Dua Astronot akan “Renovasi” Stasiun Luar Angkasa Internasional

Stasiun luar angkasa renovasi

Telset.id, Jakarta Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) akan mengalami renovasi. ISS bakal diberikan pembaruan berupa penggantian baterai dengan kapasitas lebih tinggi.

Selama ini ISS, laboratorium sains terapung buatan beberapa negara besar, sangat penting buat NASA, Badan Antariksa Eropa, dan Roscosmos Rusia. Karenanya, “renovasi” komponen Stasiun Luar Angkasa Internasional sangat dibutuhkan.

Menurut laporan New York Post, seperti dikutip Telset.id, Jumat (19/06/2020), NASA baru saja merilis jadwal untuk perjalanan ruang angkasa dengan dua misi. Misi pertama akan berlangsung pada 26 Juni 2020.

{Baca juga: Astronot NASA Ceritakan Perjalanan ke ISS dengan SpaceX}

Misi kedua, jika tidak ada aral, akan dilakukan pada 1 Juli 2020. Selama menjalankan dua misi tersebut, para astronot akan bertugas menukar baterai lama yang sudah usang dengan baterai canggih berkapasitas lebih tinggi.

Dua perjalanan ruang angkasa itu akan dilakukan oleh duet astronot NASA, Chris Cassidy dan Robert Behnken. Mereka digadang bisa sukses dan lancar dalam mengganti baterai di satu panel power yang ada di ISS.

{Baca juga: China Siapkan “Istana Surgawi” untuk Saingi ISS}

ISS menggunakan sejumlah daya yang signifikan dan dilengkapi dengan sejumlah tenaga surya untuk menghasilkan kekuatan. Apalagi, ISS menyelesaikan lebih dari selusin perjalanan di sekitar Bumi setiap hari

“Para astronot angkasa akan mengganti baterai nikel-hidrogen yang menua dengan baterai lithium-ion baru yang tiba ke stasiun via kapal kargo Jepang pada bulan lalu,” demikian pernyataan juru bicara NASA. (SN/MF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here