📑 Daftar Isi

Ilustrasi syarat monetisasi YouTube yang lebih tinggi untuk kreator baru mulai Februari

YouTube Perketat Syarat Monetisasi Kreator Mulai 1 Februari

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • YouTube menaikkan syarat monetisasi kreator baru mulai 1 Februari
  • Kreator baru perlu 8.000 jam tayang atau 20 juta views Shorts dalam 90 hari
  • Kreator lama di YouTube Partner Program tidak terpengaruh perubahan ini
  • Kreator Shorts harus mempertahankan 10 juta views per 90 hari untuk pendapatan Shorts Creators Pool
  • YouTube memperluas Premium Lite ke semua negara dengan YouTube Premium
  • Pembagian pendapatan langganan 55% untuk long-form dan 45% untuk Shorts
  • X dan Facebook juga merevisi program monetisasi kreator mereka

Telset.id – YouTube mengumumkan perubahan signifikan pada syarat monetisasi bagi kreator baru yang ingin mulai menghasilkan uang dari iklan dan langganan. Ambang batas yang diberlakukan kini lebih tinggi, dengan kreator baru wajib memiliki minimal 8.000 jam tayang berkualitas dalam setahun terakhir atau 20 juta views Shorts yang memenuhi syarat dalam 90 hari terakhir. Kebijakan ini mulai berlaku pada 1 Februari mendatang.

Perubahan ini berdampak langsung pada kreator yang berencana bergabung dengan YouTube Partner Program. Sebelumnya, kreator hanya perlu memenuhi 1.000 subscriber dan 4.000 jam tayang dalam setahun, atau 1.000 subscriber dan 10 juta views Shorts dalam 90 hari. Dengan aturan baru, persyaratan jumlah views menjadi fokus utama, sementara ketentuan subscriber tidak lagi disebutkan secara eksplisit.

Kebijakan ini membuat lebih sulit bagi kreator baru untuk masuk ke program monetisasi, terutama bagi kreator Shorts. YouTube menyatakan bahwa perubahan ini bertujuan untuk “mengikuti perkembangan YouTube, yang kini mencatat lebih dari 200 miliar views Shorts harian dan lebih dari satu miliar jam waktu tonton di TV” setiap hari.

Perusahaan milik Google itu menegaskan bahwa pembaruan ini tidak akan berdampak pada kreator yang sudah menjadi anggota YouTube Partner Program. Kreator yang sudah terdaftar tetap dapat menikmati skema monetisasi yang berlaku sebelumnya tanpa harus memenuhi ambang batas baru.

Perubahan Skema Pendapatan Shorts

Selain menaikkan syarat masuk, YouTube juga mengubah ketentuan pendapatan dari Shorts Creators Pool. Kreator kini harus mempertahankan 10 juta views Shorts dalam periode 90 hari untuk bisa terus menghasilkan uang melalui skema tersebut.

Kanal yang berada di bawah ambang batas ini tetap akan bertahan di partner program dan terus mendapatkan pendapatan dari konten long-form. Pendapatan dari Shorts akan kembali aktif setelah kreator melampaui 10 juta views lagi. Dengan demikian, kreator Shorts dituntut untuk konsisten menghadirkan konten yang mampu menarik audiens dalam jumlah besar secara berkelanjutan.

Peningkatan ambang batas ini memberikan tekanan lebih besar pada kemampuan kreator untuk secara konsisten mendatangkan audiens besar sebelum bisa meraup pendapatan. Kondisi ini berpotensi mengurangi jumlah pendatang baru yang mampu memonetisasi konten mereka di platform.

Ekspansi Premium Lite

Bersamaan dengan pengumuman tersebut, YouTube juga memperluas layanan Premium Lite ke semua negara tempat YouTube Premium tersedia. Langkah ini dilakukan untuk menjangkau lebih banyak pelanggan dengan opsi berlangganan yang lebih terjangkau.

Kreator akan menerima bagian dari pendapatan langganan berdasarkan waktu tonton dan views anggota, dengan pembagian 55 persen untuk kreator konten long-form dan 45 persen untuk kreator Shorts. YouTube menulis dalam blog post-nya bahwa dengan tambahan pelanggan ini, kreator dapat mengharapkan pendapatan yang lebih tinggi.

“Ketika pengguna mendaftar Premium, partner rata-rata mendapatkan pendapatan lebih banyak dibandingkan saat pengguna menonton iklan,” tulis perusahaan tersebut. Premium Lite menawarkan pengalaman bebas iklan di sebagian besar video, serta kemampuan mengunduh video untuk ditonton secara offline dan memutar video di latar belakang.

Perubahan kebijakan YouTube ini terjadi di tengah tren industri yang lebih luas. Platform media sosial lain juga tengah merevisi program penghargaan kreator mereka. Elon Musk baru-baru ini mengubah pedoman pembayaran X dengan hanya memberi reward pada konten orisinal. Sementara itu, Facebook juga meluncurkan program monetisasi baru untuk menarik kreator dari TikTok dan YouTube.

Bagi kreator yang ingin tetap bertahan, strategi konten jangka panjang menjadi kunci. Kreator juga perlu mencermati berbagai aturan konten AI yang turut diperketat dalam program monetisasi. Selain itu, penting untuk memahami bagaimana regulasi konten dapat memengaruhi keberlangsungan kanal.

Keputusan YouTube menaikkan ambang batas monetisasi menegaskan arah platform yang semakin selektif terhadap kreator yang dapat menghasilkan pendapatan. Kreator baru harus bekerja lebih keras untuk membangun audiens sebelum dapat menikmati hasil monetisasi, sementara kreator Shorts dituntut menjaga konsistensi views mereka.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.