Rambah Bisnis Marketplace, Alfaonline Berubah Jadi Alfacart

Telset.id, Jakarta  – Setelah eksis sejak 2013, Alfaonline berganti wujud menjadi Alfacart.com. Setelah transformasi ini, Alfacart.com mengusung konsep baru sebagai e-commerce sekaligus marketplace.

Alfacart.com kini memosisikan dirinya sebagai e-commerce, sekaligus marketplace bagi para pengusaha dari beragam skala dan jenis bisnis dalam memasarkan produk-produknya melalui pendekatan digital.

Dalam menjalankan bisnisnya, Alfacart.com akan fokus pada empat kategori produk, yaitu fashion, gadget dan elektronik, kebutuhan pokok harian, dan gaya hidup. Dengan didukung lebih dari 7000 toko Alfamart di seluruh Indonesia, Alfacart.com berambisi jadi pemain besar di bisnis marketplace dan e-commerce.

“Kami bertekad, inovasi dan kemudahan dalam pembayaran, pengantaran barang dan pengambilan barang, serta komitmen dengan mitra bisnis, akan mampu meningkatkan gairah perniagaan digital yang berdampak pada semakin tumbuhnya bisnis e-Dagang di Indonesia,” ujar Catherine Hindra Sutjahyo, Chief Executive Officer, Alfacart.com, dalam keterangan persnya.

Menurut Catherine, keunggulan dari Alfacart adalah beragam fasilitas yang tersedia, serta pendekatan dalam mengedukasi mitra, terutama dari skala bisnis mikro.

Selain itu, jaringan yang luas dari Alfamart sebagai induk perusahaan juga menjadi keunggulan Alfacart, karena dapat menjangkau hingga pelosok Indonesia yang masih sering terkendala ekspedisi barang dan mekanisme pembayaran melalui transaksi perbankan.

“Fasilitas belanja online bayar offline atau populer dengan istilah Online to Offline (O2O) menjadi alternatif terbaik yang kami tawarkan kepada masyarakat, agar mereka yang belum memiliki akun perbankan dapat menikmati manfaat belanja online,” terangnya.

Setelah memilih dan memesan barang yang hendak dibeli secara online di www.alfacart.com atau aplikasi mobile yang telah diunduh di smartphone, konsumen dapat melakukan pembayaran secara tunai melalui layanan Cash-on-Delivery (COD) atau membayar langsung di kasir toko Alfamart yang dikehendaki.

Sementara itu, Haryo Suryo Putro, Chief Operating Officer & Chief Marketing Officer, Alfacart.com menambahkan, dengan fasilitas tersebut, masyarakat yang karena kendala geografis belum dapat terjangkau oleh layanan pembayaran tunai.

“Luasnya jaringan Alfamart yang mendukung kami, menjadikan pemesan dapat pergi ke toko Alfamart terdekat untuk melakukan pembayaran tunai sekaligus layanan pengambilan barang, Pick Up Point, yang kami tawarkan sebagai solusi,” jelas Haryo.

Selain itu, konsumen terbebas dari biaya pengiriman, aman karena konsumen mendapatkan kepastian tentang kondisi dari produk yang dipesan, dan lebih fleksibel karena waktu dan lokasi pengambilan dapat ditentukan sendiri oleh konsumen.[HBS]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here