Singapura akan Terapkan Kartu Kedatangan Elektronik

Telset.id, Jakarta – Ada kabar menarik bagi Anda yang sering berwisata atau melakukan perjalanan kerja ke Singapura. Negara Pulau tersebut bakal menerapkan kartu kedatangan elektronik. Jadi, para pengunjung kini lagi repot meminjam pulpen untuk mengisi kertas formulir kedatangan di pesawat.

Seperti dilansir Channel News Asia, Kamis (3/10/2018), biasanya wisatawan asing harus mengisi kartu yang berisi informasi seperti nomor penerbangan dan alamat tujuan di Singapura.

Dengan adanya sistem elektronik, maka wisatawan dapat mengisi informasi personal dan detail perjalanannya melalui situs web otoritas imigrasi dan checkpoint (ICA).

Selain itu, ICA juga menyatakan para wisatawan juga dapat mengisi informasi penting itu melalui aplikasi mobile sebelum tiba di negara paling kecil se Asia tersebut.

Baca juga: Singapura akan Pangkas Pajak Driver Taksi Online

Dengan demikian wisatawan hanya perlu menyerahkan paspor untuk pengecekan imigrasi pada saat kedatangan. Sedangkan data yang sudah dikirim melalui situs web ICA akan secara otomatis masuk ke sistem imigrasi.

Ujicoba sistem tersebut bakal dilakukan dalam waktu tiga bulan sejak hari ini di checkpoint Woodlands dan Tuas, Airport Changi dan pelabuhan kapal atau ferry.

Wisatawan yang belum mengisi data informasi kartu kedatangan anyar itu akan dibimbing oleh petugas ICA untuk berpartisipasi dalam ujicoba tersebut dan mereka bisa memberikan masukan.

Menurut ICA, ujicoba ini tidak berlaku untuk warga Singapura, penduduk permanen dan pemegang kartu pass jangka panjang seperti pelajar dan pekerja yang sering bolak-balik ke negara tersebut. Ini karena mereka tidak wajib untuk mengisi kartu kedatangan.

Pastinya sistem baru ini akan memudahkan wisatawankarena tersedia dalam berbagai Bahasa. Selain itu ada fitur yang memungkinkan keluarga atau grup cukup hanya mengisi kartu sekali untuk mempersingkat waktu imigrasi.

Informasi pribadi wisatawan seperti nomor penerbangan dan pelabuhan embarkasi terakhir secara otomatis akan terisi sama dengan rekan satu grup atau keluarga.

Baca juga: Facebook Dirikan Data Center di Singapura

Untuk aplikasi mobile, wisatawan juga bisa menyimpan informasi mulai dari perjalanan sebelumnya hingga rencana perjalanan ke Singapura berikutnya.

“Kartu kedatangan elektronik ini akan meningkatkan efisiensi operasional dan ini merupakan langkah signifikan menuju visi kami sebagai pengecekan imigasi paperless. Ini bisa menghemat sekitar 48 juta kartu kedatangan setiap tahun,” kata ICA. [WS/HBS]

Sumber: Channelnewsasia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here