Jutaan Warga Negara Ini Dilarang Pakai WhatsApp 

whatsapp

Telset.id,Jakarta – WhatsApp kini menjadi aplikasi instant messaging paling populer di dunia, dan menjadi aplikasi wajib di setiap ponsel. Namun, jutaan orang di Inggris belum lama ini sedang dibuat pusing, karena mereka dilarang menggunakan WhatsApp. Lho kenapa?

Larangan menggunakan WhatsApp di Inggris setelah menyusul adanya undang-undang mengenai privasi data yang semakin diperketat. Selama ini, pengguna WhatsApp harus berusia minimal 13 tahun untuk bisa menggunakan aplikasi pesan instan ini.

Namun aturan itu berubah setelah ada penetapan undang-undang privasi data di Eropa yang diperketat. Setiap pengguna akan diminta untuk mengonfirmasi bahwa mereka sudah berusia 16 tahun, ketika mereka setuju dengan persyaratan layanan dan kebijakan privasi yang baru.

Namun, tidak diketahui apakah WhatsApp akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut, atau langsung memblokir setiap pengguna yang diyakini berusia di bawah 16 tahun.

Melalui peraturan perlindungan data umum atau General Data Protection Regulation (GDPR) yang baru, dan mulai berlaku pada 25 Mei, pengguna memiliki hak tentang bagaimana data mereka disimpan dan digunakan.

GDPR adalah perombakan terbesar dalam hal privasi online sejak kelahiran internet. Peraturan ini memberi warga Eropa hak untuk mengetahui data apa saja yang disimpan dan hak untuk menghapusnya.

Baca juga: WhatsApp Setuju Tak Berbagi Data dengan Facebook 

Untuk diketahui, WhatsApp tercatat memiliki lebih dari 1,5 miliar pengguna per Januari 2018. Dalam sebuah posting blog, pihak WhatsApp mengatakan, “Tujuan kami hanyalah untuk menjelaskan bagaimana kami menggunakan dan melindungi informasi pribadi yang kami miliki tentang Anda”.

WhatsApp yang didirikan pada tahun 2009, telah mendapat tekanan dari beberapa pemerintah Eropa selama beberapa tahun terakhir karena sistem pesan terenkripsi end-to-end dan rencananya untuk berbagi lebih banyak data dengan perusahaan induknya, Facebook. [BA/HBS]

Sumber: Metro.co.uk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here