LeEco Bangun Kawasan Eco-Experience Senilai USD 3 Miliar

Telset.id, Jakarta – Konglomerasi global internet dan teknologi LeEco mengumumkan perencanaan pembangunan Kawasan Eco Experience LeSEE senilai 20 miliar yuan (USD 3 miliar). Kompleks industri dan pariwisata skala besar ini terdiri dari fasilitas canggih manufaktur mobil listrik, kantor serta ruang pameran dan tempat wisata.

Selain itu, LeEco juga mengumumkan sebuah proyek kerjasama ekologi keuangan Internet serta dana industri mobil pintar. Terletak di dataran tinggi Moganshan High dan Zona Baru Pengembangan Teknologi di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Cina, Kawasan Manufaktur LeSEE akan menjadi basis produksi mobil listrik paling maju di dunia dengan produksi tahunan diproyeksikan mencapai 400.000 kendaraan.

Investasi Kawasan Manufaktur LeSEE untuk tahap 1 ditetapkan sebesar 6 miliar yuan (US$ 903 juta) dengan target kapasitas produksi tahunan 200.000 kendaraan. Lalu investasi tahap 2 dijadwalkan akan dikeluarkan dua tahun kemudian sebesar dua kali lipat nilai investasi dan kapasitas produksi dari tahap 1.

Pendiri, Komisaris Utama dan CEO LeEco, Jia Yueting, mengungkapkan bahwa setelah Kawasan Eco Experience selesai dibangun, mobil pintar LeSEE akan menjadi produksi pertama mobil D-class dengan hak kekayaan intelektual independen yang berasal dari Cina.Hal ini merupakan pencapaian signifikan bagi industri mobil Cina.

Selain itu, LeEco juga membangun sebuah kawasan bisnis yang terdiri dari kantor serta taman festival bertema unsur-unsur LeSports, Le Music serta berbagai seri TV/film dari Ekosistem LeEco untuk layanan dan konten.

Menurut rencana, semua kendaraan yang akan digunakan di “eco-town otomotif” adalah mobil listrik, car sharing, dan dikendarai dengan teknologi autonomous lewat 36/F The Octagon, 6 Sha Tsui Road, Tsuen Wan, New Territories, Hong Kong layanan internet.

Lebih dari itu, LeEco juga menambahkan berbagai konten menarik, seperti musik, olahraga, film, dan lain sebagainya, untuk memaksimalkan pemanfaatan kota tersebut sambil memperkenalkan model eco dan membantu transformasi ekonomi lokal menuju era internet.

Jia Yueting juga mengatakan: “Proyek Moganshan akan terbuka untuk semua mitra strategis LeEco termasuk Faraday Future (FF) dalam hal pameran dan pemasaran produk, car sharing, pembiayaan otomotif, dll. Selain itu, LeEco dan FF akan meningkatkan kemitraan strategis global dalam hal manufaktur, R&D, pengembangan produk IOV (Internet of Vehicles), rantai pasokan, pengembangan pasar, channel, layanan purna jual dan fasilitas charging”.

Dalam beberapa tahun terakhir, industri internet terus mendorong dan mempercepat transformasi industri tradisional, sehingga penggabungan “Internet + mobil” telah menjadi proposisi populer bagi pemerintah di semua tingkatan dan industri.

Tapi LeEco adalah satu-satunya perusahaan internet yang masuk ke industri mobil, memimpin pada setiap tahapan, dan mendobrak maju dengan peningkatan berkelanjutan. Hal ini dimungkinkan karena DNA LeEco sebagai perusahaan internet, serta keunggulannya di Ekosistem Le yang unik.

Ekosistem Mandiri LeEco telah memberikan nilai tambah ke seluruh mata rantai industri, termasuk R&D mobil listrik internet cerdas, manufaktur, pemasaran, kendaraan internet (IOV), intelligent driving, solusi charging, layanan purna jual, ridesharing, dan operasi sosial.

LeEco memiliki tim mobil global lebih dari 1,000 elit profesional industri yang bekerja di kantor dan pabrik di Beijing, Shanghai, Silicon Valley, Los Angeles dan Jerman. Keberhasilan Kawasan Eco-Experience LeSEE akan menandai babak baru untuk proyek SEE. Hal ini juga akan menetapkan standar baru bagi model industri “Internet + mobil.” (MS)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -