Selamat Tinggal Yahoo Messenger!

Telset.id, Jakarta – Bagi “remaja 90-an”, Yahoo Messenger atau biasa disingkat YM merupakan aplikasi chatting paling populer. Namun setelah 18 tahun berkiprah, Yahoo Messenger akhirnya masuk purna tugas alias akan dipensiunkan.

Yahoo secara resmi mengumumkan akan mengakhiri layanan Yahoo Messenger mulai tanggal 5 Agustus 2016 mendatang. Meski pernah berjaya sebagai aplikasi paling populer sejagat, namun YM akhirnya kalah bersaing dengan para pendatang baru seperti BBM, WhatsApp, Line, dll.

“Sekalipun kami masih menghadirkan dukungan antaroperasi mendasar antara Messenger versi baru dengan versi lama, kami mendorong seluruh pengguna untuk segera beralih menggunakan Yahoo Messenger versi baru, karena kami bakal meniadakan dukungan bagi versi lama mulai tanggal 5 Agustus 2016,” tulis keterangan resmi Yahoo.

“Kami berniat untuk melanjutkan fokus kami pada Messenger versi baru, dengan tujuan untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi segenap pengguna,” tambah Yahoo.

Menurut Yahoo, mulai tanggal 5 Agustus, pengguna tak lagi bisa log in ke ID Yahoo Messenger, dan juga tentu saja tak bisa berkirim pesan. Hal serupa juga bakal berlaku untuk seluruh aplikasi pihak ketiga yang mengintegrasikan API Yahoo Messenger ke dalam layanan mereka.

Oleh sebab itu, Yahoo mengingatkan jika ada catatan percakapan yang dianggap penting, pengguna bisa segera memindahkan data tersebut. Ke depannya, Pengguna bisa beralih menggunakan Yahoo Messenger versi terbaru yang telah tersedia di Apple App Store maupun Google Play Store.

Yahoo Messenger box

Aplikasi YM pertama kali dirilis pada tahun 1998 dengan nama Yahoo Pager, dan kemudian berganti menjadi Yahoo Messenger. Aplikasi chatting ini terus berkembang dan menjadi sangat populer di seluruh dunia.

Di era keemasannya, Yahoo mulai menambahkan berbagai macam fitur menarik ke YM, seperti buzz dan emoji. Boleh dibilang YM menjadi pelopor lahirnya fitur yang kini menjadi fitur wajib di aplikasi chatting masa kini.

Yahoo mengungkapkan bahwa YM sangat populer di kawasan Asia Pasifik, dan bahkan masih menjadi andalan di kalangan pedagang minyak yang memanfaatkannya untuk menyampaikan penawaran, juga untuk ngobrol atau membicarakan masalah harga barang.

Meski masih populer di kalangan pedagan minyak di Asia Pasifik, namun hal itu tidak menyurutkan niat Yahoo untuk mempensiunkan YM. Ya, aplikasi chatting ini akhirnya tinggal kenangan. Well, apakah Anda punya kenangan indah dengan YM? [HBS]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here