Telset.id ā Pelanggan YouTube TV dan DirecTV Stream di Amerika Serikat berpotensi mendapatkan kompensasi finansial dari Disney. Raksasa hiburan tersebut telah menyetujui penyelesaian gugatan class action senilai USD 50 juta atau sekitar Rp 800 miliar, yang memicu kenaikan harga berlangganan layanan TV streaming langsung.
Gugatan ini berawal dari dugaan praktik antitrust yang dilakukan Disney melalui kendali atas ESPN dan Hulu. Klaim menyebutkan bahwa kesepakatan Disney dengan Google, induk YouTube TV, memaksa harga paket dasar YouTube TV naik hampir 100 persen, dari USD 35 menjadi USD 65 per bulan.
Penyelesaian ini menjadi kabar penting bagi pelanggan yang merasa dirugikan. Jika Anda termasuk dalam kategori yang memenuhi syarat, Anda bisa mengajukan klaim hingga batas waktu yang telah ditentukan.
Latar Belakang Gugatan dan Dampaknya
Gugatan class action ini pertama kali diajukan pada tahun 2022 oleh pelanggan YouTube TV. Mereka menuduh Disney menggunakan posisi dominannya untuk memaksakan persyaratan yang tidak adil kepada penyedia layanan TV streaming langsung.
Inti dari tuduhan tersebut adalah bahwa Disney, sebagai pemilik ESPN dan Hulu, memiliki kekuatan pasar yang luar biasa. Hal ini memungkinkan Disney untuk menekan Google dan penyedia lain agar menerima kesepakatan yang pada akhirnya membebani konsumen dengan harga lebih tinggi.
Akibatnya, pelanggan YouTube TV harus menanggung kenaikan harga yang signifikan. Kenaikan dari USD 35 menjadi USD 65 dalam waktu singkat menjadi bukti utama dalam gugatan ini.
Disney sendiri telah setuju untuk menyelesaikan gugatan ini tanpa mengakui kesalahan. Meski demikian, kesepakatan ini masih menunggu persetujuan akhir dari pengadilan, dengan sidang dijadwalkan pada 14 Januari 2027.
Siapa yang Berhak Mendapatkan Kompensasi?
Penyelesaian Disney ini mencakup dua kelompok pelanggan utama. Pertama, pelanggan YouTube TV yang berlangganan antara 1 April 2019 hingga 31 Maret 2026.
Kedua, pelanggan layanan streaming langsung DirecTV, yang mencakup merek DirecTV Stream, DirecTV Now, dan AT&T TV Now, dengan periode yang sama. Jika Anda berlangganan kedua layanan tersebut, Anda berpotensi mendapatkan pembayaran untuk masing-masing, namun cukup mengisi satu formulir klaim saja.
Jumlah kompensasi yang akan diterima setiap individu belum dapat dipastikan. Namun, lokasi tempat tinggal selama periode gugatan menjadi faktor penentu utama.
Sebanyak 90 persen dari total dana akan dialokasikan untuk pelanggan yang tinggal di 39 negara bagian tertentu, termasuk California, New York, Florida, Texas, dan lainnya. Sementara 10 persen sisanya akan dibagikan kepada anggota kelas di negara bagian lainnya.
Perlu dicatat bahwa nilai pembayaran diperkirakan tidak besar. Dana USD 50 juta harus dibagi di antara jutaan pelanggan selama tujuh tahun.
Cara Mengajukan Klaim
Jika Anda termasuk dalam kelompok yang memenuhi syarat, Anda akan menerima pemberitahuan melalui pos atau email. Pemberitahuan tersebut berisi ID unik dan PIN yang diperlukan untuk mengakses portal klaim online.
Proses klaim dapat dilakukan secara online melalui situs resmi penyelesaian. Anda perlu memasukkan ID dan PIN, kemudian memberikan informasi pribadi, memverifikasi langganan YouTube TV atau DirecTV Stream, serta menentukan tempat tinggal.
Setelah itu, Anda dapat memilih metode pembayaran elektronik untuk mempercepat proses. Jika tidak, Anda akan menerima cek kertas melalui pos.
Bagi yang tidak menerima pemberitahuan tetapi yakin memenuhi syarat, Anda bisa menghubungi administrator melalui email di info@OnlineTVSettlement.com. Alternatif lain, Anda dapat mencetak formulir PDF dan mengirimkannya melalui pos ke alamat:
Biddle v. Disney
Settlement Administrator
P.O. Box 4720
Portland, OR 97208-4720
Semua formulir klaim harus diselesaikan secara online atau cap pos paling lambat 8 September 2026.
Baca Juga:
Kasus ini menjadi pengingat bagaimana praktik bisnis perusahaan besar dapat berdampak langsung pada kantong konsumen. Bagi pelanggan setia YouTube TV dan DirecTV Stream, momen ini adalah kesempatan untuk mendapatkan kompensasi atas kenaikan harga yang mereka alami selama bertahun-tahun.





Komentar
Belum ada komentar.