Telset.id, Jakarta – Google kembali menggelar perhelatan terbesar tahunan mereka yang bertajuk Google I/O. Acara ini digelar mulai 17 hingga 19 Mei 2017 ini berlokasi di markas mereka, yakni di Mountain View, Amerika Serikat.
Dalam acara ini, Google memperkenalkan teknologi terbaru mereka kepada khalayak dunia. Mulai dari perangkat keras hingga perangkat lunak terbaru dihadirkan oleh tim Google.
Namun, dari kesekian banyak teknologi yang diperkenalkan, ada empat teknologi yang menurut tim Telset.id menarik untuk dibahas. Nah, penasaran bukan apa saja keempat teknolgi tersebut?
Jika penasaran silahkan Anda baca empat teknologi mutakhir yang diperkenalkan Google di ajang Goggle I/O yang telah kami lansir dari berbagai sumber berikut ini. Selamat membaca!
MULAI DARI : Android O >>>>
Android O

Android O sendiri pertama kali diperkenalkan oleh Google pada ajang Google I/O Februari lalu. Namun pada saat itu, mereka hanya baru memperkenalkan versi developer saja dan bukan untuk publik.
Namun kesempatan kali ini, mereka meluncurkannya ke publik dan bisa didapatkan dengan mendaftarkan diri ke Beta Program Android O. Namun Google baru akan membagikan pembaharuan ini ke para pengguna Nexus dan Pixel saja.
Dalam sistem operasi terbaru mereka ini, setidaknya ada lima fitur terbaru yang dihadirkan untuk mempermudah penggunaan ponsel pintar Android dalam kehidupan sehari hari.
Pertama mereka menyematkan fitur picture-in-picture, yakni fitur dimana pengguna bisa mejalankan dua aplikasi dalam waktu yang bersamaan, dengan salah satu tab lebih kecil dari tab lainnya.
Lalu kedua ada fitur notification dots yang berguna menandakan aplikasi tertentu jika ada notifikasi terbaru. Selanjutnya mereka menanamkan fitur autofill with Google, yang berguna untuk memasukkan id dan password secara otomatis di banyak situs faforit.
Kemudian keempat ada fitur smart text selection yang berguna untuk memudahkan pengguna untuk melakukan salin dan tempel di ponsel mereka. Terakhir dan yang paling penting adalah mereka menyematkan opimalisasi agar ponsel berjalan lebih baik dengan daya tahan baterai yang baik.
SELANJUTNYA : Google Lens >>>>
Google Lens

Teknologi selanjutnya yang ditawarkan oleh Google adalah Google Lens. Teknologi ini merupakan gabungan antara kecerdasan buatan (AI, Artificial Intelligence) dan Machine Learning milik mereka.
Gabungan dari kedua teknologi tersebut kemudian akan dikombinasikan lagi dengan kamera sehingga ponsel pintar dapat mendeteksi objek dengan cermat. Bahkan bukan hanya dapat mendeteksi, teknologi ini juga secara otomatis akan mengambil gambar dari obyek yang sedang dilihat.
Setelah diproses oleh gabungan teknologi ini, nantinya hasil tersebut akan dikoneksikan lagi dengan Google Assistant. Nantinya para pengguna akan mendapatkan berbagai informasi, mulai dari nama benda tersebut hingga dimana mereka bisa mendapatkannya.
CEO Google Sundar Pichai mengatakan bahwa dengan teknologi ini, kehidupan pengguna ponsel pintar Android akan lebih mudah, kreatif, dan lebih produktif.
SELANJUTNYA : Gmail Fast Reply >>>>
Gmail Fast Reply

Salah satu fitur yang selama ini absen dalan Gmail adalah fitur pembalas e-mail otomatis. Padahal, bagi mereka yang super sibuk dan tidak sempat mengecek e-mail, fitur ini sangatlah penting.
Oleh kanrena itu, dalam ajang kali ini mereka memperkenalkan fitur terbaru untuk Gmail, yakni Fast Reply. Dengan fitur ini, para pengguna diberikan pilihan untuk melakukan jawaban cepat untuk e-mail yang masuk ke dalam inbox Gmail.
Cara kerjanya adalah dengan menanamkan tiga opsi jawaban untuk merespons e-mail dari orang lain. Pengguna cukup memilih satu opsi dengan cara mengklik tanpa perlu mengetik kata atau kalimat.
Namun saat untuk saat ini, fitur Fast Reply ini baru akan tersedia bagi para pengguna Gmail di Amerika saja. Fitur ini dapat digunakan di sistem operasi Android dan iOS.
Android Go

Pada tahun ini, Google ternyata tidak hanya meluncurkan satu sistem operasi terbaru mereka. Namun mereka meluncurkan satu sistem operasi terbaru mereka selain Android O, yakni bernama Android Go.
Sistem operasi ini sendiri berbeda dari sistem operasi lainnya. Pasalnya Android Go ini dipersiapkan khusus bagi ponsel low-end dengan harga yang sangat terjangkau dengan performa setara ponsel flagship.
Selain itu, di sistem operasi ini juga ditanamkan fitur untuk meminimalisir konsumsi internet, sehingga para pengguna dapat menghemat penggunaan data. Tak lupa Google juga menghadirkan aplikasi yang efisien memori dan data.
Namun hingga saat ini pihak Google masih belum mau membeberkan kapan sistem operasi tersebut akan diluncurkan serta belum aja penjelasan ponsel pintar apa saja yang bisa memakai sistem operasi tersebut. (NC/MS)




