Peserta Pameran Indocomtech 2018 Sepi Gara-gara Dollar

Telset.id,Jakarta– Pihak Panitia Indocomtech mengakui peserta yang ikut gelaran Indocomtech 2018 lebih sedikit dari tahun lalu. Menurutnya kondisi nilai tukar rupiah terhadap dollar cukup mempengaruhi kegiatan pameran pada tahun ini.

Menurut Bambang Setiawan selaku Presiden Direktur PT Traya Eksibisi Internasional ada penyesuaian tempat dan kondisi kegiatan pameran.

Menurutnya kondisi dollar saat ini berpengaruh pada kondisi distributor yang otomatis berpengaruh kepada kondisi peserta pameran itu sendiri.

“Jadi pasti ada pengaruh. Memang tahun ini Indocomtech lebih mengecil karena ada reposisi. Dengan kondisi industri tahun ini yang sangat sulit kita berusaha untuk terus ada tetapi tidak banyak,” ucap Bambang di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Tetapi Bambang tetap optimis jika minat pengunjung masih sangat besar untuk menghadiri pameran ini. Menurutnya, kondisi ini tidak akan berlangsung lama karena setelah kondisi dollar akan stabil maka geliat industri teknologi akan semakin tumbuh.

“Kita berharap tahun depan bisa lebih baik lagi, jadi pameran-pameran sejenis ini bisa terus tumbuh. Jadi mau tidak mau harus didukung sama-sama untuk bisa membangkitkannya,” ucap Bambang.

Meski dia mengakui dari sisi jumlah tenant menurun, tetapi Bambang tetap yakin jika tahun ini pengunjung akan meningkat dari 180 ribu pengunjung di event Indocomtech tahun lalu.

Menurutnya, saat ini kondisi kawasan JCC lebih stabil karena tahun lalu kawasan JCC dan Senayan mengalami renovasi menjelang Asian Games 2018. Selain itu adanya kegiatan Indonesia Motorcycle Show (IMOS) yang berada di kawasan JCC juga.

“Jadi tahun ini semuanya sudah baik dan juga karena di sebelah ada IMOS sehingga diharapkan mereka yang kesana mampir juga ke acara ini. Soalnya kan IT sama otomotif kelasnya mirip-mirip,” ucap Bambang.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Rudi Muliadi selaku Ketua Apkomindo DKI Jakarta. Menurutnya kondisi dollar saat ini justru menjadi motivasi bagi pelaku industri untuk berkembang.

“Dollar itu berefek pada semua sendi seperti barang impor jadi mahal tetapi itu membuat kita jadi terpacu. Ada brand dari luar negeri yang datang kesini sehingga mumpung mereka ada disini jadi kita tertantang untuk ngomongin bisnisnya,” ucap Rudi.

Sebelumnya pameran teknologi Indocomtech 2018 resmi digelar untuk ke-26 kalinya. Mengusung tema “Technology for Everyone”, acara tersebut akan diselenggarakan sejak 31 Oktober 2018 hingga 4 November 2018.

Ajang teknologi tahunan ini, akan mengajak para vendor dan pegiat teknologi dari dalam dan luar negeri untuk memamerkan produk dan inovasi mereka.

Menurut Ketua Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo), Hidayat Tjokrodjojo, Indocomtech di tahun ini bisa dibilang berkembang lebih baik. Sebab, saat ini fokus pameran bukan hanya soal teknologi komputer saja, tetapi menjadi sebuah pertunjukan digital.

“Ini bukan pertunjukan komputer tetapi ini pertunjukan digital buat semua oleh karenanya kita mengusung tema Technology for Everyone,” ucap Hidayat. [NM/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here