Sering Blusukan, Persiapan “Nyalon” Presiden, Zuck?

Mark Zuckerberg mengunjungi pabrik Ford (dok. Facebook)

Telset.id, Jakarta – Sudah menjadi pemandangan biasa jika menjelang Pemilu, para politisi di Indonesia semakin sering “blusukan”. Entah terinspirasi dengan hal itu, bos Facebook Mark Zuckerberg akhir-akhir ini juga nampak semakin sering melakukan aktifitas di luar pekerjaannya sebagai CEO Facebook.

Spekulasi pun akhirnya berkembang liar, katanya hal itu dilakukan sebagai langkah awal Zuckerberg menuju Gedung Putih. Tak salah memang, karena kegiatan di luar ruang seperti yang dilakukan Zuckerberg sekarang lebih mirip artis atau politisi yang sedang pencitraan.

Seperti diketahui, pria yang biasa disapa Zuck itu sedang giat-giatnya melakukan kegiatan di luar tugasnya sebagai CEO Facebook. Tahun ini, Zuck menargetkan bisa berkeliling ke 50 negara bagian Amerika Serikat.

Dalam kunjungan-kunjungannya tersebut, Zuck banyak tampil di depan public, seperti makan malam dengan warga, mendatangi pabrik-pabrik, bertemu beragam komunitas, dan lainnya. Semua aktivitasnya itu dia pamer di akun Facebook resminya. Misalnya foto saat Zuck makan sandwich di salah satu restoran lokal, foto ini di-share ratusan ribu kali.

Aktifitas blusukannya yang meningkat, membuat Zuck banyak dikritik. Banyak yang mempertanyakan kepentingannya melakukan kegiatan di luar tugasnya sebagai orang nomor satu di Facebook.

“Dia berkunjung seperti para politisi. Bukannya bertemu dengan pemimpin perusahaan lain yang jadi klien iklan Facebook, dia malah bertemu warga,” ujar John Shinal, kolumnis teknologi di CNBC.

“Biasanya hal itu dilakukan oleh eksekutif yang sudah masuk masa pensiun, atau yang ingin mencari tantangan selanjutnya. Tapi Zuckerberg masih relatif sangat muda untuk melakukan itu,” lanjut dia melontarkan kritikannya pada Zuck.

Kebiasaan baru Zuck ini memang tidak ada salahnya. Namun karena aktifitas tersebut dilakukan cukup sering, maka banyak orang yang berspekulasi bahwa dia sedang persiapan untuk terjun ke politik. Zuck memang disebut-sebut ingin mencalonkan diri sebagai capres AS.

Bisnis Facebook saat ini memang sedang bagus-bagusnya, maka tak heran jika Zuck cukup pede untuk ikut mencalonkan diri jadi capres. Dengan pundi-pundi yang kian gemuk, sehingga membuatnya cukup santai melakukan aktifitas di luar tugasnya sebagai CEO.

Para investor di Facebook juga nampaknya tidak terlalu keberatan dengan aktifitas baru Zuck. Dengan bisnisnya yang semakin mengkilat, ditambah melonjaknya harga saham Facebook sebesar 30% di tahun 2017, tak ada alasan bagi para investor untuk memprotes aktifitas Zuck.[HBS]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here