Huawei Buka ASEAN Academy Engineering Institute di Indonesia

Huawei ASEAN Academy
Huawei ASEAN Academy Engineering Institute (Foto : Huawei)

Telset.id, Jakarta – Huawei ASEAN Academy Engineering Institute resmi dibuka di Indonesia. Huawei ASEAN Academy (Indonesia) Engineering Institute berlokasi di Jakarta dan menjadi pusat pelatihan di bidang TIK Huawei Academy terbesar di Asia Pasifik.

CEO Huawei Indonesia dan President Huawei ASEAN Academy, Jacky Chen mengatakan bahwa dibangunnya lembaga pendidikan ini merupakan komitmen Huawei Indonesia dalam mengembangkan kompetensi SDM Indonesia di bidang TIK.

Hal ini dilakukan guna mendukung percepatan transformasi digital di tanah air, sekaligus mendukung tercapainya visi Indonesia menjadi lima besar kekuatan ekonomi digital dunia pada 2045.

{Baca juga: 10 HP Huawei Terbaru Januari 2021, Ada yang Dukung GMS!}

“Keberadaan SDM yang menguasai bidang TIK menjadi kunci penting bagi Indonesia untuk mewujudkan visi-visi besarnya sekaligus meningkatkan daya saing globalnya,” tutur Jacky.

Melalui keterangan resmi yang diterima pada Selasa (26/01/2021), Dekan Huawei ASEAN Academy (Indonesia) Engineering Institute Yang Dong Hai mengatakan bahwa Huawei ASEAN Academy dilengkapi dengan teknologi paling canggih di industri.

Terdapat beberapa teknologi yang dihadirkan untuk proses belajar mengajar seperti konstruksi jaringan nirkabel dan microwave, upgrade, migrasi, dismantling, penggelaran ulang, FTTx, hingga datacom jaringan optik.

“Di Huawei ASEAN Academy (Indonesia) Engineering Institute, selain mengikuti kelas teori, SDM di bidang TIK juga bisa belajar praktik kerja lapangan, mengikuti ujian dan memperoleh sertifikasi,” jelas Yang Dong Hai.

“Dengan ini, pelatihan bisa diselenggarakan untuk 80 personel sekaligus di lapangan. Sehingga, diharapkan sebanyak 1.500 hingga 2.000 program pelatihan dan sertifikasi TIK ini diharapkan dapat terselenggara dalam setiap tahunnya,” tambahnya.

Huawei ASEAN Academy

Huawei ASEAN Academy Engineering Institute (Foto : Huawei)

Huawei ASEAN Academy (Indonesia) Engineering Institute terdiri dari Business College, Technical College dan Engineering College yang didukung lebih dari 100 trainer, lebih dari 3000 kursus atau pelatihan dan lebih dari 100 mirroring environment.

Pertama di Business College, peserta dari kalangan pemerintahan, regulator, perusahaan, serta para manajer dari perusahaan berskala enterprise maupun operator telekomunikasi dapat mempelajari tentang perkembangan TIK terkini beserta tren-tren industri.

Mereka dapat belajar berbagai materi pelatihan terbaik yang bermanfaat sebagai bahan studi, hingga filosofi manajemen Huawei.

Tujuan Business College adalah membantu para manajer atau posisi sederajat dari berbagai lembaga untuk memahami dinamika TIK di industri, memiliki kepemimpinan yang kuat, sehingga mampu membangun kebijakan serta keputusan yang tepat.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Huawei Terbaru}

Kedua melalui Technical College, Huawei ASEAN Academy (Indonesia) menawarkan beragam program unggulan kepada para peserta pelatihan.

Program yang ditawarkan oleh Technical Collage adalah ICT Technical Training and Certification, IP Training and Certification, ICT Competition, Seeds for the Future, Excellent College Students Internship, Developer Contest (HMS, Cloud & AI), serta 5G+AI Ecosystem Innovation Training Camp.

Technical College dihadirkan untuk para engineer dari operator telekomunikasi maupun enterprise, mahasiswa, praktisi TIK, dan mitra ekosistem.

Terakhir melalui Engineering College, peserta dari kalangan teknisi Sub-Kontraktor maupun siswa sekolah vokasional dapat meningkatkan pengetahuan dan kecakapan di bidang TIK dan meningkatkan peluang kerja di bidang TIK.

{Baca juga: Biden Dilantik, Surat Bos Huawei Soal Teknologi AS Tersebar}

Program ini dapat diikuti oleh peserta khususnya bagi siswa-siswa sekolah vokasional, serta meningkatkan efisiensi karyawan di perusahaan-perusahaan Sub-Kontraktor.

Lembaga pendidikan ini juga dilengkapi dengan laboratorium-laboratorium, ruang-ruang kelas, pusat pelatihan, hingga fasilitas untuk mempelajari instalasi hardware dan pekerjaan-pekerjaan di lapangan.

Kehadiran lembaga pendidikan ini diharapkan mampu mencetak SDM Indonesia yang unggul sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Tanah Air. [NM/HBS]

Previous articleTelkom Punya Super Komputer Nvidia DGX A100, Pertama di Indonesia
Next articleSamsung Bikin Chipset 5nm untuk Mobil Otonom Tesla

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here