📑 Daftar Isi

Petugas PLN memantau sistem kelistrikan di Pulau Jawa pasca pemulihan pasokan listrik

PLN Pulihkan Pasokan Listrik Jawa Usai Gangguan Pekan Lalu

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • PLN secara bertahap memulihkan pasokan listrik di Pulau Jawa setelah gangguan pada pekan lalu
  • Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo konfirmasi pemadaman bergilir berhasil diminimalkan sejak Minggu
  • Perbaikan tata kelola rantai pasok energi primer dilakukan di sisi hulu dan hilir
  • PLN lakukan penguatan infrastruktur pembangkit milik sendiri maupun mitra IPP
  • Monitoring dan mitigasi dilakukan 24 jam nonstop untuk cegah gangguan serupa
  • PLN sampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terdampak pemadaman

Telset.id – PT PLN (Persero) secara bertahap memulihkan pasokan listrik di Pulau Jawa setelah sempat mengalami gangguan yang memicu pemadaman bergilir pada pekan lalu. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengonfirmasi bahwa kondisi sistem kelistrikan di Pulau Jawa mulai membaik dan pemadaman bergilir berhasil diminimalkan sejak Minggu kemarin.

Pernyataan tersebut disampaikan Darmawan di Istana Negara Jakarta, dikutip dari siaran resmi Badan Komunikasi Pemerintah RI pada Senin (2026). Menurutnya, pasokan energi primer yang sesuai dengan spesifikasi kebutuhan pembangkit saat ini sudah berangsur normal. Pemulihan ini terjadi baik untuk pembangkit milik PLN maupun mitra atau independent power producer (IPP).

Langkah Perbaikan Hulu dan Hilir

Sebagai bagian dari evaluasi atas kondisi tersebut, PLN menegaskan komitmennya untuk melakukan langkah perbaikan di sisi hulu. Darmawan menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan perbaikan tata kelola rantai pasok energi primer. Selain membenahi rantai pasok, PLN juga berfokus pada keandalan infrastruktur hilir. Langkah pembenahan tersebut mencakup penguatan pada pembangkit milik PLN maupun mitra.

Darmawan menjelaskan bahwa upaya pemulihan dan penguatan sistem ini dilakukan secara menyeluruh. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Pulau Jawa secara jangka panjang. Pihak manajemen PLN juga memastikan bahwa pengawasan terhadap sistem kelistrikan terus berjalan tanpa henti. Seluruh tim dikerahkan untuk memitigasi potensi gangguan serupa di masa mendatang.

“Kami melakukan upaya all out 24 jam, tujuh hari seminggu, baik dalam melakukan monitoring maupun memetakan seluruh langkah yang diperlukan,” kata Darmawan.

Permintaan Maaf kepada Masyarakat

Atas terjadinya gangguan kelistrikan yang sempat mengganggu aktivitas warga pada pekan lalu, Darmawan menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh masyarakat terdampak. “Untuk itu, sekali lagi kami mohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat karena minggu lalu terjadi gangguan yang menyebabkan pemadaman bergilir,” katanya.

Langkah pemulihan ini menjadi perhatian serius mengingat Pulau Jawa merupakan pusat aktivitas ekonomi dan industri nasional. Gangguan pasokan listrik dalam skala besar dapat berdampak luas pada produktivitas dan kehidupan sehari-hari masyarakat. PLN berkomitmen untuk memastikan keandalan sistem kelistrikan ke depan melalui berbagai perbaikan struktural, termasuk pengelolaan rantai pasok energi primer dan penguatan infrastruktur pembangkit.

Masalah rantai pasok energi primer yang sempat menjadi pemicu gangguan kini tengah dibenahi secara menyeluruh. PLN memastikan bahwa pasokan energi primer yang sesuai spesifikasi kebutuhan pembangkit sudah kembali normal. Pemulihan ini mencakup seluruh pembangkit, baik milik PLN maupun mitra IPP. Ke depan, PLN akan terus melakukan monitoring dan pemetaan langkah-langkah mitigasi secara all out 24 jam nonstop untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

Dengan pulihnya pasokan listrik di Pulau Jawa, aktivitas masyarakat dan industri diharapkan dapat kembali normal. PLN berkomitmen untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan secara berkelanjutan melalui tata kelola yang lebih baik dan pengawasan yang ketat.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai dinamika rantai pasok di sektor teknologi dan energi, simak juga artikel terkait lainnya.

Komentar

Belum ada komentar.