📑 Daftar Isi

Ilustrasi pengembangan teknologi multikatoda untuk litografi elektron oleh startup Rusia

Startup Rusia Klaim Litografi Multikatoda, Tapi Masih Jauh dari Produksi Massal

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Startup Rusia klaim telah membangun dan menguji multikatoda untuk litografi elektron multipath
  • Teknologi ini disebut bisa mengekspos wafer silikon dalam 5-7 menit, vs 1-2 minggu pada mesin single-beam
  • Komponen ini hanya sumber berkas elektron, belum ada mesin litografi utuh yang dibuat
  • Desain menggunakan sumber independen pada satu substrat, tanpa optik pemecah berkas kompleks
  • Ahli menyebut teknologi menjanjikan tapi masih banyak pekerjaan sebelum alternatif industri muncul
  • Prototipe diperkirakan butuh 3 tahun, dengan standar chip dari 350nm hingga beberapa nanometer
  • Resolusi maksimum saat ini tergantung pada bahan photoresist, bukan sumber berkas elektron

Telset.id – Sebuah startup Rusia mengklaim telah membangun dan menguji komponen inti mesin litografi elektron multipath yang mampu memproduksi microchip modern jauh lebih cepat. Teknologi ini disebut bisa mengekspos wafer silikon dalam waktu lima hingga tujuh menit, dibandingkan satu hingga dua minggu pada mesin single-beam konvensional. Namun, para ahli memperingatkan bahwa proyek ini masih berada pada tahap awal penelitian dan belum ada mesin litografi utuh yang berhasil dibuat.

Proyek litografi elektron multipath ini digarap oleh pengembang utama Evgeny Givargizov. Komponen kuncinya adalah multikatoda, sebuah perangkat yang mampu menghasilkan beberapa berkas elektron secara bersamaan. “Kami telah mengembangkan teknologi end-to-end untuk membuat multikatoda dan mengonfirmasi kemampuannya dalam praktik,” ujar Givargizov. Ia menambahkan bahwa rangkaian sumber elektron ini termasuk yang paling tajam yang pernah diproduksi, dengan radius ujung hanya 1,5 hingga 2 nanometer.

Teknologi ini pertama kali diumumkan secara publik di forum Strong Ideas for Modern Times. Pada forum tersebut, para peneliti menjelaskan bahwa fase penelitian telah selesai. Namun, perlu ditegaskan bahwa multikatoda yang telah dikembangkan dan diuji ini hanyalah sumber berkas elektron, satu komponen dari mesin litografi yang direncanakan. Para pejabat mengklarifikasi bahwa belum ada mesin litografi jadi yang eksis, karena hanya tahap penelitian ilmiah yang sejauh ini berhasil diselesaikan.

Pendekatan desain startup Rusia ini berbeda dengan sistem multipath asing lainnya. Banyak sistem asing mengandalkan optik pemecah berkas yang kompleks dengan cermin dan shutter. Sebaliknya, desain Rusia ini menciptakan sumber independen langsung pada satu substrat. Pendekatan ini disebut dapat mengurangi kompleksitas rekayasa, menurunkan konsumsi energi, dan memangkas biaya peralatan dibandingkan sistem litografi single-beam konvensional.

Kecepatan yang dijanjikan memang mengesankan. Jika klaim ini terbukti, waktu produksi wafer yang semula memakan waktu berminggu-minggu bisa dipangkas drastis menjadi hitungan menit. Hal ini berpotensi mengubah lanskap produksi chip, terutama bagi pabrikan yang membutuhkan waktu siklus lebih cepat. Namun, perlu diingat bahwa ini masih sebatas hasil laboratorium yang menjanjikan, bukan bukti bahwa Rusia dapat menyaingi pemimpin peralatan pembuatan chip mapan.

Baca Juga:

Jalan Panjang Menuju Penggunaan Industri

Kendati teknologinya menjanjikan, para ahli di Rusia sendiri memberikan catatan hati-hati. Sergey Sazonov, pakar mikroelektronika di National Technology Initiative Rusia, menggambarkan konsep ini menjanjikan jika kontrol multikatoda terbukti andal dalam skala besar. “Teknologi ini terlihat menarik dan menjanjikan, tetapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan sebelum alternatif industri muncul,” kata Sazonov.

Pandangan lebih hati-hati disampaikan oleh insinyur Sergey Varnavsky. Ia mencatat bahwa hanya komponen multikatoda yang saat ini ada dalam bentuk berfungsi. Varnavsky memperingatkan bahwa penundaan pendanaan yang berkepanjangan dapat memungkinkan teknologi saingan di luar negeri maju lebih jauh sebelum litograf jadi mencapai produksi. Meski begitu, ia menyarankan bahwa persaingan terbatas di pasar domestik Rusia masih bisa menciptakan permintaan di kalangan produsen chip dan papan sirkuit lokal.

Varnavsky menegaskan bahwa kesuksesan keseluruhan akan sangat bergantung pada pengamanan pendanaan yang konsisten melalui setiap tahap pengujian proyek yang tersisa. Para pengembang memperkirakan prototipe yang berfungsi bisa memakan waktu sekitar tiga tahun untuk dibangun, mencakup standar chip dari 350 nm hingga beberapa nanometer.

Menurut tim pengembang, resolusi maksimum saat ini terutama bergantung pada bahan photoresist yang tersedia, bukan pada sumber berkas elektron itu sendiri. Perbedaan ini menunjukkan bahwa peningkatan resolusi di masa depan mungkin masih bergantung pada kemajuan ilmu material, bukan pada terobosan optik elektron lebih lanjut. Dengan kata lain, meskipun sumber berkasnya sudah sangat tajam, kualitas akhir chip tetap ditentukan oleh bahan lain dalam proses litografi.

Fase pengembangan berikutnya diperkirakan akan fokus terutama pada pembangunan litograf lengkap di sekitar sumber multikatoda yang sudah tervalidasi. Ini adalah langkah besar dari sekadar komponen menjadi mesin utuh yang siap produksi. Proses ini membutuhkan integrasi berbagai sistem, termasuk handling wafer, sistem kontrol presisi, dan perangkat lunak yang kompleks.

Bagi industri semikonduktor global, perkembangan ini menarik untuk dipantau. Namun, para analis menilai masih terlalu dini untuk menganggap proyek ini sebagai ancaman nyata bagi pemain mapan seperti IMEC. Keberhasilan proyek semacam ini tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada ekosistem pendukung, rantai pasok, dan investasi jangka panjang yang konsisten.

Dalam konteks yang lebih luas, pengembangan teknologi semikonduktor di Rusia memang menjadi perhatian. Beberapa proyek teknologi lain dari negara tersebut juga tengah berjalan, seperti pengembangan drone induk dan persiapan satelit komunikasi baru. Namun, sektor semikonduktor memiliki tantangan tersendiri yang sangat berat.

Untuk saat ini, multikatoda tetap menjadi hasil laboratorium yang menjanjikan. Para pengembang optimistis, para ahli berhati-hati, dan pasar menunggu bukti lebih lanjut. Apakah proyek ini akan berhasil melampaui tahap penelitian dan menjadi alternatif industri yang nyata, hanya waktu yang bisa menjawab. Yang jelas, klaim kecepatan produksi yang luar biasa ini masih perlu dibuktikan dalam bentuk mesin litografi yang berfungsi penuh, bukan sekadar komponen sumber elektron.

Scientist working on the Multicathode development

Sementara itu, industri semikonduktor global terus bergerak maju dengan berbagai inovasi. Mulai dari pengembangan baterai sodium hingga teknologi chip canggih lainnya, persaingan di sektor teknologi semakin ketat. Startup Rusia ini harus berlomba dengan waktu dan pendanaan untuk mewujudkan ambisinya.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.