Uni Eropa Desak Google dkk Lebih Gencar Berantas Hoaks

Pelanggaran Privasi

Telset.id, Jakarta – Uni Eropa menyatakan bahwa perusahaan teknologi seperti Google, Facebook, Twitter, dan Mozilla harus lebih berupaya untuk memberantas berita palsu alias hoaks. Pasalnya, di beberapa kawasan Eropa kini telah memasuki musim pemilihan umum (pemilu).

Dilansir Reuters, seperti dikutip Telset.id pada Rabu (30/1/2019), selain perusahaan teknologi, perusahaan dan lembaga yang berkaitan dengan industri periklanan pun sudah melakukan penandatangan kode perilaku terkait aturan yang sama dengan Uni Eropa.

Eksekutif Uni Eropa mengatakan bahwa para penandatangan kode praktik telah mengambil langkah-langkah untuk menghapus akun palsu dan membatasi situs yang mempromosikan hoaks. Namun, usaha itu dianggap kurang dan membutuhkan aksi serupa yang lebih nyata.

{Baca juga: Tegas! WhatsApp Blokir Akun Penyebar Hoaks}

Parlemen Eropa akan mengadakan pemilu pada Mei 2019 mendatang. Pemilihan tersebut membuat negara-negara seperti Belgia, Denmark, Estonia, Finlandia, Yunani, Polandia, Portugal, dan Ukraina akan melakukan pesta demokrasi serupa dalam beberapa bulan ke depan.

Sebelumnya, terdapat tuduhan kepada Rusia yang menyebarkan informasi palsu untuk memengaruhi pemilihan presiden AS dan referendum Inggris mengenai keanggotaan Uni Eropa pada 2016. Rusia juga dianggap campur tangan dalam pemilihan nasional Jerman 2017.

{Baca juga: Lawan Hoaks, Facebook Tambah “Pasukan Perang”}

Komisi meminta kepada Facebook untuk memberi penjelasan lebih lanjut tentang bagaimana cara menggunakan alat-alat yang dihadirkan untuk melawan berita palsu. Komisi pun mengatakan kepada Google untuk memperluas upaya pemberantasan ke lebih banyak negara Uni Eropa.

Terhadap Twitter, komisi menuntut rincian lebih lanjut tentang langkah-langkah memberantas hoaks. Terakhir, untuk peramban Mozilla, komisi mengharuskan penyediaan lebih banyak informasi tentang pembatasan rincian kegiatan pengguna dalam berselancar di internet. [SN/IF]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here