Sinyal Kosmik Misteri dari Bima Sakti Muncul Lagi

Telset.id, Jakarta  – Ledakan gelombang radio kosmik pertama yang terdeteksi di dalam galaksi Bima Sakti muncul lagi. Menurut para ilmuwan, sinyal kosmik misterius itu memberikan cahaya baru kepada satu misteri besar alam semesta.

Menurut laporan New York Post, kilatan energi ultra-terang, yang lebih kuat daripada yang dipancarkan oleh Matahari, berasal dari sebuah bintang muda berjarak sekitar 30.000 tahun cahaya dari Bumi.

{Baca juga: Sinyal Radio Misterius Dikirim ke Bumi dari Bima Sakti}

Beberapa teleskop mendeteksi sinyal kosmik misterius yang datang dari bintang tersebut pada April 2020. Dalam makalah baru, para ilmuwan menyatakan, sinyal misterius itu berulang dua kali muncul dalam beberapa bulan.

Dikenal sebagai semburan radio cepat atau FRB, seperti dikutip Telset, Rabu (18/11/2020), para ilmuwan mengatakan, emisi intensitas tinggi tersebut  biasanya hanya berlangsung selama sepersekian detik.

FRB kali pertama terdeteksi pada 2007. Namun demikian, hampir semua yang telah terdeteksi sejauh ini terlalu jauh untuk mengetahui dengan jelas dari mana asalnya. Sampai kini, lebih dari 100 FRB telah ditemukan.

Akan tetapi, hanya sedikit yang berulang dan lebih sedikit lagi dalam pola yang dapat diprediksi. Hal itu membuat mereka sangat sulit dipelajari. Asal-usul mereka tidak diketahui para ilmuwan selama lebih dari satu dekade.

{Baca juga: Ilmuwan Deteksi Sinyal Misterius dari Galaksi Bima Sakti}

Para peneliti mengatakan bahwa suar radio yang baru saja ditemukan adalah FRB terdekat yang diidentifikasi hingga sekarang. Suar radio tersebut kemungkinan berasal dari objek yang dikenal sebagai magnetar.

FRB sendiri adalah gelombang kuat radio yang bertahan tidak lebih dari sekejap mata dan menghasilkan energi jutaan matahari. Lebih dari 100 FRB telah ditemukan, tetapi hanya segelintir yang telah diulang dan masih dalam pola bisa diprediksi.

Pola tersebut membuat mereka sulit untuk dipelajari. Asal-usul mereka membuat bingung sejak sinyal terdeteksi kali pertama pada 2007. Untuk studi baru ini, para peneliti menganalisis data dari satelit INTEGRAL milik Badan Antariksa Eropa.

Ini bukan pertama kali para ilmuwan mendeteksi kiriman sinyal misterius dari Bima Sakti. Sebelumnya, ilmuwan juga mendeteksi sinyal misterius atau Fast Radio Burst (FRB) di Galaksi Bima Sakti.

{Baca juga: Pesawat Penjelajah China Temukan ‘Gel Misterius’ di Sisi Gelap Bulan}

Para ilmuwan telah mendengar sinyal-sinyal ini datang dari berbagai titik di langit, dan hanya sedikit yang pernah mengulanginya. Sinyal misterius yang baru-baru ini terdengar terjadi pada Mei 2020 lalu.

Dari hasil deteksi yang dilakukan para ilmuwan, FRB diduga berasal dari galaksi Bima Sakti, tempat Bumi berada di dalamnya. Hasilnya FRB ini diklaim sebagai sinyal misterius yang paling dekat dengan Bumi. [SN/HBS]

 

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -