Ilustrasi perubahan wake word Perplexity AI dari Hey Plex menjadi Hey Perplexity di Samsung Galaxy S26

Samsung Galaxy S26 Ganti Wake Word Perplexity AI Jadi “Hey Perplexity”

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Perplexity AI secara resmi mengubah frasa panggilan (wake word) untuk asisten AI-nya dari “Hey Plex” menjadi “Hey Perplexity”. Perubahan yang ditemukan dalam pembaruan aplikasi versi 2.81.2 ini akan berdampak pada integrasi di Samsung Galaxy S26 series yang diumumkan sebagai fitur utama.

Perubahan ini pertama kali diisyaratkan oleh CEO Perplexity AI, Aravind Srinivas, melalui sebuah cuitan di platform X yang kemudian dihapus. Bukti konkret muncul setelah media teknologi Android Authority menganalisis kode dalam pembaruan aplikasi Perplexity versi 2.81.2, yang menunjukkan persiapan antarmuka untuk wake word baru tersebut. Wake word yang sebelumnya hanya dua suku kata (“Hey Plex”) kini berkembang menjadi empat suku kata (“Hey Perplexity”).

Meskipun lebih panjang dan berpotensi lebih sulit diucapkan, tim pengembang telah mengantisipasi tantangan pelafalan dengan menyiapkan beberapa varian pengucapan yang mirip dalam kode aplikasi. Analisis industri menduga alasan utama perubahan ini adalah untuk menghindari kebingungan merek dengan Plex, layanan media player populer yang telah lebih dulu eksis.

Perubahan wake word ini menjadi sorotan khusus karena terkait langsung dengan integrasi Perplexity AI di Samsung Galaxy S26 series. Pada acara Galaxy Unpacked bulan Februari lalu, Samsung menjadikan integrasi mendalam dengan Perplexity AI sebagai salah satu fitur andalan seri terbarunya, dengan wake word “Hey Plex” sebagai metode aktivasi suara.

Namun, integrasi tersebut sempat mengalami kendala teknis. Pada bulan Maret, dilaporkan bahwa fitur aktivasi suara “Hey Plex” berada dalam kondisi “semi-palsu”. Aplikasi Perplexity tidak terpasang secara bawaan di perangkat baru, dan bahkan ketika diinstal manual, aplikasi itu tidak muncul dalam daftar opsi asisten suara default sistem. Menanggapi hal ini, Samsung menyatakan bahwa ini adalah bagian dari proses optimasi produk yang berkelanjutan dan menegaskan bahwa masalah tersebut tidak mempengaruhi ketersediaan atau ruang lingkup integrasi pengalaman Perplexity.

Strategi ekspansi dan kolaborasi Perplexity AI belakangan ini memang cukup agresif. Selain kerja sama dengan Samsung untuk perangkat mobile, perusahaan juga telah menghadirkan AI-nya di lini TV Samsung 2025. Upaya lainnya termasuk menjalin kemitraan dengan Getty Images untuk mengatasi isu hak cipta konten, serta dikabarkan sedang mengembangkan browser khusus bernama Comet untuk mengumpulkan data pelatihan.

Langkah rebranding wake word ini dianggap penting untuk memperkuat identitas merek “Perplexity” itu sendiri di tengah persaingan ketat asisten AI. Dengan nama yang lebih panjang dan lengkap, perusahaan berharap dapat membedakan diri secara lebih jelas di pasar. Namun, efektivitas wake word empat suku kata dalam hal kemudahan dan kecepatan penggunaan oleh konsumen masih perlu dibuktikan setelah pembaruan sepenuhnya diluncurkan.

Perkembangan terbaru ini juga menunjukkan dinamika cepat dalam dunia kolaborasi teknologi AI dan hardware. Meskipun sempat dikabarkan menawarkan akuisisi besar, fokus Perplexity AI saat ini tampaknya pada penguatan integrasi dengan partner seperti Samsung. Pengguna Samsung Galaxy S26 series nantinya diharapkan dapat langsung merasakan pembaruan ini setelah aplikasi Perplexity mendapatkan update stabil yang mendukung wake word “Hey Perplexity”.