Masyarakat Dilarang Mudik, Trafik Internet Smartfren Langsung Naik

Internet Smartfren

Telset.id, Jakarta – Masyarakat dilarang mudik untuk mencegah penyebaran Covid-19 atau virus corona di Indonesia. Rupanya, hal tersebut membuat trafik internet Smartfren meningkat cukup signifikan.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Telset.id pada Senin (27/04/2020), VP Technology Relations Smartfren, Munir Syahda Prabowo memprediksi adanya kenaikan trafik internet selama bulan Ramadan, terutama karena kebijakan PSBB dan larangan untuk mudik.

“Kenaikan trafik data mungkin bisa mencapai 20% karena peningkatan pengguna layanan video streaming, musik dan gaming,” kata Munir.

{Baca juga : Imbas “Work From Home”, Trafik Smartfren Naik 15%}

Sebenarnya, sejak pemberlakukan work from home atau WFH, terjadi kenaikan trafik internet sampai 10% hingga 15%. Kenaikan tersebut karena para karyawan, siswa dan mahasiswa memanfaatkan internet untuk bekerja dan belajar dari rumah.

“Saat diberlakukannya WFH ada kenaikan sebesar 10 sampai 15% trafik layanan data,” tutur Munir.

Smartfren telah mempersiapkan secara teknis maupun operasional jaringan mereka mulai ketika WFH, bulan Ramadan sampai Idul Fitri. Caranya, dengan memastikan kecukupan kapasitas dan kualitas jaringan, melakukan pengaturan route traffic, monitoring intensif dari Network Operation Center (NOC) selama 7 hari 24 jam dan menyiagakan tim khusus untuk gerak cepat ke lapangan.

“Hal ini disiapkan demi memastikan kenyamanan pelanggan saat menggunakan layanan internet dari Smartfren,” tutur Munir.

Sebelumnya, Smartfren menawarkan paket unlimited mingguan. Paket yang dimaksud adalah paket unlimited 7 GB dan paket unlimited 14 GB. Masing-masing paket memiliki masa berlaku 7 hari dan 14 hari dengan batas pemakaian wajar atau Fair Usage Policy (FUP) 1 GB per hari. Harga paket tersebut sebesar Rp 20 ribu dan Rp 40 ribu.

{Baca juga: Smartfren Tawarkan Paket Unlimited Murah, Harga Mulai Rp 20 Ribu}

Kedua paket tersebut menambah daftar paket unlimited yang ditawarkan Smartfren, seperti paket harian 1 GB seharga Rp 9 ribu, paket bulanan hari Rp 50 ribu, paket bulanan Rp 75 ribu, dan paket bulanan Rp 100 ribu. (NM/MF)

Previous articleDianggap Berbahaya, Twitter Hapus Cuitan “Teori Konspirasi 5G”
Next articleLG Velvet Meluncur Sebentar Lagi, Catat Tanggalnya!

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here