean-Luc Picard di waralaba Star Trek dan Professor Charles Xavier di jagat Marvel. Peran terakhirnya sebagai Xavier dalam Avengers: Doomsday pun menjadi penutup perjalanan panjangnya di layar lebar.

Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi mengenai penyebab pasti kematian Patrick Stewart selain pernyataan keluarga soal kondisi yang ia alami. Publik pun langsung membanjiri media sosial dengan penghormatan terakhir untuk aktor kelahiran Mirfield, West Riding of Yorkshire, 13 Juli 1940 tersebut.

Jejak Panjang dari Star Trek hingga X-Men

Nama Patrick Stewart melambung pada akhir 1980-an ketika ia dipercaya memerankan Jean-Luc Picard dalam Star Trek: The Next Generation. Serial itu tayang selama tujuh musim dan menjadi salah satu judul Star Trek paling dicintai sepanjang masa. Setelah serialnya berakhir pada 1994, Stewart kembali sebagai Picard lewat film Star Trek Generations, Star Trek: First Contact, Star Trek: Insurrection, dan Star Trek: Nemesis.

Ketika Paramount menghadirkan layanan streaming CBS All Access yang kemudian berganti nama menjadi Paramount+, Star Trek kembali dihidupkan. Setelah Star Trek: Discovery dengan karakter-karakter baru, The Next Generation dihadirkan kembali lewat spin-off tiga musim Star Trek: Picard yang berpusat pada sang tokoh di masa pensiunnya.

Di sisi lain, Stewart juga menorehkan sejarah di Marvel sebagai Professor Charles Xavier. Ia pertama kali membawakan karakter itu ke layar lebar lewat X-Men pada 2000, lalu melanjutkannya di sejumlah judul seperti X2, X-Men: The Last Stand, X-Men Origins: Wolverine, The Wolverine, X-Men: Days of Future Past, Logan, dan Doctor Strange in the Multiverse of Madness.

Menariknya, Stewart sempat menegaskan bahwa ia belum berniat pensiun dari dunia akting setelah Avengers: Doomsday. Sebelumnya ia sempat membantah kabar soal rencana pensiunnya usai film tersebut. Avengers: Doomsday sendiri dijadwalkan tayang di bioskop pada 18 Desember dan akan menjadi peran terakhir Patrick Stewart di layar.

Kiprahnya di dunia akting tak dimulai dari layar lebar. Stewart menempuh pendidikan drama di sekolah sebelum akhirnya keluar, lalu terlibat dalam produksi teater dan bergabung dengan Royal Shakespeare Company. Ia kemudian pindah ke Amerika Serikat dan tampil di Broadway lewat A Midsummer Night’s Dream sebelum beralih ke TV dan film.

Penghormatan dari Marvel hingga Para Rekan

Marvel Studios merilis pernyataan resmi yang menyampaikan duka mendalam atas kepergian Patrick Stewart. “Sir Patrick menghidupkan Professor Charles Xavier dengan keanggunan, kecerdasan, dan kemanusiaan yang luar biasa, mendefinisikan karakter itu bagi generasi penggemar,” demikian pernyataan Marvel Studios. Mereka menyebutnya sebagai “talent yang tunggal, kolaborator yang murah hati, dan seorang gentleman sejati.”

Hugh Jackman, rekan mainnya di Marvel, menyampaikan penghormatan lewat Instagram. Ia menyebut Stewart sebagai “teman dan pria yang luar biasa” serta mengaku “banyak belajar darinya.” “Kita kehilangan salah satu yang terbaik di panggung dan layar hari ini. Dan, menurut saya, seorang teman dan pria yang luar biasa. Saya akan merindukanmu, Patrick Stewart, sepanjang hari-hariku,” ujar Jackman.

Sementara itu, William Shatner menyebut pekan ini sebagai “pekan yang menyayat hati” melalui X. Ia menyebut Stewart sebagai “teman, kolega, dan aktor yang hebat.” “Dari panggung hingga jembatan Enterprise, ia membawa kecerdasan, keanggunan, dan rasa kemanusiaan yang mendalam ke dalam segala hal yang ia lakukan. Captain Picard berdiri untuk hal terbaik dari kita, dan begitu pula pria yang memerankannya,” kata Shatner.

Rekan main Stewart di Avengers: Doomsday, Simu Liu, juga memberikan penghormatan melalui Instagram Story. Berbagai ucapan duka dari sesama aktor dan penggemar terus mengalir, mencerminkan besarnya pengaruh Patrick Stewart di industri hiburan.

Dalam unggahan pengumuman resmi, keluarga juga menyertakan kutipan dari memoar Stewart berjudul Making It So. Dalam kutipan tersebut, Stewart menyebut dirinya memiliki keterikatan khusus dengan karakter Jean-Luc Picard karena keduanya “menjalani kehidupan yang tidak biasa” yang membawa mereka “jauh melampaui batas pengalaman manusia normal,” sembari tetap “setia pada akar keduniawiannya.”

Sebagai ganti bunga, keluarga Patrick Stewart mengajak semua pihak untuk menyalurkan donasi peringatan kepada Johns Hopkins Alzheimer’s Disease Research Center Fund dan Alzheimer’s Foundation of America Caregiver Resources. Patrick Stewart meninggalkan istri tercintanya, Sunny Ozell, serta dua anaknya, Daniel dan Sophie.

Kepergian Patrick Stewart menjadi momen refleksi bagi penggemar waralaba Star Trek dan Marvel. Bagi banyak orang, sosoknya bukan sekadar aktor, melainkan representasi dari karakter-karakter yang telah menemani perjalanan panjang dunia hiburan modern. Peran terakhirnya dalam Avengers: Doomsday akan menjadi penutup yang pantas untuk karier gemilangnya.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.