šŸ“‘ Daftar Isi

Dua orang melihat ponsel Android dengan gelembung chat di layar, menggambarkan peralihan dari Samsung Messages ke Google Messages.

Samsung Messages Mati Juli 2026, Google Messages Jadi Penggantinya

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø4 menit membaca
Bagikan:
  • Samsung Messages resmi dihentikan pada 6 Juli 2026 untuk perangkat Android 12 ke atas di AS
  • Google Messages menjadi pengganti utama dengan fitur RCS andal, enkripsi, dan integrasi lintas perangkat
  • Google menambahkan fitur "Chat themes" untuk personalisasi percakapan
  • Pengguna kehilangan fitur organisasi seperti folder chat dan penghapusan otomatis
  • Google Messages adalah satu-satunya aplikasi Android yang mendukung penuh RCS
  • Transisi ini menguntungkan secara teknis tetapi masih ada celah fitur organisasi yang perlu diperbaiki Google

Telset.id – Samsung Messages resmi akan dihentikan pada 6 Juli 2026 di perangkat AS yang menjalankan Android 12 atau lebih baru, memaksa jutaan pengguna beralih ke Google Messages sebagai aplikasi perpesanan default. Keputusan ini bukan sekadar perubahan aplikasi, melainkan pergeseran ekosistem yang membawa keuntungan sekaligus pengorbanan bagi pengguna setia Samsung.

Konfirmasi ini muncul langsung dari halaman dukungan resmi Samsung di AS. Pengguna yang masih setia dengan Samsung Messages harus bersiap pindah, dan Google Messages menjadi satu-satunya tujuan yang disarankan. Langkah ini sebenarnya sudah terlihat sejak beberapa waktu lalu, mengingat ponsel Galaxy terbaru sudah tidak lagi menyertakan Samsung Messages sejak awal.

Apa yang Ditawarkan Google Messages?

Google Messages kini mulai menambahkan fitur personalisasi yang selama ini menjadi andalan Samsung Messages. Fitur bernama ā€œChat themesā€ akan menggantikan opsi ā€œChange colorsā€ yang sebelumnya sangat sederhana. Dengan fitur baru ini, pengguna bisa memilih palet warna berbeda untuk setiap percakapan, ditambah wallpaper kustom yang bisa diambil dari galeri pribadi.

Ini adalah langkah yang tepat waktu. Google merilis fitur tema ini tepat di saat pengguna Samsung mulai dipaksa pindah. Bukan sekadar hadiah, ini lebih seperti alas kaki agar transisi terasa lebih mulus. Selama bertahun-tahun, pengguna Samsung menikmati kebebasan mengatur tampilan chat sesuai selera, dan kini Google akhirnya mengejar ketertinggalan tersebut.

More customizations options are coming to Google Messages.

Keuntungan yang Didapat Setelah Beralih

Di balik perpindahan paksa ini, ada beberapa keuntungan substansial yang ditawarkan Google Messages. Pertama dan terutama adalah dukungan RCS (Rich Communication Services) yang bekerja sebagaimana mestinya. Pengguna bisa menikmati berbagi foto dan video berkualitas tinggi, indikator pengetikan, tanda terima baca, reaksi, dan yang terpenting, berkirim pesan dengan pengguna iPhone secara lebih andal.

Keamanan juga menjadi nilai tambah. Google Messages menyertakan enkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end encryption), filter spam dan scam yang kuat, serta kemampuan untuk melanjutkan percakapan di tablet, smartwatch, atau web. Bagi pengguna yang sering berpindah perangkat, fitur ini sangat berguna.

Dengan hadirnya Chat themes, celah terbesar Google Messages dibanding Samsung Messages perlahan mulai tertutup. Aplikasi ini kini tidak hanya andal secara teknis, tetapi juga mulai menarik secara visual.

Google Messages interface showing typing indicators and read receipts on a chat screen.

Apa yang Sebenarnya Hilang?

Namun, perpindahan ini tidak gratis. Ada beberapa fitur organisasi yang hilang dan tidak bisa digantikan hanya dengan tema baru. Samsung Messages memungkinkan pengguna memasukkan chat ke dalam folder dan mengatur penghapusan otomatis pesan lama. Ini adalah alat organisasi, bukan sekadar hiasan. Tema wallpaper yang cantik tidak akan membantu Anda menemukan percakapan yang terkubur di bawah puluhan grup chat.

Selain itu, tidak ada jaminan tema Samsung yang sudah Anda kustomisasi akan ikut terbawa saat pindah ke Google Messages. Anda mungkin harus membangun ulang pengaturan dari awal. Ini menjadi catatan penting, terutama bagi pengguna yang sudah bertahun-tahun mengatur tampilan chat sesuai keinginan.

Perlu dicatat bahwa Google Messages adalah satu-satunya aplikasi Android yang mendukung penuh RCS. Bagi sebagian besar pengguna di AS, ini bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Dan justru karena itulah setiap kekurangan terasa lebih menyakitkan. Ketika Anda dipaksa pindah, Anda akan memperhatikan setiap hal yang tidak bisa dilakukan aplikasi baru.

Apakah Transisi Ini Layak?

Dari sisi fungsionalitas, jawabannya adalah ya. RCS yang andal dan kemampuan berkirim pesan lintas perangkat jauh lebih penting daripada sekadar sistem folder. Bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan Google Messages, keandalan jauh lebih berharga daripada tampilan yang lebih cantik tetapi sering bermasalah pada fungsi dasar.

Namun, Google tidak boleh berpuas diri. Chat themes adalah kemenangan mudah, fitur yang menyenangkan dan mudah didemonstrasikan. Masalah yang lebih sulit dan jauh lebih berguna, seperti organisasi chat yang sesungguhnya dan kategorisasi pesan, masih belum tersentuh. Google lebih sibuk ā€œmengecatā€ daripada menyelesaikan masalah fundamental.

Menutup celah organisasi inilah yang sebenarnya akan memenangkan hati pengguna setia Samsung. Warna-warna cantik saja tidak cukup.

Keputusan Samsung mematikan Samsung Messages adalah langkah besar yang akan memengaruhi jutaan pengguna. Bagi yang sudah bertahun-tahun menikmati kebebasan kustomisasi dan sistem folder, transisi ini mungkin terasa pahit. Namun, dari segi keandalan dan fitur modern seperti RCS dan enkripsi, Google Messages jelas merupakan pilihan yang lebih baik.

Yang perlu diingat, Google masih punya pekerjaan rumah. Fitur organisasi chat perlu segera dihadirkan agar pengguna Samsung yang ā€œterpaksaā€ pindah benar-benar merasa diterima, bukan sekadar dipindahkan.

Komentar

Belum ada komentar.