Bedanya Bekerja dengan Steve Jobs & Larry Page

Telset.id, Jakarta – Mantan CEO Nest Tony Fadell mungkin menjadi orang yang sangat beruntung, karena memiliki kesempatan langka pernah bekerjasama dengan dua sosok “suhu” di dunia teknologi modern, yakni Steve Jobs dan Larry Page.

Seperti kita tahu, Steve Jobs adalah pendiri Apple yang sukses membawa perusahaan dengan logo “apel kroak” itu menjadi perusahaan paling berharga. Sementara Larry Page adalah pendiri Google, yang juga berhasil membesarkan bisnis Googe bisa menggurita seperti sekarang.

Tony Fadell bekerja dengan Jobs selama hampir sepuluh tahun di Apple, dan dia dikenal sebagai “Bapak iPod”. Selepas dari Apple, Fadell kemudian mendirikan Nest yang kemudian diakuisisi oleh Google pada tahun 2014 senilai USD 3,2 miliar. Selanjutnya, Fadell kemudian bekerja di bawah arahan Page.

Fadell mengatakan bahwa dia belajar banyak hal dari Jobs maupun Page. Tentunya kedua sosok hebat di dunia teknologi ini memiliki perbedaan gaya kepemimpinan saat bekerjasama dengan Fadell.

Nah, dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg beberapa waktu lalu, Fadell menceritakan perbedaan bekerja dengan Steve Jobs dan Larry Page. Berikut petikan wawancaranya yang Telset.id kutip dari Bloomberg:

“Saya menaruh hormat yang sangat tinggi untuk apa yang telah dibangun oleh Larry Page dan Sergey Brin. Saya belajar banyak dari Larry, dan orang-orang yang mereka pekerjakan senantiasa menjadi yang terbaik di bidangnya,” ujar Fadell.

Menurutnya, apa yang dia temui pada keduanya sangat berbeda dengan apa yang dia dapatkan saat bersama Jobs, karena ia belajar banyak dari Jobs tentang pengalaman pemasaran dan desain produk.

Ia menambahkan, bersama Larry yang terpenting adalah melihat apa yang ada di luar cakrawala dan meraihnya. Mereka (Google) bisa melompat sangat tinggi dan melihat segala sesuatunya jauh lebih dini ketimbang siapapun, dam kemudian mewujudkannya.

Hal seperti ini tak pernah ada di Cupertino (markas Apple), setidaknya dari pengalaman yang dia dapatkan selama bekerjaama dengan Jobs di Apple.

“Pengalaman ini merupakan sebuah hal yang benar-benar membuka mata saya. Setiap kali saya membuka sebuah lab riset di Google, atau seseorang memperkenalkan saya pada sesuatu yang baru, saya seperti merasa ‘Apa? Kamu bisa melakukan itu? Ya Tuhan’. Dan Anda tahu, itu serasa seperti permen untuk otak saya,” ujar Fadell.

Pengalaman Fadell dengan Steve Jobs dan Larry Page memang menarik. Anda bisa mengetahui pengalaman Fadell secara lengkap dalam wawancara dengan Bloomberg lewat tautan berikut ini. [HBS]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here