Presiden Jokowi Ingatkan Dampak Revolusi 4.0

Telset.id, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir menimbulkan berbagai dampak, baik positif maupun negatif.

Untuk itu, Presiden Jokowi mengajak para intelektual muslim yang tergabung dalam Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) mengantisipasi dampak tersebut.

Menurut Jokowi, dampak positifnya adalah manfaat nyata untuk membantu meningkatkan kualitas hidup manusia yang bisa dirasakan secara langsung.

Sedangkan dampak negatifnya adalah timbulnya fitnah dari penyebaran berita palsu (hoax) dan saling mencela orang lain melalui media sosial (medsos) akibat penggunaan teknologi tak bertanggungjawab.

Baca juga: Ini Dampak Internet Menurut Ilham Habibie

“Sebagai contoh keterbukaan informasi media sosial ada manfaatnya, tapi juga banyak merusaknya. Fitnah-fitnah lewat sana, saling mencela lewat sana, saling menjelekkan lewat sana,” ujar Presiden Jokowi, Sabtu (25/8/2018).

Disamping itu, Jokowi juga mengingatkan dampak perkembangan revolusi industri keempat (4.0) yang dikatakan memiliki dampak ribuan kali lebih besar dibanding revolusi industri pertama. Untuk itu dia mengajak

“Artinya sebentar lagi akan terjadi perubahan besar-besaran di dunia yang ini akan mengubah interaksi dalam hidup sehari-sehari. Oleh sebab itu, semua harus betul-betul mengantisipasi ini,” imbuh dia.

Dia berpendapat, para intelektual muslim di Indonesia seharusnya berani terjun ke bidang-bidang yang berkaitan dengan inovasi ilmu pengetahuan. Dengan begitu, potensi bangsa bisa dimenfaatkan dengan optimal.

Baca juga: Presiden Ingin UMKM Promosikan Barang Secara Online

Hal tersebut dinilai juga sesuai dengan semangat kemajuan peradaban Islam sekitar 15 abad lalu, ketika kerajaan-kerajaannya berada dalam puncak kejayaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Tadi sudah disampaikan Pak Kiai bahwa 15 abad yang lalu peradaban Islam berada pada posisi yang paling tinggi. Kenapa tidak sekarang kita juga memperebutkan itu kembali? Banyak kesempatan yang bisa kita lakukan saat ini untuk melakukan perubahan-perubahan,” tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here