Pengguna Tak Tahu Facebook Simpan Daftar “Minat” Mereka

Telset.id, Jakarta – Ada studi yang menyatakan jika sebagian pengguna Facebook tidak mengetahui jika perusahaan tersebut menyimpan daftar minat mereka untuk menampilkan iklan yang relevan.

Dilansir Telset.id dari Ubergizmo pada Jumat (18/01/2019), Facebook mengumpulkan data tentang minat pengguna berdasarkan cara mereka menggunakan aplikasi, halaman yang berinteraksi dengan mereka, hal-hal yang sering mereka posting, dan sebagainya untuk memberikan iklan yang relevan.

Tetapi banyak pengguna yang tidak mengetahui cara pengumpulan data tersebut. Menurut penelitian dari Pew Internet, ada 74% dari peserta  tidak tahu bahwa Facebook menyimpan data tersebut.

Pada penelitian itu, setengah dari pengguna merasa tidak nyaman atas perbuatan Facebook. Ini sebenarnya adalah daftar yang dapat Anda lihat sendiri melalui halaman preferensi iklan Facebook.

Facebook telah menanggapi penelitian ini dalam sebuah pernyataan kepada The Verge, di mana mereka mengakui bahwa pendidikan yang lebih baik perlu dilakukan tentang cara kerja periklanan berbasis internet.

{Baca juga: Pemerintah Jerman Larang Facebook Kumpulkan Data Pengguna}

“Kami ingin orang-orang memahami cara kerja pengaturan dan kontrol iklan kami. Itu berarti iklan yang lebih baik untuk orang,” tulis pihak Facebook.

“Sementara kami dan industri iklan daring lainnya perlu berbuat lebih banyak untuk mendidik orang tentang cara kerja iklan berbasis minat dan cara kami melindungi informasi orang. Kami menyambut baik percakapan tentang transparansi dan kontrol,” tambahnya.

Sebelumnya, mulai ada pihak yang melarang Facebook dalam hal pengumpulan data. Pemerintah Jerman dilaporkan segera meningkatkan pengaturan praktik jejaring sosial ini. Sumber Bild am Sonntag mengklaim, Kantor Kartel Federal Jerman akan memerintahkan Facebook untuk berhenti mengumpulkan data pengguna.

{Baca juga: Facebook dan Google Dituntut Rp 124,2 Triliun, Kenapa?}

Hal itu kabarnya berkaitan dengan bagaimana Facebook berbagi data pengguna dengan aplikasi dan situs di luar jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg itu, termasuk Instagram dan WhatsApp.

Pengawas anti-monopoli akan menyampaikan keputusan ke Facebook dalam beberapa minggu ke depan.

“Tidak pasti, seberapa cepat Facebook harus mengubah praktik. Jerman kemungkinan besar akan menetapkan tenggat waktu,” kata Bild, seperti dikutip Telset.id dari Engadget, Selasa (15/1/2019). [NM/IF]

Previous articleXiaomi Rilis Game Pesaing PUBG dan Fortnite
Next articleApple Watch Kembangkan Fitur Pendeteksi Stroke

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here