šŸ“‘ Daftar Isi

Ilustrasi akuisisi Marvell terhadap Lumentum senilai US$115 miliar dengan latar chip optik dan data center

Marvell Akuisisi Lumentum Rp1.870 Triliun, Terbesar di Sejarah Teknologi

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Marvell akuisisi Lumentum dalam transaksi all-stock dengan nilai enterprise US$115 miliar (termasuk utang) dan nilai ekuitas sekitar US$80 miliar
  • Marvell menyerahkan 4,5 saham biasa untuk setiap saham Lumentum
  • Termasuk salah satu akuisisi terbesar di sejarah teknologi, melampaui Microsoft-Activision Blizzard (US$68,7 miliar) dan Dell-EMC (US$67 miliar)
  • Nvidia menjadi pemegang saham besar di kedua perusahaan, dengan investasi US$2 miliar di Lumentum dan US$2 miliar di Marvell
  • Marvell menargetkan posisi pemimpin konektivitas AI dengan produk dari chip hingga data center
  • Transaksi diperkirakan tuntas pada paruh pertama tahun kalender 2028, bergantung persetujuan pemegang saham dan regulator

Telset.id – Marvell resmi menandatangani kesepakatan untuk mengakuisisi pembuat chip optik dan peralatan jaringan Lumentum dalam transaksi seluruhnya berbasis saham dengan nilai enterprise mencapai US$115 miliar atau sekitar Rp1.870 triliun (asumsi kurs Rp16.260 per dolar AS), termasuk utang di dalamnya. Nilai ekuitas transaksi ini sendiri berada di kisaran US$80 miliar. Langkah ini menempatkan Marvell dalam jajaran kesepakatan akuisisi terbesar sepanjang sejarah industri teknologi.

Dalam struktur kesepakatan, Marvell akan menyerahkan 4,5 lembar saham biasa miliknya untuk setiap satu lembar saham Lumentum. Skala transaksi ini melampaui sejumlah akuisisi raksasa yang pernah tercatat, seperti langkah Microsoft membeli Activision Blizzard senilai US$68,7 miliar pada 2022 dan Dell yang mengakuisisi EMC senilai US$67 miliar pada 2016. Bagi Marvell, akuisisi ini menjadi jalan untuk memperluas cakupan bisnis dari sekadar perancang chip kustom menuju penyedia perangkat jaringan optik.

Yang menarik, Marvell dan Lumentum memiliki satu pemegang saham besar yang sama, yakni Nvidia. Pada Maret, sebagai bagian dari perjanjian multi-tahun untuk membeli komponen laser canggih Lumentum, raksasa GPU tersebut menginvestasikan US$2 miliar guna mendukung upaya riset dan pengembangan serta ekspansi pabrik Lumentum. Pada bulan yang sama, Marvell mengumumkan bahwa Nvidia menginvestasikan US$2 miliar untuk memperkuat portofolio jaringan optik dan chip Marvell.

Dorongan Menuju Kepemimpinan Konektivitas AI

Marvell menyatakan bahwa dengan masuknya Lumentum ke dalam struktur perusahaan, pihaknya akan menjadi pemimpin dalam konektivitas AI. Portofolio produk yang dihasilkan dari penggabungan kedua perusahaan disebut akan merentang dari chip hingga data center. Kombinasi kemampuan chip kustom Marvell dan komponen optik serta peralatan jaringan Lumentum menjadi dasar klaim tersebut.

Langkah Marvell ini terjadi di tengah gelombang investasi besar di sektor infrastruktur AI. Sebelumnya, SpaceX dilaporkan mengamankan pendanaan GPU senilai Rp40 miliar dolar AS melalui skema lease dengan Apollo, sebagaimana diulas dalam artikel Pendanaan GPU SpaceX. Pola serupa terlihat pada bagaimana perusahaan teknologi membangun kapasitas komputasi dan jaringan untuk mendukung beban kerja AI yang terus tumbuh.

Kebutuhan akan konektivitas berkecepatan tinggi di dalam dan antar data center menjadi salah satu pemicu utama konsolidasi di rantai pasok komponen optik. Komponen laser dan perangkat jaringan optik berperan penting dalam menghubungkan ribuan GPU yang bekerja secara paralel. Karena itu, penguasaan teknologi optik dinilai menjadi faktor penentu bagi pemain semikonduktor yang ingin bersaing di pasar AI.

Jalan Panjang Menuju Tuntas

Transaksi ini diperkirakan baru akan rampung pada paruh pertama tahun kalender 2028. Tenggat tersebut berlaku dengan syarat pemegang saham kedua perusahaan menyetujui kesepakatan dan regulator memberikan lampu hijau. Rentang waktu yang panjang menunjukkan skala dan kompleksitas penggabungan dua perusahaan semikonduktor dan jaringan optik berskala besar.

Skala nilai akuisisi Marvell-Lumentum juga menempatkannya sejajar dengan konsolidasi besar lain di sektor infrastruktur teknologi. Di sektor energi dan data center, jejak percepatan pembangunan fasilitas juga terlihat dari kasus yang dibahas dalam artikel Generator Gas Ilegal, yang menyoroti bagaimana ekspansi kapasitas komputasi menuntut perhatian pada aspek operasional dan regulasi.

Bagi Marvell, keberhasilan integrasi Lumentum akan menentukan posisinya dalam persaingan penyedia komponen untuk infrastruktur AI. Klaim perusahaan bahwa mereka akan menjadi pemimpin konektivitas AI bergantung pada kemampuan merealisasikan penggabungan portofolio chip dan optik menjadi produk yang siap digunakan di data center. Sementara itu, peran Nvidia sebagai pemegang saham di kedua perusahaan menjadi faktor yang turut diperhatikan dalam dinamika kesepakatan ini.

Dengan nilai enterprise US$115 miliar dan nilai ekuitas sekitar US$80 miliar, akuisisi Marvell atas Lumentum menjadi salah satu transaksi terbesar yang pernah terjadi di industri teknologi. Penyelesaiannya pada paruh pertama 2028 akan menjadi penanda apakah strategi Marvell memperluas cakupan ke perangkat jaringan optik dapat memperkuat posisinya di pasar konektivitas AI yang sedang berkembang pesat.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.