šŸ“‘ Daftar Isi

CXMT memulai produksi massal DRAM G5 dengan chip LPDDR5X 24Gb

CXMT Mulai Produksi Massal DRAM G5, Kunci LPDDR5X 24Gb

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • CXMT mulai produksi massal DRAM G5 dengan active-area half-pitch 11,95nm via quadruple-patterning
  • Chip pertama adalah LPDDR5X 24Gb, kapasitas 50% lebih besar dari produk sebelumnya
  • Proses HKMG menekan tinggi core cell array jadi 6.762nm
  • Rasio aspek kapasitor sekitar 45:1, masih di bawah target SK hynix 100:1
  • Klaim 50% lebih banyak gross dies per wafer belum disertai data yield
  • 11,95nm adalah half-pitch, bukan penamaan node DRAM konvensional
  • LPDDR5X 24Gb mulai masuk smartphone flagship China

Telset.id – CXMT resmi memulai produksi massal DRAM generasi kelima (G5) yang diklaim menurunkan active-area half-pitch menjadi 11,95nm lewat litografi quadruple-patterning. Langkah ini menempatkan produsen DRAM asal China tersebut sebagai pemain yang mulai menyentuh dimensi khas teknologi DRAM kelas 10nm, meski angkanya tidak bisa langsung diterjemahkan menjadi penamaan node DRAM konvensional.

Perangkat pertama yang diproduksi massal dengan proses G5 adalah chip LPDDR5X berkapasitas 24Gb. Chip ini sudah masuk produksi massal dan disebut menawarkan kapasitas 50% lebih besar dibanding produk CXMT sebelumnya yang setara. Produk tersebut tersedia dalam dua format paket untuk kebutuhan desain perangkat mobile yang berbeda.

Menurut laporan dari China, produk LPDDR5X 24Gb ini sudah mulai masuk ke smartphone flagship mainstream di China. Artinya, konsumen di pasar tersebut berpotensi lebih dulu merasakan dampak dari kapasitas memori yang lebih besar pada perangkat kelas atas.

Selain soal half-pitch, CXMT mengklaim proses high-K metal gate (HKMG) yang dioptimalkan untuk DRAM berhasil menekan tinggi core cell array menjadi 6.762nm. Perusahaan juga menyebut telah memodifikasi alur proses dan memperkenalkan material baru yang tidak dirinci, guna memungkinkan kapasitor penyimpanan dengan rasio aspek kedalaman terhadap lebar sekitar 45:1.

CXMT headquarters

Rasio aspek 45:1 berarti kapasitor penyimpanan CXMT 45 kali lebih dalam dibanding lebarnya. Kondisi ini yang memungkinkan perusahaan memperkecil area sel DRAM dan menampung lebih banyak array memori pada satu wafer, sehingga kapasitas yang dijual bisa lebih terprediksi. Namun, rasio aspek yang makin tinggi membuat proses etsa, deposisi, stabilitas mekanis, hingga manufaktur dengan hasil tinggi menjadi jauh lebih menantang.

Sebagai pembanding, SK hynix menyatakan rasio aspek kapasitor perlu melampaui 100:1 ketika dimensi kritis DRAM nantinya turun di bawah 10nm. Angka ini menunjukkan bahwa 45:1 masih berada di jalur yang berbeda dari target generasi DRAM berikutnya, meski tetap menjadi capaian tersendiri bagi CXMT.

CXMT juga mengklaim G5 menghasilkan setidaknya 50% lebih banyak gross dies per wafer dibanding G4. Sayangnya, tanpa angka aktual, klaim tersebut belum bisa diverifikasi. CXMT pun tidak mengungkap tingkat yield, sehingga sulit menentukan peningkatan produktivitas, jumlah known-good dies, maupun biaya manufaktur per bit yang sebenarnya.

Sejumlah Catatan Penting di Balik Klaim G5

Ada beberapa hal yang perlu dicermati dari pengumuman ini. Pertama, angka 11,95nm yang disebut CXMT adalah active-area half-pitch, bukan penamaan node proses konvensional. Menyebut G5 sebagai proses 12nm adalah penyederhanaan yang sangat besar, paling tidak.

Kedua, dua dimensi fisik yang diungkap tidak berarti CXMT sudah setara secara teknologi dengan proses DRAM terbaru dari Micron, Samsung, dan SK hynix. Faktor densitas, penskalaan kapasitor, karakteristik transistor, konsumsi daya, dan yang paling penting untuk produk komoditas, yakni yield, tetap menentukan.

Micron

Ketiga, klaim peningkatan gross dies per wafer sebesar 50% dibanding G4 masih bersifat sepihak karena tidak disertai data pendukung. Tanpa angka yield dan biaya produksi, klaim ini belum bisa dijadikan dasar untuk menilai daya saing CXMT secara utuh.

Meski demikian, klaim node DRAM kelas 11,95 tetap menjadi pencapaian tersendiri. Posisi CXMT sebagai produsen DRAM China yang berani mengumumkan produksi massal generasi kelima menunjukkan ambisi perusahaan untuk terus mengejar ketertinggalan dari pemain global.

Dari sisi rantai pasok, langkah ini juga relevan dengan dinamika industri chip yang tengah bergejolak, termasuk pembatasan ekspor dan persaingan teknologi antarnegara. Beberapa kebijakan pembatasan chip sempat menjadi sorotan, seperti langkah Huawei Batasi Chip AI Ascend 900 yang hanya menyasar pasar China.

Untuk pasar smartphone, kehadiran LPDDR5X 24Gb dari CXMT berpotensi menambah pilihan kapasitas memori bagi produsen perangkat flagship. Namun, sejauh mana adopsi di luar China akan terjadi masih bergantung pada ketersediaan, harga, dan tentu saja kepercayaan produsen perangkat terhadap kualitas dan yield produksi CXMT.

Hingga kini, belum ada informasi resmi soal harga, ketersediaan global, maupun mitra produsen smartphone yang akan memakai chip LPDDR5X 24Gb dari CXMT. Yang jelas, produksi massal G5 menjadi penanda bahwa CXMT terus mendorong kapabilitas manufaktur DRAM-nya, meski sejumlah catatan teknis masih perlu dibuktikan dengan data yang lebih transparan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.