Telset.id ā Rencana pengembangan data center Google tahap ketiga di Fort Wayne, Indiana, Amerika Serikat, terancam merusak lebih dari empat hektare lahan basah federal yang dilindungi. Sebuah perusahaan bernama Hatchworks LLC, pengembang data center untuk Google, dikabarkan ingin menimbun lahan basah tersebut sebagai bagian dari āProject Zodiac,ā proyek data center hiperskala senilai $2 miliar.
Berdasarkan laporan media lokal WANE, Hatchworks telah mengajukan aplikasi untuk membeli 4,26 hektare lahan basah berhutan di luar Fort Wayne. Dari luas tersebut, sekitar 2,13 hektare akan diaspal untuk membangun tiga gedung baru, serta jaringan pipa air limbah dan infrastruktur listrik.
Meskipun empat hektare bukanlah area yang sangat luasāsekitar ukuran Walmart supercenter pada umumnyaājika aplikasi ini disetujui, perusahaan swasta akan mengambil alih lahan publik demi akumulasi kekayaan. Jika otoritas negara bagian menyetujui pembangunan kampus data center ini, maka area tersebut akan secara permanen merusak dataran banjir penting di Indiana.
Lahan basah memiliki berbagai fungsi penting, tidak hanya sebagai rumah bagi beragam kehidupan tumbuhan dan hewan, tetapi juga sebagai cekungan alami air hujan yang melindungi komunitas sekitar dari banjir dan erosi tanah.
Baca Juga:
Sebagian besar area kampus data center yang akan dibangun menempati lahan pertanian yang sudah diaspal, kemungkinan telah direkayasa dari lahan basah aslinya sejak lama. Namun, alih-alih mengikuti batas lahan yang ada, Hatchworks memilih untuk tetap pada rencana desain awalnya. Dalam pengajuan ke Indiana Department of Environmental Management, perusahaan tersebut menyatakan bahwa menghindari lahan basah sepenuhnya adalah hal yang mustahil.
āItu ditentukan bahwa memenuhi tujuan proyek dan sepenuhnya menghindari sumber daya air tidak layak,ā demikian bunyi pengajuan tersebut. āPrioritas diberikan untuk menghindari sebanyak mungkin hutan besar⦠Mengingat kendala ini, dan tata letak serta dimensi bangunan data center yang diperlukan, tidak mungkin untuk mengakomodasi pembangunan tanpa berdampak pada hutan yang mengandung [lahan basah] tersebut.ā
Usulan ini akan segera menjalani dengar pendapat publik virtual sebelum disetujui, meskipun pengembang telah menetapkan perkiraan tanggal mulai pembangunan pada 14 September. Mengingat fase-fase sebelumnya dari kampus Google telah selesai dibangun, sulit membayangkan pejabat Indiana akan mencegah buldoser untuk mulai bekerjaāmeskipun dengan tekanan publik yang cukup, segala kemungkinan bisa terjadi.

Kasus ini menunjukkan bagaimana ekspansi infrastruktur digital berskala besar dapat berbenturan dengan upaya pelestarian lingkungan. Di satu sisi, pembangunan data center diperlukan untuk mendukung layanan cloud dan kecerdasan buatan yang semakin masif. Di sisi lain, dampak ekologis dari pembangunan tersebut sering kali baru disadari setelah kerusakan terjadi.
Menariknya, Google sendiri telah mengembangkan berbagai inisiatif lingkungan. Salah satunya adalah model AI WeatherNext yang digunakan untuk prediksi siklon, menunjukkan bahwa perusahaan teknologi ini memiliki kapabilitas untuk memahami isu lingkungan. Namun, keputusan bisnis seperti pengembangan data center ini menunjukkan adanya kesenjangan antara komitmen lingkungan yang dipublikasikan dengan praktik operasional di lapangan.
Selain itu, Google juga tengah mengembangkan berbagai layanan baru seperti fitur pemesanan makanan di Google Maps dan AI Coach untuk analisis kebugaran. Semua layanan ini membutuhkan infrastruktur data center yang besar, yang pada akhirnya berdampak pada lingkungan.
Perkembangan ini juga terjadi di tengah persiapan Google untuk mengumumkan produk-produk terbarunya. Perusahaan ini dijadwalkan menggelar acara Made by Google yang akan dipandu oleh Trevor Noah, serta menyiapkan Googlebook pertama dengan brand XPS bersama Dell.
Keputusan akhir mengenai aplikasi Hatchworks ini akan menjadi ujian bagi komitmen otoritas Indiana dalam menyeimbangkan kepentingan ekonomi dan pelestarian lingkungan. Dengar pendapat publik virtual menjadi kesempatan bagi warga untuk menyuarakan keberatan mereka sebelum keputusan final diambil.





Komentar
Belum ada komentar.