Apple Diminta Peduli Masalah Anak yang Kecanduan Ponsel

Telset.id, Jakarta — Dua pemegang saham terbesar Apple melayangkan surat terbuka pada Apple. Isinya menyangkut reaksi perusahaan tersebut akan masalah semakin tidak bisa lepasnya anak-anak muda dari smartphone.

Dua pemegang saham Apple tersebut adalah aktivis Jana Partners dan California State Teacher’s Retirement System (Calstrs) yang keduanya memiliki total USD 2 milyar dari saham Apple.

Suratnya terbuka itu meminta kepada perusahaan untuk membantu para orangtua membatasi akses anak-anak mereka ke internet, dengan membuat perangkat lunak baru dan mengkaji lebih jauh tentang penggunaan smartphone berlebihan serta dampaknya terhadap kesehatan mental.

Surat tersebut melampirkan hasil studi yang membuktikan bahwa remaja di Amerika Serikat telah memperoleh smartphone pertama mereka di usia 10 tahun, dengan rata-rata menghabiskan waktu di depan layar smartphone sebanyak 4,5 jam sehari, belum termasuk menulis dan mengirimkan pesan serta durasi menelepon.

Lebih jauh lagi, hasil penelitian tersebut menyebutkan bahwa 78 persen dari remaja-remaja tersebut mengecek smartphone mereka setiap satu jam sekali. Bahkan diantaranya mengaku bahwa diri mereka sudah ‘kecanduan’ smartphone.

Jumlah saham keseluruhan Apple mendekati angka USD 900 milyar, jadi USD 2 milyar sesungguhnya hanyalah jumlah yang kecil dan itu artinya hanya 0,2 persen dari total jumlah saham.

Tapi tetap saja, investasi yang etis dan bertanggungjawab serta pembayaran jangka panjang merupakan sesuatu yang berarti terutama untuk bank-bank seperti UBS dan Goldman Sachs serta investor-investor lainnya yang juga akan ikut bertaruh.

The Journal melaporkan bahwa Apple telah menunjukkan niat baiknya untuk mengembangkan perangkat lunak yang mampu mengantisipasi setiap konsekuensi dari setiap produk yang dipasarkan kepada publik. [WW/HBS]

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here