Ekosistem Startup di Indonesia Perlu Komitmen Pemerintah

Telset.id, Jakarta – Ekosistem perusahaan rintisan (startup) di Indonesia membutuhkan komitmen pemerintah agar bisa berkembang menjadi kekuatan yang diperhitungkan di era ekonomi digital.

“Perusahaan rintisan di Indonesia ini butuh komitmen dari pemerintah dan pemodal besar agar bisa berkembang dengan baik. Tidak hanya komitmen, tetapi juga kolaborasi dan confidence,” ungkap Johnny Swandi Sjam di acara perayaan HUT ke-5 IndoTelko di Jakarta, Kamis (15/12/2016).

Lebih lanjut Johnny menjelaskan, bahwa di era digital sekarang isu akses ke capital atau commerce tak menjadi hal utama bagi pemain startup, jika komitmen dari pemerintah dan perusahaan besar bisa didapat.

“Saya ambil contoh yang terjadi dengan portal IndoTelko.com, berkat adanya komitmen dari mitra yang mempercayai, akhirnya ada kolaborasi dengan pihak lain membuka jaringan, serta confidence dalam eksekusi selama lima tahun sebagai media online,” ulasnya.

Dalam kesempatan itu, diperkenalkan juga Indonesia Internet of Things (IoT) Forum dan buku “All About IoT” sebagai langkah menatap bisnis masa depan dari ekonomi digital.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengatakan, bahwa tak banyak media yang menyajikan informasi untuk sektor tertentu bisa bertahan lama tanpa adanya dukungan dan kepercayaan dari komunitas.

Rudiantara juga menyebutkan IoT adalah hal yang akan menjadi tren di masa depan, dan tentu untuk membangun ekosistemnya membutuhkan kolaborasi dan komitmen dari semua pihak.

“Membangun ekosistem IoT tentu butuh kerjasama semua pihak, pintarnya IndoTelko membaca momentum dan menempatkan diri agar bisa merekatkan semua pihak. Ini kan salah satu peran media menjadi fasilitator,” katanya.

Pada kesempatan sama, Presiden Direktur Telkomsigma Judi Achmadi mengungkapkan, pihaknya telah dua tahun berkerjasama dengan IndoTelko.com dalam memberikan layanan cloud computing.

“Kita perpanjang lagi karena melihat media ini punya prospek yang cerah. Di Telkomsigma kita ada layanan STAR Cloud bagi startup dan UKM. Ini salah satu bentuk komitmen Telkomsigma mendukung ekosistem ekonomi digital di tanah air,” katanya.

Sedangkan Pendiri Indonesia IoT Forum Teguh Prasetya mengakui kolaborasi memang dibutuhkan dalam membangun ekosistem ekonomi digital di Tanah Air.

“Konsep pentahelix yang melibatkan akademisi, bisnis, community, pemerintah, dan media harus berjalan beriringan agar kita maju serentak untuk menang di era IoT nantinya,” katanya.

Sementara Direktur Utama Media Andalas Sejahtera Doni Ismanto Darwin mengatakan sebagai penerbit dari portal IndoTelko.com masih banyak yang harus diperbaiki ke depannya agar tetap kompetitif di era digital.

“Dalam rangkaian HUT ke-5 ini memang yang ditonjolkan adalah kolaborasi dengan berbagai pihak. Sebagai pemain baru kami tak akan sanggup melangkah sejauh ini tanpa komitmen dan keyakinan dari semua mitra terhadap IndoTelko.com,” tutupnya. (MS/HBS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here