Telset.id โ Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melakukan perombakan jajaran kepemimpinan di lingkungan humas. Farida Dewi Maharani resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Biro Humas Komdigi, menggantikan Rhina Anita Ernita Martono yang telah mengabdi lebih dari empat tahun.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengumumkan langsung pergantian tersebut di Kantor Komdigi, Jakarta Pusat, pada Senin lalu. Dalam kesempatan itu, Meutya mengonfirmasi bahwa Rhina Anita akan mengemban amanat baru untuk memimpin Kesekretariatan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
โUntuk Ibu Rhina, Beliau setelah empat tahun lebih menjabat sebagai Kabiro Humas akan berpindah. Kita amanahkan untuk melakukan pembaruan di kesekretariatan KPI. Tugas Beliau akan dilanjutkan oleh Ibu Dewi sebagai Plt. Kabiro Humas yang baru,โ ujar Meutya, dikutip dari Antara, Selasa (4/8/2026).
Penunjukan Farida Dewi Maharani dinilai sebagai langkah strategis mengingat rekam jejaknya yang panjang di kementerian. Sebelum dipercaya mengisi posisi Plt. Kabiro Humas, Farida menduduki jabatan sebagai Direktur Ekosistem Media di Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Ditjen KPM) Kemkomdigi.
Berdasarkan data dari situs resmi Ditjen KPM Kemkomdigi, Farida memiliki pengalaman ekstensif dalam mengelola komunikasi publik serta pernah memegang berbagai posisi strategis. Ia juga dikenal sebagai sosok di balik beberapa program unggulan kementerian, seperti Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang menjadi wadah diskusi strategis kanal komunikasi pemerintah, Komik Komunika untuk edukasi publik berbasis media kreatif, serta GPR News sebagai kanal pemberitaan resmi pemerintah.
Baca Juga:
Rekam Jejak Panjang di Kementerian
Farida Dewi Maharani bukan sosok baru di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital. Kariernya yang panjang di kementerian menjadi modal utama dalam mengemban tugas barunya sebagai Plt. Kepala Biro Humas. Sebagai mantan Direktur Ekosistem Media di Ditjen KPM, ia telah terbiasa mengelola berbagai kanal komunikasi publik dan media.
Pengalamannya dalam memegang berbagai posisi strategis menjadikannya figur yang dianggap tepat untuk melanjutkan estafet kepemimpinan humas Komdigi. Kepercayaan yang diberikan kepadanya menunjukkan bahwa kementerian menilai dirinya mampu membawa penyegaran strategi komunikasi publik.
Selain aktif dalam pengelolaan kanal media, Farida juga dikenal aktif memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang humas pemerintah. Sejak tahun 2022, ia dipercaya menjadi penguji kompetensi Jabatan Fungsional Pranata Humas. Ia juga kerap terlibat langsung dalam tim penilai internal serta tim penguatan komunikasi publik untuk mengawal berbagai kebijakan prioritas pemerintah.
Peran-peran tersebut menunjukkan bahwa Farida tidak hanya memahami aspek teknis komunikasi, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam tentang pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang kehumasan. Hal ini menjadi nilai tambah dalam upaya modernisasi biro humas di tengah transformasi digital yang berjalan cepat.
Harapan di Balik Pergantian Kepemimpinan
Pergantian kepemimpinan di Biro Humas Komdigi ini membawa sejumlah harapan baru. Dengan rekam jejak yang dimiliki Farida, kementerian berharap ia mampu membawa penyegaran strategi komunikasi publik sekaligus menjaga transparansi informasi di tengah transformasi digital yang tengah berakselerasi pesat.
Sementara itu, Rhina Anita Ernita Martono yang telah mengabdi lebih dari empat tahun sebagai Kepala Biro Humas akan menghadapi tantangan baru di Kesekretariatan KPI. Meutya menyampaikan bahwa Rhina diamanahkan untuk melakukan pembaruan di kesekretariatan KPI.
Peran humas di kementerian menjadi semakin krusial di era digital, terutama dalam menyampaikan kebijakan-kebijakan pemerintah kepada publik secara transparan dan efektif. Komdigi sebagai kementerian yang membidangi komunikasi dan digital tentu memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan arus informasi publik berjalan dengan baik.
Baca Juga:
Pengalaman Farida dalam mengelola program-program unggulan seperti FMB9, Komik Komunika, dan GPR News menjadi bukti konkret kemampuannya dalam merancang dan mengeksekusi strategi komunikasi publik. Program-program tersebut telah menjadi kanal penting dalam menyampaikan informasi dan kebijakan pemerintah kepada masyarakat luas.
Selain itu, keterlibatannya sebagai penguji kompetensi Jabatan Fungsional Pranata Humas sejak 2022 menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan profesionalisme praktisi humas di lingkungan pemerintah. Hal ini sejalan dengan kebutuhan untuk memiliki sumber daya manusia yang mumpuni dalam menghadapi tantangan komunikasi modern.
Melalui program-program digital yang tengah berjalan, peran humas menjadi semakin penting dalam memastikan informasi tentang berbagai inisiatif pemerintah tersampaikan dengan baik kepada masyarakat, termasuk di daerah-daerah terpencil.
Dengan segala rekam jejak dan pengalaman yang dimilikinya, Farida Dewi Maharani diharapkan dapat menjalankan amanat barunya dengan baik. Pergantian kepemimpinan ini menjadi bagian dari dinamika organisasi yang wajar dalam upaya penyegaran dan peningkatan kinerja kehumasan di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital.
Kepercayaan yang diberikan kepada Farida juga menjadi sinyal bahwa kementerian serius dalam memperkuat strategi komunikasi publiknya. Dengan latar belakang yang solid di bidang media dan komunikasi, ia diharapkan mampu menjawab tantangan komunikasi di era digital yang terus berkembang.





Komentar
Belum ada komentar.