Dijual ke Publik, Kreator Angry Birds Raup Rp 477 Miliar

Telset.id, Jakarta – Rovio sebagai pengembang game Angry Birds telah melakukan penawaran saham perdana publik atau IPI (Initial Public Offering). Saham Rovio kini resmi terpampang di bursa Nasdaq Helsinki, Finlandia mulai Jumat (29/9/2017) lalu.

Antusiasme pasar pada saham yang dilepas kreator game fenomenal ini ternyata sangat tinggi. Pada awal pembukaan saja contohnya, total yang berhasil Rovio dapatkan mencapai 30 juta euro, atau sekitar Rp 477 miliar. Nilai tersebut dianggap fantastis bagi pemain baru di lantai bursa

[Baca juga: TrueDepth Camera iPhone X Adalah Teknologi Masa Depan]

Meskipun begitu, seperti dikutip dari laman Tech Crunch, nilai valuasi IPO Angry Birds hanya mencapai USD 1 miliar atau sekitar Rp 13 triliun saja. Padahal, target mereka pada awalnya mencapai USD 2 miliar atau sekitar Rp 27 triliun.

Akan tetapi, selain mendapatkan uang dari IPO mereka, Rovio juga dikabarkan telah mendapatkan beberapa suntikan dana dari perusahaan lain seperti Accel, Atomico, Felicis Ventures, dan masih banyak lagi. Dari perusahaan tersebut, Rovio telah mengumpulkan pundi-pundi sebesar USD 42 juta atau sekitar Rp 570 miliar.

[Baca juga: Saat ‘Iron Man’ Demam Panggung]

Sekedar informasi, selain Angry Birds, Rovio juga telah mengembangkan beberapa game lain dengan tingkat kepopuleran yang cukup tinggi, seperti Battle Bay, Bad Piggies, dan lainnya. Namun, sekuel dari Angry Birds lah yang memiliki kepopuleran paling tinggi, bahkan hingga diangkat ke layar lebar.

Namun perlu diingat, sejarah mencatatkan bahwa beberapa perusahaan game terdahulu yang melakukan IPO seperti Zynga, dan King malah menemui kegagalan. Lalu, apakah hal ini juga akan terjadi pada Rovio? Bagaimana pendapat Anda? [NC/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here