Virus Corona Melanda, Nasib Aturan IMEI Bagaimana?

Aturan IMEI Virus Corona

Telset.id, Jakarta – Wabah Virus Corona di Indonesia mengakibatkan pemerintah menghapus atau memundurkan sebuah kegiatan. Lantas bagaimana nasib aturan IMEI yang akan diberlakukan pada bulan April nanti?

Seperti diketahui bahwa tidak lama lagi aturan IMEI akan berlaku pada tanggal 18 April 2020 mendatang. Namun hingga saat ini Indonesia sedang berjuang melawan wabah Corona yang telah menginfeksi 790 orang di tanah air.

{Baca juga: Aturan IMEI Minim Sosialiasi, Konsumen Jadi Korban?}

Tim Telset.id menghubungi Dirjen SDPPI Kominfo untuk mengonfirmasi nasib aturan IMEI di tengah wabah corona. Secara singkat Ismail hanya mengatakan jika penerapannya masih sesuai jadwal.

Saat ini Kominfo baru selesai menggelar konsultasi publik mengenai mengenai Rancangan Peraturan Menteri (RPM) aturan IMEI.

“Sejauh ini masih on schedule,” kata Ismail kepada Tim Telset.id pada Kamis (26/03/2020).

Hal serupa juga dikatakan oleh Janu Suryanto selaku Kepala Pusat Data dan Informasi  (Pusdatin) Kemenperin. Menurut Janu pemberlakukan aturan IMEI tetap sesuai jadwal walaupun wabah Virus Corona melanda.

Janu melaporkan jika operator sedang melakukan lelang pengadaan sistem Equipment Identity Register (EIR). Seharusnya tanggal 24 Maret kemarin operator seluler telah menyelesaikan lelang mereka.

“Ya, jadwal tetap berlaku. Para operator sedang lelang pengadaan EIR per individu. Insyallah tanggal 24 Maret 2020 sudah ada pemenangnya,” tutur Janu.

Sebelumnya, para menteri kala itu seperti Menkominfo Rudiantara, Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto, dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita telah resmi menandatangani regulasi IMEI pada Jumat (18/10) pagi di kantor Kemenperin Jakarta. Rencananya aturan tersebut akan berlaku pada tanggal 18 April 2020 mendatang.

{Baca juga: Aturan IMEI Berlaku Sebulan Lagi, Pemerintah Gelar “Konsultasi RPM”}

Namun menjelang penerapan aturant tersebut Indonesia sedang berjuang melawan penyebaran Virus Corona. Tercatat hingga Rabu (25/03/2020) sudah ada 790 orang terinfeksi Covid-19 dimana 59 meninggal dunia dan 31 orang telah sembuh dari virus tersebut. [NM/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here