Samsung Akhiri Tahun 2017 dengan Pecahkan Rekor Pendapatan

Telset.id, Jakarta – Samsung baru saja mengumumkan laporan keuangannya di kuartal 4 2017. Raksasa elektronik asal Korea Selatan ini mengatakan bahwa keuntungan yang diraup sepanjang kuartal keempat tahun ini telah melampaui rekor pendapatan.

Korea Herald melaporkan bahwa peningkatan keuntungan Samsung di kuartal keempat 2017 mencapai angka 63,8 persen. Laba perusahaan diperkirakan mencapai USD 14,1 miliar, atau sekitar Rp 191,5 triliun pada periode Oktober – Desember 2017.

Keuntungan ini meningkat USD 8,6 miliar atau sekitar Rp 116,8 triliun jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya di tahun yang sama. Dengan pencapaian ini, Samsung berhasil memecahkan rekor pendapatan mereka di tahun lalu.

[Baca juga: Samsung Notebook 9 Pen, “Kawin Silang” Note 8 dengan Laptop]

Meningkatnya pendapatan Samsung ini disebutkan karena adanya lonjakan global di industri chipset. Hal ini ditunjukkan dengan melonjaknya penjualan chip sebesar 23,8 persen selama kuartal 4 2017.

Namun, hasil ini ternyata masih dibawah ekspektasi para analis. Pasalnya, berdasarkan hasil survei terhadap 19 perusahaan broker yang dilakukan oleh Yonhap Infomax, Samsung diperkirakan bisa meraup laba sebesar USD 14,9 miliar, atau sekitar Rp 202,4 triliun.

Sedangkan jika ditotal, Samsung mengatakan bahwa keuntungan mereka akan meningkat sebesar 83,3 persen. Jika dikonversikan menjadi satuan mata uang, nilainya mencapai USD 50 miliar, atau sekitar Rp 679,2 triliun.

Sedangkan untuk penjualan selama satu tahun penuh akan mengalami peningkatan di angka USD 224 miliar atau sekitar Rp 3.043 triliun, meningkat 15,7 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

[Baca juga: Samsung Galaxy S9 dan S9 Plus Akan Miliki 6 Varian Memori]

Namun sayang, perusahaan yang bermarkas di Suwon, Provinsi Gyeonggi, Korea Selatan itu tidak memberikan rincian terkait divisi bisnis mereka. Dan laporan lengkap mengenai hal tersebut baru akan disampaikan pada akhir bulan ini.

Analis memperkirakan laba operasi bisnis semikonduktor Samsung telah melampaui USD 9,3 miliar atau sekitar Rp 126,3 triliun untuk pertama kalinya di kuartal keempat.

Terakhir, Samsung mengatakan bahwa pada tahun ini, mereka juga menargetkan adanya peningkatan laba, sama seperti tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan bisnis smartphone, chipset, layar, dan lainnya diperkirakan akan terus meningkat. [NC/HBS]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here