Peristiwa Satu Dekade Terakhir yang Terekam Satelit [VIDEO]

Peristiwa satu dekade

Telset.id, Jakarta Peristiwa terbesar dalam satu dekade terakhir telah dicatat dari luar angkasa. Ada banyak peristiwa dalam satu dekade yang terekam satelit.

Seperti diketahui, pertumbuhan satelit komersial telah memangkas biaya. Kemajuan teknologi menghasilkan gambar beresolusi tinggi. Hampir semua bagian di dunia pun mudah diakses, bahkan lewat smartphone.

Perusahaan pencitraan satelit AS, Maxar Technologies Inc, telah merilis citra satelit dari beberapa peristiwa terbesar dalam satu dekade terakhir. Ada bencana alam, perang, hingga pembangunan.

{Baca juga: Video Ungkap Skala Kebakaran Hutan di 2019, Lalap Sebagian Bumi}

Menurut laporan New York Post, seperti dikutip Telset.id, Kamis (26/12/2019), satelit milik Maxar Technologies Inc berhasil pula memotret markas Apple “Spaceship” di Cupertino, California, AS.

Ada juga gambar tumpahan minyak Deepwater Horizon 2010 di Teluk Meksiko hingga peluncuran kapal induk pertama buatan dalam negeri, Shandong, dari pangkalan di pantai Laut China Selatan.

Sekadar informasi, berkantor pusat di Westminster, Colorado, selama ini AS Maxar Technologies mengkhususkan diri dalam bidang satelit untuk pencitraan Bumi, data geospasial, dan analitik.

Sebelumnya, Satelit Transit Exoplanet Survey (TESS) NASA telah menemukan sejumlah eksoplanet, termasuk apa yang disebut dengan missing link dan sebuah eksoplanet dengan tiga matahari.

Baru-baru ini, satelit NASA itu juga dilaporkan telah menemukan Planet 9 nan misterius. Penemuan Planet 9 tersebut berdasarkan studi terbaru yang diterbitkan dalam Research Notes of AAS.

{Baca juga: Eropa Terbangkan Satelit CHEOPS untuk Pantau Planet Alien}

Satelit NASA senilai USD 200 juta atau Rp 2,8 triliun tersebut mampu mengambil banyak gambar dari tempat sama di ruang angkasa. TESS pun berpotensi menemukan objek trans-Neptunus alias TNO.

“Karena mampu mendeteksi objek dengan perpindahan sekitar lima piksel dan Planet 9 berukuran sebesar 19 <V <24, muncul anggapan bahwa TESS dapat menemukannya,” tulis para penulis. (SN/FHP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here