Persaingan Raksasa Ritel Online Memanas, eBay Tuntut Amazon

Telset.id, Jakarta – Persaingan ritel online di Amerika Serikat (AS) semakin memanas akibat perseteruan eBay dan Amazon. Belum lama ini eBay menuduh Amazon melakukan kampanye untuk mencaplok penjual pihak ketiganya (third party seller).

Kini raksasa ritel online itu mengajukan gugatan di pengadilan California untuk melarang Amazon menyalahgunakan platform-nya.

Sebelum melakukan gugatan, eBay mengaku sudah mengirim surat peringatan (cease and desist letter) ke pesaing terbesarnya awal bulan ini.

Alasannya karyawan Amazon menggunakan fitur pesan eBay untuk mencoba merekrut penjual pihak ketiga supaya bergabung dengan Amazon Marketplace, platform penjualan mereka. Pihak Amazon berkilah dengan mengatakan bahwa mereka telah melakukan penyelidikan menyeluruh atas tuduhan tersebut.

Saat ini eBay sedang menghitung kerugian materi yang disebabkan oleh potensi kehilangan penjualan akibat ulah karyawan pesaingnya itu. Kedua perusahaan memperoleh pendapatan dari komisi penjualan di platform mereka.

Tetapi Amazon menghasilkan pendapatan lebih besar dari menyediakan stok, pengiriman, dan dukungan logistik kemasan lainnya kepada penjual tersebut.

eBay menyatakan bahwa Amazon mengatur upaya pencaplokan ilegal ini dari kantor pusatnya. Upaya serupa, kata eBay, juga digunakan Amazon di seluruh AS, sebagian Eropa, Singapura dan Australia.

Menurut persyaratan layanan eBay, Anda tidak dapat menggunakan sistem pesan untuk melakukan atau mempromosikan bisnis luar atau mengirim spam kepada pembeli dan penjual lainnya.

Namun, perwakilan Amazon diklaim kerap mengirim hingga120 pesan dengan satu akun eBay tanpa membeli atau menjual barang apa pun di situs tersebut.

“Selama bertahun-tahun, dan tanpa sepengetahuan kami, Amazon telah terlibat dalam upaya sistematis, terkoordinasi untuk menyusup dan mengeksploitasi sistem M2M milik eBay di platform kami untuk memikat penjual top eBay ke Amazon,” kata eBay dalam komplainnya, seperti dilansir The Verge, Jumat (19/10/2018).

Walaupun sebelumnya menargetkan penjual yang berbeda, namun seiring perjalanan bisnis, penjual di platform dua perusahaan ini menjadi tumpang tindih. Ini karena Amazon telah melakukan diversifikasi operasi ritelnya untuk memasukkan penjual pihak ketiga yang dapat menjual produk langsung ke konsumen.

Disisi lain, eBay telah berkembang dari situs lelang untuk barang bekas menjadi tempat di mana perusahaan dapat membuat seluruh operasi e-commerce. Ini berarti kedua perusahaan sudah saling bersaing secara langsung. [WS/HBS]

Sumber: The Verge

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here