Sony Xperia M

sony-xperia-M-(3)

Desain

Kami menyebut desain Xperia M sebagai semi unibody, karena secara sekilas desain bodi-nya terlihat tertutup rapat layaknya ponsel unibody. Tetapi, sebenarnya bodi belakang bisa dibuka melalui celah yang dapat dicungkil ke atas, yang awalnya kami kira sebagai lubang untuk microphone.

Jika dilihat dari tampilannya, Xperia M terlihat mirip dengan kakak kandungnya, Xperia Z1. Anda bisa melihat pada bagian kanan bodi, dimana terdapat tombol power yang menonjol keluar sejajar dengan tombol pengaturan volume (+/-) dan shutter kamera, persis seperti apa yang ada pada seri premium Xperia Z1. Hanya saja, Xperia M memiliki dimensi yang jauh lebih kecil, secara keceluruhan ukurannya hanya 124 x 62 x 9.3 mm dengan bobot seberat 115 gram.

Selain itu, Xperia M juga memiliki varian warna casing yang cukup beragam, seperti hitam, putih, kuning dan ungu. Penutup sekaligus sebagai cover bodi belakang ini menutup sebagian isi dalam mesin. Seperti halnya kamera, slot SIM card, slot kartu microSD dan baterai jenis Lithium-Polimer.

 

Sony-Xperia-M-hand

 

Fungsionality Desain

Meski memiliki dimensi yang jauh lebih kecil dari seri ponsel premium milik Sony lainnya, namun keseluruhan piranti yang dimilikinya mempunyai fungsionalitas yang baik. Tengok saja tombol power yang dimiliki pada seri ini. Selain sebagai tombol utama untuk menghidupkan ponsel, tombol ini juga berfungsi untuk mendapatkan gambar screenshot secara langsung. Anda tidak perlu lagi melakukan tekan tombol kombinasi power + volume down (-), seperti halnya ponsel Android lainnya.

Selain itu, tombol shutter kamera juga diberikan fungsi yang tidak jauh berbeda dari beberapa seri Xperia lainnya. Anda tetap bisa memaksimalkan fungsi tombol untuk mendapatkan tangkapan gambar langsung, bahkan saat ponsel dalam keadaan lock screen. Anda juga akan dimanjakan dengan lampu notifikasi yang bisa diatur dalam beberapa warna, seperti putih, turquoise, kuning, hijau, merah, biru dan ungu.

Layar

Sony tidak menanamkan teknologi Bravia Engine untuk mempercantik tampilan warna dalam layar 4 inch milik Xperia M. Meski demikian, layar Xperia M terlihat cukup terang dan enak dipandang, karena layar sudah mengadopsi resolusi WVGA dengan kerapatan hingga 245ppi. untuk dibawa bekerja diluar ruangan, dan dalam beberapa tampilan layer atau gambar terkadang masih menimbulkan efek ghosting atau berbayang.

Userinterface

Secara umum, tidak ada yang berubah dari tampilan antarmuka Sony, baik pada ponsel kelas menengah maupun dikelas premium. Pada area layer notifikasi, Anda dapat melakukan beberapa pengaturan akses cepat aplikasi hingga langsung mengaktifkan beberapa modus profil pengguna. Beberapa ikon animasi dibundel dengan tampilan ikonik yang tersusun rapi dan userfriendly. Namun sayangnya, Xperia M bukan perangkat komunikasi yang sempurna bagi Anda penggemar komunikasi berbasis Text atau chat. Tampilan yang disajikan keyboard virtual-nya, kurang begitu asik digunakan untuk mengetik pesan. Apalagi saat fungsi prediktif masih aktif bekerja, dan fungsi tombol dalam modus vertikal kurang begitu leluasa digunakan untuk mengetik cepat.

Home Screen

 

 

 

 

 

 

 

 

Performance

Sebagai ponsel kelas menengah, dengan dukungan prosesor jenis DualCore mampu memberikan kinerja yang cukup optimal dalam menjalankan file multimedia dan aplikasi kantoran. Anda juga bisa memaksimalkan memori penyimpanan internal dari 4GB, hingga 32Gb melalui slot micro SD card. Performa kinerja baterai pun tidak perlu diragukan, dengan kapasitas sebesar 1750mAh, ponsel ini mampu bertahan hingga 9 jam waktu kerja dengan jaringan 3G aktif.

Konektivitas

Walau masuk dalam generasi ponsel kelas menengah, Sony sudah melengkapi Xperia M dengan konektivitas yang cukup komplit. Anda akan disajikan dengan koneksi seperti micro USB, Jack Audio 3.5 mm, dan koneksi nirkabel Bluetooth 4.0, WiFi Direct maupun koneksi NFC yang dapat menyambungkan ponsel dengan perangkat elektronik lainnya secara nirkabel.

Untuk komunikasi suara, Xperia M sudah support jaringan Quadband GSM dan dualband HSDPA (7,2 Mbps). Anda juga bisa menggunakannya untuk panggilan berbasis IP (internet protokol), tetapi harus melakukan beberapa setting akun dan password untuk mengkoneksikan langsung dengan server. Fitur dalam komunikasi sendiri, Xperia M memiliki noise suppression untuk meredam suasana bising saat sedang melakukan komunikasi suara. Untuk mengaktifkan fitur tersebut, Anda hanya perlu mencentang pilihan yang ada di pengaturan panggilan. Selain itu, tersedia juga fitur untuk mem-blok nomor yang masuk. Namun, tentunya untuk mengaktifkan fitur ini, Anda harus terlebih dahulu menyimpan nomor panggilan yang ingin diblokir.

Multimedia

Xperia M mengumpulkan menu album dalam tampilan yang khas, setiap foto terkumpul dalam satu default berdasarkan timeline pengambilan. Anda juga dapat menikmati tampilan slide show melalui fitur SenseMe, setiap foto dapat dilihat dan berganti otomatis dengan pengaturan durasi waktu. Selain itu, Anda dapat memasukkan lagu favorit saat melihat slide foto berganti tayang. Sedangkan untuk kualitas suara, Sony menanamkan speaker yang cukup baik. Dengan mengaktifkan fitur Xloud, alunan lagu diputar dengan suara nyaris tanpa distorsi. Suara bass dan treble diperdengarkan dengan baik. Bentuk bodinya yang melengkung membuat lubang speaker tidak terhalangi ketika diletakkan di atas meja dalam posisi layar menghadap ke atas. Telapak tangan Anda juga tidak akan menutupi lubang speaker ketika smartphone berada di genggaman.

 

Music Player

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kamera

Untuk kebutuhan fotografi, Sony menanamkan sensor kamera sebesar 5MP pada bagian belakang yang dilengkapi dengan lampu LED flash. Hasil tangkapan gambar cukup bagus, meski sedikit memiliki noise dalam beberapa angle. Seperti halnya ketika cahaya sedikit redup, dan dalam modus pengambilan zoom. Namun, kecepatan untuk menangkap gambarnya sangat baik, kemampuan shutternya nyaris tanpa lag. Kemampuan itu juga diberikan saat ponsel dalam keadaan lock screen, sehingga memungkinkan untuk mendapatkan gambar disaat momen mendadak. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan beberapa efek untuk membuat hasil gambar lebih menarik. Sedangkan untuk kualitas rekam, Xperia M mampu merekan video resolusi 720p dengan 30 fps. Dan uniknya Anda tetap bisa mengambil gambar sebagai foto, saat proses rekam video berlangsung.

 

Hasil Foto

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Benchmark

AnTuTu               : 10972

Nenamark2        : 64.4 fps

Vellamo               : 1707

Previous articleLenovo A390
Next articleNokia Lumia 925

Related Articles

2 COMMENTS

  1. bgaimna untuk mengatasi ktika hp saya mati dan hdup dg sndrinya dg trus mneruss,,, sya bingung… tolong bntuanya….

    • Ada beberapa yang mungkin menyebabkan HP Anda hidup dan mati otomatis:
      1. Karena perangkat lunak atau firmware nya. Cobalah untuk memperbarui Firmware.
      2. Hardware, ada kemungkinan jika Anda menyimpan aplikasi di memori eksternal, dan memori eksternalnya rusak. Coba copot memori eksternal Anda.
      3. Ada kemungkinan disebabkan oleh aplikasi tertentu. Jadi Anda bisa try and error, jika ketemu aplikasi yang menyebabkan ponsel restart sendiri, hapus aplikasi tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -