Mafindo Minta Netizen Hati-hati Sebar Foto Demo Mahasiswa

Telset.id, Jakarta – Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) meminta netizen untuk berhati-hati menyebarkan foto dan video terkait aksi demo mahasiswa dan pelajar. Tujuannya agar tidak terprovokasi dan menjadi korban hoaks.

Menurut Ketua Presidium Mafindo, Septiaji Eko Nugroho, netizen harus teliti ketika menerima postingan foto atau video terkait demonstrasi, apalagi konten-konten yang bersifat provokasi.

{Baca juga: Mafindo Usul Pemerintah Bentuk Hoax Crisis Center di Papua}

“Prinsip sama dengan mengecek berita dalam kondisi umum, namun ketika kasus demonstrasi, perlu lebih teliti, karena informasi mengalir begitu cepat, dan seringkali unsur emosi membuat orang mudah termakan oleh issue,” ujar Septiaji saat dihubungi Tim Telset.id pada Jumat (27/09/2019)

Konten foto dan video demo di media sosial terkadang tidak memberikan informasi yang utuh mengenai kondisi disana. Maka agar terhindar dari distorsi informasi, Mafindo mengajak netizen untuk menyebarkan informasi dari media online yang terverifikasi Dewan Pers.

“Foto atau bahkan video, seringkali tidak bisa menampilkan informasi secara utuh dari berbagai sisi, sehingga ada potensi distorsi informasi. Jangan mudah termakan oleh foto atau video, dan pastikan hanya menggunakan sumber informasi dari sumber terpercaya seperti media yang terverifikasi,” tambah Septiaji.

Pemerintah juga berperan penting untuk mengurangi distorsi informasi bahkan peredaran konten hoaks. Septiaji meminta pemerintah dalam hal ini Kominfo dan Polri mengedepankan upaya persuasif dan melibatkan berbagai pihak untuk mengklarifikasi sebuah isu.

{Baca juga: Pemilu 2019, Mafindo Minta Warganet Kendalikan Diri}

“Pemerintah butuh mengedepankan upaya persuasif, memperbanyak agenda silaturahmi untuk mengurangi kesalahpahaman, sambil terus bergerak mengedukasi publik bagaimana menjadi masyarakat dengan ketahanan informasi yang baik,” tutur Septiaji.

“Setiap ada issue yang berpotensi meresahkan publik, pemerintah bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mencari klarifikasinya,” tutupnya. [NM/HBS]

Previous articleHati-hati! Bawa Ponsel Sambil ‘BAB’ Bisa Kena Penyakit Ini
Next articleDengar Aspirasi Rakyat, DPR Tunda RUU Keamanan Siber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here