Fans Samsung Keukeh Pakai Galaxy Note 7

Pengguna Note 7

Telset.id, Jakarta – Saat ini isu terpanas yang banyak dibicarakan adalah soal meledaknya Samsung Galaxy Note 7 di berbagai tempat. Meledaknya perangkat terebut disebabkan oleh panasnya baterai pada phablet tersebut. Menariknya, masalah itu tidak membuat fans Samsung “kapok” menggunakan Galaxy Note 7.

Pasca banyaknya laporan meledaknya Galaxy Note 7, Samsung langsung dengan cepat melakukan recall Galaxy Note 7 secara global. Namun menurut Apteligent, pengguna tetap keukeh untuk menggunakan Galaxy Note 7, meskipun terdapat banyak risiko.

apteligent-galaxynote7-adoption-768x484

Seperti yang bisa dilihat pada grafik di atas, tingkat penggunaan Galaxy Note 7 menurun secara cepat ketika adanya pengumuman recall resmi dari Samsung. Namun ketika masuk ke awal September, penggunaan malah naik bahkan tingkatannya sama seperti sebelum dilakukan recall.

Mengingat fakta bahwa smartphone ini telah meledak dan membakar sebuah kamar hotel di Australia, tentu ini adalah kejadian yang mengejutkan.

Program recall dari Samsung memang berbeda untuk beberapa negara, namun ketika pengguna yang membeli perangkat ini sebelum pertengahan September, kemungkinan besar Galaxy Note 7 yang anda miliki berpotensi memiliki baterai yang rusak.

Untuk wilayah Amerika misalnya, pengguna akan mendapatkan opsi untuk mendapat pengembalian dana secara penuh atau menukarnya dengan Galaxy S7 atau S7 Edge.

Sedangkan untuk wilayah Kanada, Samsung bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk memastikan perangkat yang rusak untuk dikembalikan dengan mendaftar pada situs resmi untuk program penukaran perangkat ini. Untuk beberapa negara di Eropa, Samsung akan menukarkan unit Note 7 pada 19 September.

Samsung juga telah merilis update software di Korea yang menyebutkan bahwa perangkat Note 7 hanya dapat mengisi daya hingga 60% saja demi menjaga baterai tetap berada di suhu yang normal (tidak terlalu panas). (FHP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here