Jadi Admin Medsos, Bos Tri: Ternyata Gak Gampang

Admin Medsos bos Tri

Telset.id, Jakarta – Operator seluler Hutchison 3 Indonesia (Tri) memperingati Hari Pelanggan Nasional dengan aksi unik, yakni meminta para direksinya menjadi admin medsos. Lantas, apa tanggapannya saat para bos-bos Tri ini didapuk menjadi admin medsos?

Dengan alasan agar lebih dekat dengan pelanggan, jajaran direksi Tri Indonesia didapuk menjadi admin atau pengelola akun media sosial (medsos) Tri Indonesia.

{Baca juga: Hari Pelanggan Nasional, Direksi Tri Jadi Admin Medsos}

Ada tiga orang dari direksi yang diminta menjadi admin medsos, yakni Wakil Presiden Direktur 3 Indonesia, M. Danny Buldansyah, Direktur Human Resources 3 Indonesia, Wahyudin Adikusumah dan Vice President Customer Engagement & Operation 3, Julandi Fransiskus.

Danny Buldansyah diminta menjadi admin akun Twitter, untuk dan menjawab pertanyaan pelanggan. Lalu Wahyudin Adikusumah menyapa dan menjawab pertanyaan pelanggan di kanal Facebook, dan Julandi Fransiskus melakukan video call untuk menyapa pelanggan.

Tentu menjadi seorang admin medsos tidak mudah, karena sehari-harinya mereka tidak pernah melakukan aktifitas pekerjaan tersebut. Apalagi dengan jabatan mereka sebagai direksi, tentunya mereka selalu bekerja dibantu para pembantunya.

Hal ini diakui oleh Danny Buldansyah, yang sehari-sehari menjalankan tugasnya sebagai Wakil Presiden Direktur 3 Indonesia. Dia mengaku bahwa menjadi admin medsos ternyata tidak gampang.

“Ternyata gak gampang. Pertanyaannya sangat beragam, butuh pengetahuan cukup luas untuk menjadi admin medsos,” kata Danny saat dihubungi tim Telset.id, Jumat (4/9/2020).

{Baca juga: Siapkan 5G, 3 Indonesia Transformasi Packet Core Network}

Saat ditanyakan apa yang paling banyak diitanyakan oleh para pelanggan, Danny mengatakan bahwa yang paling banyak ditanyakan seputar masalah promo, pergantian SIM card, dan point reward.

Menurutnya, peran admin medsos sangat efektif di era digital seperti sekarang, karena banyak pengguna Tri yang aktif di medsos. Meski diakuinya, masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan.

“Admin medsos sangat efektif. Tentunya masih ada hal-hal yang bisa ditingkatkan. Dengan Trivia hasilnya saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan dengan tradisional layanan pelanggan,” jelasnya.

Sebagai informasi, selama ini Tri menggunakan layanan digital, termasuk chatbot berbasis teknologi Artificial Intelligence (AI) yang diberi nama Trivia untuk melayani keluhan atau pertanyaan pelanggan.

Disamping itu, mereka juga menghadirkan 3DigiBox di beberapa wilayah, seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) dan Jawa Barat.

Menurut Vice President Customer Engagement & Operation 3, Julandi Fransiskus, bahwa selama ini pelanggan Tri sangat memanfaatkan layanan digital untuk berbagai keperluan. Hasilnya layanan digital Tri mengalami peningkatakan 47% dibandingkan tahun lalu.

“Layanan berbasis digital kami tahun ini meningkat 47% dibandingkan dengan tahun lalu. Selain media sosial, interaksi lewat Triva kami juga mengalami kenaikan yang signifikan,” tutur Julandi.

“Ditambah lagi dengan baru diluncurkannya lebih dari 80 unit 3DigiBox di Jabodetabek & Jawa Barat yang merupakan mesin layanan otomatis untuk penuhi semua kebutuhan pelanggan,” tambahnya.

Meski sudah menerapkan layanan digital berbasis AI, namun Danny mengatakan kehadiran customer service representatives masih tetap dibutuhkan untuk saat ini.

“Kemampuan AI akan semakin baik dengan membesarnya big data yang dimiliki. Tapi saya yakin dalam jangka pendek maupun menengah kemampuan customer representatives masih sangat dibutuhkan,” ujar Danny.

{Baca juga: Tri Indonesia Bagikan Ribuan Kartu Perdana di RS Darurat Covid-19}

Sementara menurut Julandi, pihaknya terus meningkatkan layanan berbasis digital untuk mengurangi kontak fisik di situasi kenormalan baru selama pandemic Covid-19.

“Bagi 3, kepuasan pelanggan merupakan prioritas yang utama. Di situasi kenormalan baru seperti ini, 3 senantiasa meningkatkan layanan berbasis digital untuk mengurangi kontak fisik demi kenyamanan dan keamanan pelanggan,” kata Julandi. [NM/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here